• Home
  • About
  • Live
  • Love
  • Laugh
facebook twitter instagram pinterest Email

Catatan Cerita

novetrishka

Beberapa hari yang lalu, ada berita bahwa "meninggalnya seorang aktivis/penggiat/ selebritis media sosial yang dimana beliau juga merupakan CEO", banyak sekali pendapat dan rumor gosip mengenai meninggalnya orang tersebut, terutama gosip dan cuap-cuap netizin (warganet), ada yang menyebutkan overdosis ada pula yang bilang bunuh diri karena sianida. Astagfirullah waktu mendengar berita itu, jadi wajar ketika keluarga geram dan kesal sekali sewaktu mendengar gosip yang di dengar dari warganet yang tidak bertanggung jawab, Sampai harus klarifikasi (padahal mereka sendiri tidak merasa selebritis, merasa warga biasa yang tidak senang berita ttg wafat keluarganya sampai diberitakan di media. ditambah lagi berita-berita miring), lalu juga harus mengusir wartawan. hal ini gara-gara apa pemicunya? tidak lain dan tidak bukan adalah warganet/ netizen. yes saya dengan tegas bilang seperti itu. kalau mau ditelisik sedikit kebelakang, sejak dua bulanan yang lalu, akun media sosial alm. terus-terusan dihujani komen kebencian dari netizen.  Saya pun penasaran dan pernah tengok ke laman fotonya dan dapat dilihat bahwa isinyaaaaa adalah hatterssssss, komen penuh kebencian. saya pun berpikir pada saat itu "kasian yaa oka, orang biasa (bukan artis, selebritis), dibully sama orang2 anak remaja yang tidak tau siapa dan tidak tau apa masalahnya. kuat juga oka".

Setelah telisik telisik, netizen begitu pun ternyata gegara ada seorang selebgram yang taklain dan takbukan mantannya alm,  dimana perempuan tersebut juga pernah menjadi artis dibawah naungan managementnya alm., yang followersnya jutaan dan fans fanatiknya yang ababil plus super banyak banget. Jadi ketika si artis ini curhat masalah dia ttg si alm., dan tentang management di media sosialnya.. Rekasi followers/fans fanatiknya bikin geram banget., Yaaa itu dia seperti yang saya tulis diatas "tiba-tiba akun sosial medianya alm. diserrbu komen kebencian. disetiap foto. bahkan alm. pada saat itu menghapus akun sosial medianya" - Apakah alm. pantas mendapatkannya seperti itu dari orang luar? tidak! jelas tidak, karena orang luar, followers tidak tau akar persoalan dan tiba-tiba ikut-ikutan.. dengan istilah mahabenar netizen dengan segala komentarnya. Padahal ini urusan "rumah tanggga orang" dan dengan ini, tau kan hasilnya kan sekarang? yes. ysb meninggal. kalau kata keluarganya "collapse by design". tekanan depresi membuat alm. pada saat itu sangat tidak memiliki semangat hidup. Lalu mereka yang dulu bully kemanaa ya? atau tidak merasakan bersalah akan hal tersebut?

 

