Sudah lama tidak update blog. akhirnya update lagi. hihihi.. sebenarnya bingung mau nulis apa. Sudah ada beberapa yang menjadi draft, tetapi tidak pernah selesai. Sedih sih, semangat memulai tapi sulit untuk menyelesaikan. Sulit karena aku terlalu banyak berpikir untuk tidak sembarangan menulis tentang tulisan ini. Selalu bertanya "benar atau tidak ya yang aku tulis ini", jangan sampai aku hanya menulis tapi tidak aku praktikan. Menurutku ini tak lebih dari sekedar pencitraan dan membuat hati pikiran capek. OK SKIP. back To Topic.
Selama pandemi ini, selalu menemukan hal-hal baru. Mungkin tidak sebanyak teman-teman lain yang jadi suka masak, jualan, atau lainnya. Hal-hal baruku ada beberapa, seperti jadi suka melukis (nanti aku ceritakan di blog selanjutnya), merawat tanaman (tapi akhirnya aku gak menambah, hanya memiliki 2 tanaman), sepeda dan satu hal yang aku sangat sukaa dan happy adalah MENDENGARKAN LAGU DARI KASET PITA MENGGUNAKAN WALKMAN.
kenapa tiba-tiba dan random banget ya. disaat orang-orang udah digital semua dan kalaupun back to jaman dulu, mulai menggunakan vinyl bukan kaset.
Jadi ceritanya gini, aku sangat suka sekali salah satu Album musik, bahkan itu adalah album terbaik menurutku, dan yang paling aku suka. ALBUM BADAI PASTI BERLALU tahun 1977. Versi pertama, sebelum diaransemen ulang oleh Erwin Gutawa. Album Badai Pasti Berlalu yang masih dipegang Eros Djarot , (alm) Jockie Surjoprajogo, (alm) Chrisye, Berlian Hutauruk, Keenan Nasution, (alm) debby Nasution, dan Fariz R.M. Melihat orang-orang yang menggarap, sudah dipastikan kualitasnya sangat-sangat baik.
Sudah sejak lama mencari album ini di iTunes atau spotify, dan nihil. Jadi aku harus membuka youtube dan memutarnya di sana. Hampir setiap hari selalu aku puter lagu itu, bahkan terkadang mau tidurpun. Pada waktu ini belum terpikir untuk mencari cd, kaset atau piringan hitam. Piringan hitam jelas tidak, alatnya aja mahal belum lagi vinylnya. Aku bukan kolektor musik dan budgetku sepertinya bukan untuk itu. Kecuali kalau aku ada uang lebihan banyak, mungkin akan aku pertimbangkan. Hitung-hitung investasi. hihihihi..
Oke back to topic. Jadi tiba-tiba iseng "duh kok dengerin yutub mulu repot banget" lagi scroll-scroll tokped, tiba2 iseng ngetik "badai pasti berlalu kaset pisat" dan "badai pasti berlalu cd", keluarlah pencarianku. Waktu melihat sudah banyak yang sold, dan harganya lumayan mahal, sampai akhirnya ketemulah lapak_gondronk di tokped, aku iseng nanya soalnya di lapaknya ada, pas ditanya soldout, sedih.... taunya doi cek lagi adaa.. yang versi 1977 hanya lirik dan bungkusnya gak semulus itu. gapapahh sih. toh ujung-ujungnya juga lirik bisa dicari dimana-mana, dan lambat laun kalau didengar terus akan hafal. Kaset yang dijual, kaset rekamannya IRAMA MAS yang warna hitam, bukan warna putih. Masih produksi lama dan aku happy sekali.
Okay, kaset sudah dapat. Sekarang aku coba cari-cari walkman.
Mau tak mau pencarian walkmanpun dimulai.. Aku cari di tokopedia.. hasilnya tak memuaskan, antara mahal dan gak cocok. Cari di Instagram pun dapat.. oke Aku DM, tetapi lama sekali balasannya. Alhasil aku iseng aja ngetweet "ada yg jual walkman kah?", tweetku langsung direspone sama abege, yang intinya doi sedang menjuak walkmannya, harganya 150.000 (lebih mahal 50.000 dibandingkan di Instagram), warnanya hitam, dan yang membuat aku akhirnya membeli ke adek ini adalah dia bilang bahwa uangnya untuk menambah-nambah daftar SNMBTN (bener gak sih namanya ini? ya intinya SPMB/SNMPTN pada saat zamanku.hihihhihihihi)
Singkat cerita, akhirnya datanglah walkman dan kasetnya, betapa antusianya mendapatkan 2barang ini, mungkin orang-orang udah jarang menggunakannya. Hari gini mungkin pemutar kaset sulit dibandingkan pemutar piringan hitam. Ribet, harus sabar nunggu lagu giliran dan belum lagi untuk fastforwardnya harus tau betul kita akan "stop" dimana, kalau salah, ya muter lagi, ff lagi, balik lagi. Gitu-gitu aja terus. hahahaha..
Tapi tidak untuk hal ini, aku sangat pede untuk membeli album pasti berlalu dan memutarnya di pemutar kaset, karena aku merasa bahwa lagu-lagu Badai Pasti Berlalu ini, dari lagu pertama "Pelagi" di side A hingga "Merpati putih - Instrumen" memiliki satu kesatuan dalam lagunya, tidak ada putus, lagu tersebut sambung-menyambung jadi satu kesatuan utuh, seperti melodi atau iramanya saling berkait antar lagu satu kelagu berikutnya. Ini asumsiku ya, aku belum tau apakah benar seperti ini, semoga nanti ada yang bisa menjawabnya.. Oiya lagu favoriteku itu : Angin Malam ciptaan alm.debby nasution dan eros djarot. Lagu paling romantis, menanti pujaan hati untuk bisa bersama tanpa harus dengan kalimat menye-menye atau mendayu-dayu. Berikut penggalan liriknya : "Angin malam semerbak wangi bunga // Dalam hening khayalan asmara //Hatiku rawan menanti kehadiran .. Dewi malam pancaran bahagia // Kuingin selamanya ... Mendambakan khayalku 'tuk kau, juwita // Dalam hening, dalam lamunan // Menanti datangmu dewi malam"
Akhirnya setelah 2 barang ini tiba, aku langsung menggunakannya menemaniku mengitari Kota Jakarta dengan sepedaku, hihihi.. Happynya berkali-kali lipat, karena udara Jakarta pada saat itu masih bersih dan dingin (iya karena masih masanya PSBB) dan lagu bisa mendengar kaset rekaman awal badai pasti berlalu yang sudah aku inginkan sejak lama serta walkmannya masih bagus. bener-bener happy pada saat itu. Mendengarkan musik indah dari segala sisi sambil menghirup udara Jakarta yang (masih) bersih, salah satu kenginanku selama ini.. Rasanya betul-betul beda mendengarkan kaset rekaman dengan musik yang prosesnya sudah digital. Sempurna.
Sempurna dari segala sisi saat mendengarkannya..



