Kalau dulu waktu kecil ketika ditanya apakah cita-citaku, dengan lantang saya akan menjawab "insinyur, astronot, arsitek, atau bahkan random mau jadi artis, atlet atau pemain teater". ya namanya juga anak-anak ya, apa saja bisa dijadiin cita-cita, seperti anaknya Cici Panda, waktu itu ketika anknya ditanya mau jadi apa dijawabnya mau jadi resepsionis hotel, padahal sebelumnya mau jadi model atau lain sebagainya. hehehe..
menginjak SMU, cita-cita saya pun macem-macem, mau jadi sarjana teknik, wanita karir, PNS yang tidak korupsi dan lain sebagainya. kenapa PNS ya? karena melihat bapak saya dulu jadi PNS, hehehehe..
menginjak masa perkuliahan yang sebenernya pun diawal saya taktahu apa yang sedang saya pelajari di bangku kuliah (merasa jurusan ini abstrak dan tidak jelas - pada waktu itu ya ini), disini pikiran saya mulai mencoba realistis "setelah lulus mau jadi atau mau ngapain ya" tiba-tiba saja semua hal-hal yang diimpikan dan didambakan dulu itu hilang sirna hanya ada harapan yang menyerempet realistis. hhhahahaha.. karena terlalu gamang dan tidak jelas dengan apa yang ingin dilakukan, dan juga ternyata JURUSAN SAYA INI KOK SEDIKIT YA TERTERA DILOWONGAN KERJAAN PERUSAHAAN. wkwkwk.. kzl!
setelah lulus - mencoba bekerja di developer (tepatnya masih internship sih), aku ada didivisi "research apa yaaa namanya, saya lupa" hanya bertahan dua bulan dan ternyata tidak cocok - kenapa baru 2 bulan sudah bilang tidak cocok, ntah kenapa saya punya feel kalau misalnya "saya tidak cocok disuatu tempat" mau sehari atau dua hari atau 100 hari rasanya sama saja walaupun itu disabar-sabarin.
setelah dari sana, saya pindah loncat lagi ke Anak perusahaan BUMN, bergerak dibidang hospitality, dan saya hanya bertahan 1 bulan. dan dari hari PERTAMA saya sudah tidak betah. sempat saya ditahan-tahan dengan iming-iming bahwasanya "psikotest saya adalah nilainya terbaik diantara yang lain, dan mereka berharap dari saya sebagai staff" - tapi saya tetap teguh pendirian, dihari ke 30 itu adalah hari kerja terakhir saya. surat pengunduran diri saya sudah berikan, walaupun tidak diterima "i dont care"
setelah itu, saya bekerja di pemerintahan dengan status pegawai kontrak dan lagi-lagi saya tidak betah. untuk yang satu ini, bisa dibilang penghasilan lumayan banget untuk ukuran fresh graduate, belum lagi ditambah bonus, thr, uang beli kambing, uang rapat, uang perjalanan dinas dan itung2 bisa keliling indonesia geratis. padahal bisa dibilang ini salah satu langkah saya untuk dapat mewujudkan salah satu cita-cita saya yakni mau jadi PNS. tetapi ternyataa hal itu tidak sesuai dengan hati saya, saya masih merasa resah.
menginjak SMU, cita-cita saya pun macem-macem, mau jadi sarjana teknik, wanita karir, PNS yang tidak korupsi dan lain sebagainya. kenapa PNS ya? karena melihat bapak saya dulu jadi PNS, hehehehe..
menginjak masa perkuliahan yang sebenernya pun diawal saya taktahu apa yang sedang saya pelajari di bangku kuliah (merasa jurusan ini abstrak dan tidak jelas - pada waktu itu ya ini), disini pikiran saya mulai mencoba realistis "setelah lulus mau jadi atau mau ngapain ya" tiba-tiba saja semua hal-hal yang diimpikan dan didambakan dulu itu hilang sirna hanya ada harapan yang menyerempet realistis. hhhahahaha.. karena terlalu gamang dan tidak jelas dengan apa yang ingin dilakukan, dan juga ternyata JURUSAN SAYA INI KOK SEDIKIT YA TERTERA DILOWONGAN KERJAAN PERUSAHAAN. wkwkwk.. kzl!
setelah lulus - mencoba bekerja di developer (tepatnya masih internship sih), aku ada didivisi "research apa yaaa namanya, saya lupa" hanya bertahan dua bulan dan ternyata tidak cocok - kenapa baru 2 bulan sudah bilang tidak cocok, ntah kenapa saya punya feel kalau misalnya "saya tidak cocok disuatu tempat" mau sehari atau dua hari atau 100 hari rasanya sama saja walaupun itu disabar-sabarin.
setelah dari sana, saya pindah loncat lagi ke Anak perusahaan BUMN, bergerak dibidang hospitality, dan saya hanya bertahan 1 bulan. dan dari hari PERTAMA saya sudah tidak betah. sempat saya ditahan-tahan dengan iming-iming bahwasanya "psikotest saya adalah nilainya terbaik diantara yang lain, dan mereka berharap dari saya sebagai staff" - tapi saya tetap teguh pendirian, dihari ke 30 itu adalah hari kerja terakhir saya. surat pengunduran diri saya sudah berikan, walaupun tidak diterima "i dont care"
setelah itu, saya bekerja di pemerintahan dengan status pegawai kontrak dan lagi-lagi saya tidak betah. untuk yang satu ini, bisa dibilang penghasilan lumayan banget untuk ukuran fresh graduate, belum lagi ditambah bonus, thr, uang beli kambing, uang rapat, uang perjalanan dinas dan itung2 bisa keliling indonesia geratis. padahal bisa dibilang ini salah satu langkah saya untuk dapat mewujudkan salah satu cita-cita saya yakni mau jadi PNS. tetapi ternyataa hal itu tidak sesuai dengan hati saya, saya masih merasa resah.