Kasus kedua masih pada ingat kan sonya depari? pemudi yang waktu itu baru selesai/tamat dari Sekolah menengah atas di kota Medan yang gara-gara mahabenar komentar netizen membuat bapaknya meninggal dunia! yes! Memang anak tersebut berbuat salah karena membawa nama-nama pejabat kepolisian dalam kasusnya yang tidak baik dalam berkendara dan merayakan kelulusannya. Lantasss.. Apakah orang luar berhak untuk membully yang bersangkutan? bullyannya se-Indonesia lho karena hal yang sepele dan tidak harus mendapatkan cyberbullyin sebegitu besarnya. dampaknya apa? berita itu tersebar dengan cepat dalam hitungan jam, naik ke berita nasional dan terdengar oleh sang Bapaknya tercinta, bapaknya kena serangan jantung. dan tau kan hasilnya? meninggal dunia.. dan masih ada aja warganet yang bilang "bapaknya meninggal karena anak durhaka yang mencemarkan nama keluarga". haii NETIZEN YANG MAHA BENAR. apakah anda semua tidak sadar kalau itu adalah buah dari serangan cibiran netizen  bertubi-tubi kepada yang bersangkutan. Lalu waktu bapaknya meninggal dunia, para netizen pun segera berbelasungkawa.. saya pun berpikir, cepat sekali ya orang telah berbuat dua hal yang berbeda dalam sekejap dan hal ini ntah mereka melakukan sadar atau tidak. lalu setelah itu melakukan tobat kepada Allah atau yaa langsung aja seperti merasa tidak bersalah, yang awalnya membully habis-habisan, trus minta maaf dan berbela sungkawa. tapi menurutku ini lebih baik sih dibandingkan masih ada yang nyinyir "bapaknya meninggal karena kelakuan anaknya" - argh emosi banget.

 

Kita keluar indonesia, ada juga yang meninggal bunuh diri karena lagi-lagi komentar netizen yang maha benar. seperti Amanda Todd, pemudia 15 tahun yang memilih untuk bunuh diri karena bullyan dari netizen dan bahkan masuk 9gag (bayangkan kan 9gag bisa diakses seluruh dunia), dan berapa juta manusia pengguna internet yang bisa mengaksesnya dan membullynya. lagi-lagi netizen. hal ini disebabkan karena waktu itu ybs masih kecil dan ditipu oleh pria dewasa untuk menunjukkan buah dadanya, dikirimkan oleh ybs ke pria tersebut. dan jahatnya pria tersebut lah menyebarkan kekhalayak ramai. hingga masuk 9gag. lalu ybs pun di bully, bukan hanya di internet saja, tetapi dilingkungan sekolah yang seharusnya lingkungan berpendidikan tidak boleh melakukan bullying (orang dilingkungan berpendidikan tidak melakukan bullying), bahkan lingkungan yang tidak dikenal. karena apa? karena wajahnya sudah tersebar keseluruh dunia. berat ya untuk umuran 1 smp (kira-kira 12 atau 13 tahun), ybs hanya bertahan beberapa tahun untuk menghadapi ini, dan akhirnya tidak sanggup bertahan memilih bunuh diri. lalu lagi-lagi netizen yang kemarin melakukan komentar dengan merasa benar, sekarang seperti berduka karena ybs bunuh diri. huffttt.

ini videonya amanda todd tentang kisahnya 

 

di Indonesia ada juga artis yang memiliki hatters dan fans fanatik yang banyaaakkk banget, bahkan katanya salah satu folowers terbanyak seduniaa instagram, yaitu ayu ting-ting. kalau kita lihat akun instagramnya, yaampun akan bedecak keheranan isinya komentar kebencian semuaa. benar-benar kebencian. hebat ayu ting-ting bisa tahan dengan hujatan mahabenar netizen dengan komentarnya. luar biasa hebat. setiap detik dalam waktu 24jam sehari kayaknya komentar diinstagramnya terus-terusan bertambah dan ybs pun tetap tenang menjalani hidupnya. (ee tapi klarifikasi ya, saya bukan penggemar ayu ting-ting lho. wkwkwkwkwk.. bahkan tidak sukaaa sebenernya, tapi Insya Allah tidak mau ikutan membully, bukan hak saya, dan dengan membully pun tidak menjadikan hidup saya lebih baik bahkan bisa lebih buruk). Lalu adalagi artis yang hidupnya penuh dengan nyinyiran orang lain, tapi nyinyiran tersebut dijadikan bahan buat dia mendapatkan pundi-pundi yakni syahrini. hahahaha.. kalau ini emang lucu banget, dari gayaya, omongannya, foto-fotonya penuh nyinyiran, tapi hidupnya bahagia toh, tetapi bisa terbang dengan pesawat pribadi, beli tas ratusan juta dan disaat mereka berkreasi, si para hatters sibuk aja komen-komen tidak jelas..

ini contohnyaa nih.. bukan hanya 2 artisini yaa, kayaknya di Indonesia semua artis punya hatters yang sangat peduli jadi setiap gerak gerik artis tsb di pantau dan dikomeeeennnnn dan itulah kerjaan hatters (mau jadi apaaaaaaaaaaaaa mereka kalau cuman komen doang *trus gw juga malah komenin si komentator artis =)))) )

[caption id="attachment_2743" align="aligncenter" width="665"] bully ayu ting-ting[/caption]

[caption id="attachment_2744" align="aligncenter" width="673"] instgram syahrini[/caption]
sumber : google.  

tapi tidak semua orang bisa seperti ayu ting-ting dan syahrini, apalagi masyarakat biasa yang bukan artis. Menurut saya ketika menjadi orang terkenal, mental untuk menyiapkan perasaan akan "komentar kebaikan, negatif, disukai dan dibenci" jauh lebih siap dan udah tau diawal, dan bahkan dengan jumlah yang lebih banyaaaakkk karena sudah dikenal luas se Indonesiaan atau se duniaan. dan enaknya lagi karena banyak pekerjaan jadi bullyian jadi angin lalu, kalau kata syahrini "dihempaskan sajaa" hehehehehe...

Berbeda dengan masyarakat biasa, yang hanya tau hidupnya baik-baik saja, kenal dengan orang yang sedikit, belum tentu kerjaan banyak dan setiap jam menghasilkan uang banyak juga, ada perkerjaan banyak untuk mengalihkan hal-hal tidak baik, tiba-tiba 1 penduduk negara atau penduduk seduniaan membully, padahal tidak kenal sama yang membully. Saya yakin tidak siap! ntah belahan bumi mana bisa bully orang dimana kan, yang dimana mereka juga sehari-hari tidak bersama. Lalu kalau sudah celaka orang yag dibully itu, yang bully cuma ikutan nulis bela sungkawa, terus yaudah selesai. hufftt. kejam rek dunia internet. Bahkan tagar tentang menentang anti bullyin tiba-tiba ramee menghiasi jagat media sosial, dibahas di talkshow (tapi hanya sementara), besok-besok ada lagi dan selalu berulang (lingkaran setan)

--

saya pun pernah menjadi korban bully di internet. bully karena hal tidak penting dan ini ulah dari "adminnya fans base coldplay yang lepas tangan"

Saya dikirim via wa foto proposal promotor ke bank untuk konser coldplay, dalam pikiran saya ketika sudah sampai di wa group berarti sudah tersebat luas. lalu saya dan orang-orang lain unggah di twitter (pada masa itu twitter lebih hits dibandingkan media sosial lainnya), dan sangat teledornya salah satu admin twitter fanbase coldplay indonesia langsung me RT hal tersebut dan sialnya yang di RT akun saya (padahal banyak yang posting selain saya), tanpa konfirmasi sama sekali. di twit saya pun hanya bilang "siap-siap yang fans coldplay. semoga beneran ada" (tanpa mention akun fanbase, tanpa pake hashtag, tanpa pakai apaun yang merujuk ke fanbase). dalam beberapa jam hp saya berisik dan twitter saya ramai, ada yang sekedar RT ada yang komentar jelek. and tau apa? admin coldplay lepas tangan dan  menuduh saya menyebarkan gosip yang tidak benar, dan bilang "admin tidak bertanggung jawab", "admin dari awal curiga ini bohong", "admin juga kesel liatnya" . hahahaha lucu sih pertama saya sial jugaa kena RT, dan adminnya keliatan masih bocah banget lepas tanggung jawab dan demi tidak di bully jadinya lepas tangan deh. tapi hanya bertahan seharian doang sih, besok udah selesai. dan saat tahun itu, akses internet memang belum seperti sekarang - disaat instagram hanya ada di apple dan path juga masih dikit yang pake, hanya twitter dan facebook mulai ditinggalkan. hahahahaha..

ini salah satu link beritnya yang coldplay. sampe masuk berita online. hahahahaha...

Kebabasan berekspresi di dunia internet dan bisa menggunakan wajah palsu dengan "fake account" menyebabkan orang-orang terlalu bebas berekspresi dan akhirnya kebablasan hingga menyebabkan orang lain merugi. sungguh merugi orang-orang seperti ini.

lalu bagaimanakah kita harus berperilaku di Internet agar tidak kebabalsan?

sepertinya simple ya. jangan menjadikan kehidupan dunia maya itu menjadi kehidupan dunia nyata.. batasi penggunaan media sosial. gunakan media sosial atau internet untuk hal-hal yang bermanfaat (menyebar kebaikan, nonton kajian ceramah juga misalnya, sharing pengalaman hidup, cari inspirasi).  Jangan menyebarkan hal-hal yang memiliki efek atau pengaruh negatif  ke orang lain atau biar dianggap keren padahal tidak baik sama sekali. berkomentarlah secara wajar, beretika lah di dunia sosial itu selayaknya beretika di dunia nyata, misalnya jika tidak kenal tidak usahlah kita ikut2an berkomentar negatif  dan menebar kebencian. mendingan komentar positif di media sosial yang juga mengunggah konten positif.. jika tidak tau dudukakar persoalan juga jangan menambah beban orang lain dengan komentar (padahal ini biasanya dilakukan anak-anak labil juga - ini sekepoan saya di dunia media sosial lho. hehehehe). Orang tua pun sepertinya harus update teknologi agar bisa menjaga anak-anak untuk dapat  menggunakan internet dengan baik. Karena ternyata dari ketiga kasus yang saya kasih contoh, pelaku penebar komen kebencian adalah ababil alias anak baru gede yang masih labil. belum tau yang benar, salah, baik, buruk, manfaat atau tidak.

Lebih baik memberikan inspirasi kepada orang-orang sekeliling, melihat yang bermanfaat, mencari ilmu, bukan mencari dan menebar kebencian. kalaupun kesal, atau komentar, mendingan komentar saja sama teman-teman di dunia nyata dan di group buat jadi lucu-lucuan (saya bahkan kadang melakukan hal ini. hahahaha),dibandingkan menghujat orang tersebut yang tidak kita kenal kann. kalau bisa lebih baik ya gausah komen dimana-mana (lagi berusaha untuk seperti ini)

-

Oiyah jika ada yang bertanya : bagaimana dengan dedek afi yang sedang dibully habis-habisan? menurut saya lho ini yaaa. dia menjadikan dan menyetting dirinya sendiri untuk dibully. duh gimana yaaa istilahnyaa, dia yang membuat dirinya untuk dibully karena (misalnya), dia melakukan plagiat, terus diaku punya nya, tanpa pake daftar pustaka, trus terkenal karena hal tersebut, ketauan lalu malah nangis dan mintaa maaf tapi besok diulang lagi. dan keterusan, ketagihan. haahahaha. ini sih lawak. kalau dibully karena dirinya sendiri yang membuat ya berarti itu sudah tanggung jawab dia sendiri dan dia paham akan hal itu (tidak sama seperti kasus yang diatas). Keasikan udah masuk koran nasional, tv nasional, ketemu presiden, lalu ketika dikasih saran yang baik malah bilang orang yang kasih saran itu "egois, tidak ngerti perasaan". wkwkwkwkwk.. ini lucu banget. lebih baik dikenal karna karya sendiri bukan mencuri karya orang lain.. jadi nocomment deh kalau si afi ini.

-

Saya jadi takut apakah saya termasuk membully orang-orang dengan menulis hal ini. dan jadi takut sendiri. *semoga tidak. kalau iya tolong diingatkan.

 

tulisan ini untuk

Share
Tweet
Pin
Share
3 Comments
Ramadhan tahun ini agak spesial bagi aku dan pak rio. sudah setahun menikah, kamu belum diberikan rezeki anak dan diizinkan oleh Allah untuk berpuasa berduaan lagi. Tahun ini juga mama berpuasa bersama kami.

yang lebih spesialnya juga kami berdua ini mencoba belajar untuk berhijrah di jalan Allah. -- hijrah maksdnya gimana ya? kan kami dua-duanya udah islam juga --. kami sedang mencoba pelan-pelan dan terus belajar untuk mendapatkan Ridho Allah dari segala aspek kehidupan.
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
ketika ada tema usaha terbaik, saya sebenernya semangat di awal minggu. ceritanya saya sendiri mau mencoba bercerita tentang banyak hal, mulai dari pekerjaan saat ini hingga calon usaha yang akan saya lakukan, duh sok-sok an banget pokoknya. Tetapi setelah selang sehari-dua mikir lagi, lho kok aneh ya, atau tiba-tiba tidak semangat membahas itu semuanyaa.

ketika tadi diperjalanan menuju kantor kementerian untuk mengambil data, tiba-tiba semangat lagi untuk mencoba menulis tema usaha terbaik ini, tentang usaha terbaikku. hihihi.. saya akan sedikit bercerita usaha terbaik versi saya.

menjadi seorang istri ternyata bukan hal yang mudah, menurut saya sendiri lho ya. Dulu sebelum menikah, banyak sekali wacana, rencana, impian, dan tentunya khayalan "jika suatu saat nanti aku menjadi istri orang.. aku pasti akan ..................................."

titik-titik itu menggambarkan istri yang ideal. hahahahaha.. misalnya mulai dari bangun pagi, nyiapin sarapan, cuci baju, nyetrika, kerja bantu suami, sabar dll dll dll, pokoknya yang indah-indah deh . dan dulu itu panutan Istri Soleha adalah Khadijah binti Khuwailid alias Nabi Muhammad SAW yang sangat dicintai oleh Beliau dan dicemburui oleh istri Beliau yang lain.

ternyata setelah 1 tahun menjalaninyaaa.. hal itu tidaklahh mudah, yah tidak mudah sama sekali, padahal tugasnya baru menjadi seorang istri doang (blm jadi ibu). Jadi kebayang gimana menjadi seorang istri dan seorang ibu sekaligus.. kebayang juga jadinyaa yaa ngurus suami plus ngurus anak(-anak), (kalau ngurus kerjaan diluar itu, itu pilihan, baik wanita berkarir di kantor atau ber karis di luar, semua sama menurutku).

pengalamanku setahun belakangan ini menjadi seorang istri..

awal-awal menikah, waktu itusaya masih bekerja, dan awalnya bisa bangun pagi (karena bawaan kebiasaan sebelum menikah), nyiapin makanan sarapan, minum, baju dan lain-lain, tapi ternyataa hal tersebut hanya bertahan sebentar, kesibukan di kantor dan pulang malam membuat saya tidak dapat lagi melakukan hal tersebut. aduh parah banget ya. Merasa gagal, merasa sangat bersalah dan berpikir : "kok saya tidak bisa jadi isteri yang baik" . dan kami berdua ini mencoba hidup dari 0 banget, tanpa pembantu dan tanpa kehadiran orangtua di rumah. jadi kelabakan pluussss kaget. belum lagi pola kerja suami saya ini agak-agak beda dengan orang kantoran (masuk jam 9 atau 10, pulang juga malem. kebayangkan saya harus berangkat kerja duluan disaat suami baru bangun udah saya tinggal).

lalu juga awal-awal menikah masih bisa masakin nasi dan lauk sederhana (gorengan, telor, sayur dll), tapi lagi-lagi itu hanya bertahan sebentar saja. aduh istri macam apa saya ini yaaa..

bersihkan rumah, setrika dan pekerjaan rumah tangga lainnyaa, awal-awal saja rajin, lama-lama (dan lagi-lagi karena alasan bekerjaa), hanya bertahan sebentar saja, yaampun istri macam apa saya ini..

selama bekerja di kantor pun, walaupun niat awalnya membantu suami dalam bekerja, membantu keuangan rumah tangga (karena mengingat kami berdua bener-bener dari 0), tetapi hal tersebut ternyata tidak membuat suami saya ini senang, malah membuatnya semakin TIDAK TENANG. apalagi saya juga terlalu jujur bercerita karena adanya kasus (bahkan banyak) perselingkuhan di kantor. makinmakin gak tenang lah pak suami ini, belum lagi kalau keluar kotaa. ampun deh pasti selisih paham mulu, pak suami tidak tenang sampe saya pun harus ngasih kabar makan sama siapa, tidur sama siapa, subdit mana yang ikutan dll dll dll. jadi gak bisa kerja dengan tenang dua-duanya.

setahun kemarin, kami bener-bener mendapat ujian banget sebagai suami-istri baru, dalam bayangan saya, setahun ini akan baik-baiknya, menyesuaikan satu sama lain, scara kan baru menikah dan masih ada bunga-bunga asmara , romansa-romansa anak muda. Tapi ternyata ujiannya juga sudah dimulai sejak hari pertama menikah. ujian saya yaa ini salah satunya adalah ketidak tenangan pak suami karena saya bekerja kantoran dan lingkungannya juga seperti itu. dan selalu berselisih pendapat akan hal ini (tapi selalu dicari jalan keluarnya sih, tapi berulang, kayak lingkaran setan)

-

Dipikir-dipikir selama setahun belakangan itu kok toh saya belum bener ya jadi isteri. Maksudnya isteri secara baik yaa, soalnya scara di rumah kerjaan rumah gak bener (suami tidak terurus), kerjaan di kantor pun bikin suami gak tenang, ampun deh serba salah dan bingung. sampai akhirnyaaa kami sepakat untuk: saya bekerja dirumah - dengan apapun itu yang akan di support - , tak perduli tidak ada lagi tambahan uang pemasukan, yang penting di rumah.

Saya dirumah pun bukan tidak ada konflik ,ternyata cobaannya juga ada, kebiasaan saya selama bekerja kemarin masih terbawa yaitu tidak melakukan pekerjaan rumah tangga (hehehehe..) dan linglung harus ngapain awal-awal dirumah, sedangkan saya bekerja ngajar hanya sekali seminggu saja (padahal semester kemarin ngajarnya 2x dan padet banget). kebayangkan yang biasanya aktif bekerja, dan berkegiatan (kebiasaan sejak muda) tiba-tiba harus di rumah dengan pekerjaan yang belum jelas (alhasil cuma tidur nonton doang), hanya sibuk seminggu sekali --- stressssss bangeeettt buukkkk.

sebulan - 2bulan stres banget yaampun, sampai akhirnya kami ngobrol heart to heart. Apa sih yang dicari di dunia ini? Apa yang dicari oleh istri? Apa yang dicari dari bekeluargaa. Dan lumayan banyak ngobrol nya, saya pun mencurahkan kegelisahan saya hanya di rumah, tidak berkembang bahkan kok saya rasa jadi downgrade, belum lagi masalah keuangan (mengingat kami berdua masih ada utang cicilan buat modal usaha kemarin). Tapi pak suami juga cerita tekanan di kantornya seperti apa dan kalau saya bekerja membuat pak  suami tidak tenang menyebabkan terbengkalainya pekerjaan yang hasilnyaa dia juga diomelin.. Lumayan lama kami ngobrol hal ini. dan pada akhirnyaa, saya pun harus mulai menerima dengan ikhlas kalau : saya seorang isteri dengan suami yang mengingkan isterinya bekerja dengan adanya ridho dari suami, bekerja di rumah dan berkreasi di rumah agar suaminya mencari rezeki dengan tenang atau ngajar. bekerja tidak harus di kantor kan. bisa dari mana saja toh. setelah ngobrol sana-sini dan mencari guru (walaupun dari ceramah via internet) ada pertanyaan di dalam benak saya. Apa kah yang mau dicari di dunia ini dari bekerja di kantor jika tidak ada ridho suami? uang kah? atau pengakuan orang-orang kah?

Setelah kejadian itu, dan mencoba ridho dan ikhlas, ntah kenapa ada aja ternyata datanglah rezeki untuk saya, bisa bekerja dari rumah dengan penghasilan yang Alhamdulillah cukup untuk menambah-nambah kebutuhan rumah tangga, rezeki untuk memulai usaha (aamiin..), rezeki kerjaan sambilan, dan rezeki ntah dari mana yang didatangkan oleh Allah. Dan saya semakin yakin, ternyataaa emang ridho suami lah yang membuka rezeki seorang isteri dan keluargaa.. hihihi.. kegalauan dua-tiga bulan kemarin yang membuat saya uring-uringan pun udah hilang dihempaskannn oleh kebaikan-kebaikan yang datang ini. hehehehe.. ternyata rejeki istri itu memang dari ridho suami ya, membuat suami tenang, membuat suami senang tidak harus membantu keuangan, tetapi ketenangan suami sendiri.

tentunyaa tiap keluarga beda-beda yaa, ada yang malah suaminya ingin agar istrinya bekerjaa dengan alasan "cicilan rumah, mobil, biaya anak dll pokoknya", tapi suami saya justru tidak ingin istrinya berkarir diluar, hal ini untuk menghindari hal-hal/kejadian-kejadian yang tidak diinginkan oleh sang suami dan lebih baik berkaryaa di rumah (bekerja sambil ngurus keluarga hihihi..). untuk masalah rezeki Insya Allah ada porsinya sendiri-sendiri dan tidak harus berasal dari kantor ya kan. dan kami pun tidak pernah merasa minder dengan rezeki yang kami dapat sekarang ini, memang tidak seperti teman kami kebanyak, tetapi Alhamdulillah berkah dan cukup.

--

Saat ini saya hanyaa ingin tetap melakukan usaha terbaik untuk menjadi isteri yang baik di hadapan suami dan Allah, mungkin saja dengan menjadi isteri yang baik, Allah memberikan izin untuk menjadi Ibu yang baik. Aamiin.

 

--

cerita ini untuk #1minggu1cerita #usahaterbaik
Share
Tweet
Pin
Share
2 Comments
Newer Posts
Older Posts

About me

About Me

Catatan Cerita.

Aku suka bercerita. Aku senang kalau kamu suka. Selamat menikmati

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

recent posts

Categories

  • Laugh
  • Love
  • Travelling
  • life

Blog Archive

  • ►  2022 (2)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Feb (1)
  • ►  2021 (8)
    • ►  Oct (1)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jun (1)
    • ►  Mar (2)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2020 (14)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Oct (1)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Jul (1)
    • ►  May (1)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Mar (1)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2019 (4)
    • ►  May (3)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2018 (9)
    • ►  Nov (2)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Jul (1)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Jan (2)
  • ▼  2017 (15)
    • ►  Dec (1)
    • ►  Nov (3)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Aug (1)
    • ▼  Jul (3)
      • maha benar netizen dengan segala komentarnya
      • belajar berhijrah hingga
      • usaha terbaik ...
    • ►  Jun (1)
    • ►  May (2)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Mar (1)
  • ►  2016 (9)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jun (1)
    • ►  May (1)
    • ►  Apr (3)
  • ►  2015 (1)
    • ►  Apr (1)
  • ►  2012 (2)
    • ►  Feb (2)
  • ►  2011 (1)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2010 (4)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Jul (1)
    • ►  Jan (2)
  • ►  2009 (1)
    • ►  Aug (1)

Followers

Total Pageviews

Link

1minggu1cerita
Blogger Perempuan

Facebook

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates