• Home
  • About
  • Live
  • Love
  • Laugh
facebook twitter instagram pinterest Email

Catatan Cerita

novetrishka

 

Tak pernah sekalipun ada penyesalan sejak mengenal atau lebih tepatnya match di Tinder sampe detik ini dan semoga sampai selamanya..

Dia sangat indah, membuatku tertawa seakan dunia ini sedang melucu, membutku tersenyum, menangis dan bahkan membuatku jatuh cinta sedalam-dalamnya. Oh aku merakan indahnya jatuh cinta. aku merasakan seperti didongeng-dongeng ketika jatuh cinta banyak bunga-bunga bersemi, burung-burung beterbangan dan tanda love disekelilingku.

Baru kali ini aku sebel sama Rindu, sejak mengenalnya. Karena jauh darinya membuatku uring-uringan dan aku tidak mau Rindu, rindu itu membuat jauh. Bagiku rindu ketika orang berpisah jauh. Aku tak mau rindu. Aku maunya dia selalu disampingku.

-

Hanya ada satu penyesalan tentang Dia, aku masih menyesal, kenapa aku tidak mengenal dia sejak kuliah dulu dimana masa remaja menjadi dewasa, dimana belajar hubungan serius disaat masa gelora jiwa muda aktif di kampus, mungkin kami bisa memberikan gebrakan atau kolaborasi pada saat itu, atau bahkan sejak SMU dimana katanya adalah masa-masa indah dalam dunia remaja, walaupun kami tidak satu sekolah tapi aku rasa aku pernah berpapasan atau berada dalam 1 ruangam,acara, lapangan denganny. Atau bahkan waktu smp dimana baru mengenal cinta monyet, disaat sekolah kami bersamaan.

Penyesalan tentang hal ini selalu membuat perasaan ini sebal, ngenes, kesal sekali.

Jika tau dari dulu kamu begitu indah, aku mau mengulang lagi untuk mengenalmu sejak lama.

-

Love you Kamu

-xoxo-

Mrs. You
Share
Tweet
Pin
Share
2 Comments
Apakah karena jadi seorang petinggi atau berkuasa, seorang manusia berhak dan bisa seenak-enaknya memaki orang lain? 
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Jadi kira-kira sebulan yang lalu (hahaha baru posting sekarang), kami akhirnya berlibur sebentar ke kota Bandung. Kebetulan pd tgl segitu aku mengadakan acara di Kota Bandung dan kesempatan ini lah yang kami gunakan untuk berlibur. Yeiy!
Aku duluan ke bandung dari hari kamis malam, karena acaranya jumat pagi. Dan suami menyusul dateng ke Bandung hari sabtunya (ya sabtu! Karena dia sampe bandung jam 03.00 pagi!). Malam pertama lumayan kami masih dapet kamar utk beristirahat. Fiuh! Mana pake drama segala lagi di malem pertama. Hahahaha.. biasa masih baru nikah. Jadi ada aja masalah sisaan sebelum nikah kebahas deui, tp menurutku tak penting sih, jadi bumbu rumah tangga baru nikah aja.
Jadi kita hitung liburan kita ini mulai dari sabtu pagi!
Sabtu pagi kami harus bangun pagi karenaaaaa~ ternyata hotel yang kami tempati itu sudah penuh, salahku sih kenapa gak mesen diawal (krn terlalu anggap enteng masalah nginep, karena mengingat pak suami masih ada rumah dibdg, jadi kalau tidak dpt hotel yasudah lah). Pagi-pagi kami packing sekalian mencari penginapan dan sarapan! Dan kami memilih untuk sarapan di ROTI GEMPOL ! Aku dan dia sudah ngidaaammm makan disana sejak lama! Lama bangeeettttt..

Oiyah, Ada beberapa tempat yang emang ingin kami kunjungi diliburan kali ini, yaitu ; ciater, lembang (dusun bambu dan farm house), thr djuanda, kampus itb, dan sambel hejo. Tapi nyatanya tak semua bisa kami kunjungi.
Okei, setelah dari roti gempol sekalian sarapan, kami akhirnya mendaptkan hotel juga didaerah sukajadi, dengan aplikasi quicklybhotel, oke aku mau cerita sedikit ttg aplikasi ini. Aplikasi ini menjual kamar sisa 1-2 di hotel kan biasanya harganya lebih murah daripada booking langsung. Tapi cepet banget keambil orang dan aku suka perhatiin harganya suka berubah (apa ini aku salah lihat ya), tapi ini membantu banget. Kayaknya sih konsepnya pesen hotel cepet mepet, oiyah tp harus pake creditcard, eh lupa apa bisa ya kalau debit.
Okei lanjut, setelah dapet penginapan, kami akhirnya memutuskan untuk ke Lembang. Segera kami cusss ke sanaaa sebelum makin siang (padahal itu masih 09.00 atau jam 10.00 yah), pokoknya masih waktu sarapan.!
Tujuan kaki antara dusun bambu, de ranch, farm house. Akhirnya cus ke dusun bambu. Walaupun macyeettt. Tapi gak semacet hri minggunya. Hehehe.. ternyata dusun bambuuu jauh jugaaa ya. Dari roti gempol ke sana menghabiskan waktu kira-kira 2-3 jam, apa lebih ya. Lupa aku juga, yah hitung sama macet sana sini juga sih. Ini pertama kalinya kaki ke sana. Dan menurut kami pas masuk sana, hari masih siang dan pagi tapi ternyataaaa orang-orang sudah banyak buanggeeettt dan prkiran full. Aku mikir orang-orang niat banget yah pagi-pagi ke sini, dan emang sebagus apa ya dalemnya. Setelah masssuukk ke dalamnya, ternyata emang bagus! Cocok banget untuk wisata apalagi dengan KELURGA. Pas masuk kami diminta bayar 10.000/orang (kalau ga salah ya), atau 15.000 gtu ya. Maha gak mahal sih hrganya. Trus kita naik shuttle ke dalamnya.
Gak jauh sih sebenernya jarak antara pintu masuk ke dalemnya, tapi karena kita gatau ya udah naik deh.
Didalamnya ternyata emang seru banget, dan aku akan bilang sekali lagi, ini cocok banget buat wisata keluarga.
Masuk kedalamnya langsung disambut bangunan dari bambu, menunjukkan "selamat datang di dusun bambu", lalu kalau belok ke kiri ada dusun-dusun dari bambu yang dipinggir danau. Saung-saung gtu untuk makan. Aku dan pak suami tadinya mau coba makan disana. Tapi ternyataaa penuh dan kira-kira tiga jam baru bisa masuk! Dan kita tidak mau menuggu selama itu hanya buat makan. Hehehe.. akhirnya kami memilih untuk makan dulu di semacam foodcourt, dan sistem bayarnya menurutku merepotkan dan merugikan pembeli.
Jadi sebelum bayar atau mesen, pengunjung diwajibkan untuk menukar uang dengan "uang/kupon" mereka seharga uang yg kita tukarkan, tetapi uangnya gak bisa dikembalikan jika ada sisa. Dan ya kali ya kita nuker uang dan belanjar habis langsung, ya enggak kan. Heuh. Jadi aku dan pak suami bener2 nukarin uang secukupnya dan ngahabisin hari itu juga. Masalahnya sih emang bagus utk mereka karena kalau emang niat dan uangnya masih sisa, yah kalau niat sih balik lagi ke sana, tapi kan kalau enggak, mereka untung banget dari sana. Lumayan kan sisa 1000-5000 atau 10.000 juga. Yah itu sih sangat disayangkan.
Oiyah terlepas dari situ, aku sejujurnya penasaran dengan foto-foto di internet, yang kayak ada rumah pohon. Ternyata menarik bangetngetnget. Pantesan rame. Apalagi utk spot foto. Dan karena tempatnya luas, jdinya walaupun rame tidak numpuk utk foto-foto. Disisi bawahnya ada tempat bermain anak kecil, aaaa lucuk banget liat tempat mainnya.

Setelah selesai makan dan puas foto dirumah pohon, kami turun dan menuju ke dusun-dusun bambu dan danau. Tapi beneran deh disini seru banget ternyata, terlepas kekurangan menurutku!
Lanskap di dalamnya keren, bisa jalan-jalan di "seperti" kebun gitu, ada saung, ada bambu2 pinggir danau yg biasanya buat spot foto, gundakan rumput. Dan bener banget sih gak rugi kalau ke sana sama kelurga, emang sih kalau berdua terasa murah tapi kalau ramai mahal krn perorangnya 10.000/15.000 gtu, tp terbalas sih.. aku melihat semua orang yang kesana pun pada bahagia.

Kami berdua di sana kira-kira sampai senja, matahari terbenam dan pulang. Pas pulang kami balik hampir 5 jam! Kesel banget. Karena kami salah jalan dan harus lewat jalan raya lembang diwaktu yang bersamaan dengan semua orang turun dari lembang utk ke bandung. Belum lg di pertigaan ledeng yg dari jalan bajaj bajuri (yang harusnya kami lewat sama), dan belum lagi jalan raya setiabudi nya macet, scara itu juga malem minggu. Akhirnya kami baru sampe hotel jam 10 malem apa ya, mau makan keluar juga capek! Dan akhirnya gofood mesen IGA BAKAR JANGKUNG. Udah ngidam sejak lama banget. Dan sebenernya kami mau ke itb, kebetulan himpunannya pak suami lagi ada pelantikan kalau gak salah, terus janjian dengan yovan dan pacarnya mau ke ciater! Tapi habis makan dan nyentuh kasur sebentar langsung sampai ke alam mimpi dan bangun-bangun subuh! Hahahahaha. Dasar!

Sepertinya harus bersambung ke cerita berikutny. Kayaknya kepanjangan deh. Hahahaha.. aku ceritanya agak lebay sih sepertiny!

Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Sejak menikah, aku dan suami sudah berwacana berencana dan harus langsung dieksekusi selagi masih bisa berjalan-jalan, trip2 lucu (kalau bahasa unyuknya sweet escape), kami berdua akan jalan-jalan dan eksekusi. sampe kami niat nabung untuk membeli kamera guna untuk berfoto dan bercerita melalui foto apa yang kami lakukan setelah menikah. tanpa sadar salah satu atasanku di kantor bilang "mba lucu deh, ini kayak andien ippe ya jalan-jalan atau ntah cuma makan atau kemana trus foto afterweedding gtu, kegiatan selama pernikahan". trus setelah dilihat-lihat bener juga sih, huhu. maaf yah andien bukan maksud mengikuti, tapi ternyata pikiran kita sama. hehehehe..

--
untuk jalan-jalan pertama ini, aku dan suami gak jauh-jauh, hanya di jakarta - ancol , monas, museum dan sekitarnya (padahal wacana dan list kami banyak kemana-mana). Karena setelah kami menikah, minggu depan berikutnya sudah puasa. dan pas puasa sangat sulit untuk merealisasikannya untuk kemana-mana, serta liburan lebaran ternyata full dengan ketemu keluarga.

--
liburan pertama kami adalah kami ke dufan.. kenapa memilih ke dufan? sejak pacaran pun kami pengen banget ke dufan dan menggunakan fasilitas annual pass, yang bayar 300.000an tapi sepuasnya selama 1 tahun. hore! jadi yaudah mumpung dapet THR, kami merealisasikannya ke sana.
dufan gak ada yang berubah sih sejak dulu hingga sekarang, hahaha.. hanya saja wahana pengganti rama shinta itu SUDAH ADA PENGGANTINYA. dan ini wahana paling berkesan diantara wahana lainnya. dan aku rela dan ikhlas ngantri agak lama, dibandingkan ngantri nguler lama di wahana simulator rumah apa lah itu (lupa namanya, dan males banget googling buat nyari). oiyah wahananya itu ICE AGE, dan suasanya dibuat DINGIN BANGET. seru pokoknya.

kalau wahana lain yah biasa aja, gitu-gitu aja sih, gada perubahan. tapi hanya saja karena udah lama gak ke dufan jadi waktu naik wahana seperti halilintar ataupun kora-kora, aku dan suami masih shock! kayak baru pertama kali main dan gak berani untuk naik dua hingga tiga kali.

untuk yang paling takut adalah BIANGLALA. hahahahah.. pasti ketawa kalau tau aku paling takut naik bianglala. karena bianglala adalah wahana paling ramah dan sangat dinanti orang-orang, selain pelan juga yang naik bisa melihat pemandangan yang aduhai. TAPI KARENA AKU TAKUT KETINGGIAN, jadi selama muter, hanya ketakutan dan gak berani diputer2. hahahahaha.. memalukan. apalagi kalau berhenti di paling atas .OH ASTAGA ITU ISINYA JANTUNG DEG-DEGAN DAN BISMILLAH NGUCAP DOA-DOA. huhuhuhu.. aku trauma dengan sinetron bidadari yang episode bianglala, bianglalanya berhenti dan rusuh, semua triak-triak dan ada yang turun dari wahana nyangkut di besi-besi itu. untung ada bidadari jadinya selamat. TAPI ITU TERBAYANG HINGGA KEHIDUPAN NYATA KU SEKARANG. SEREM BANGET..

banyak wahana yang belum kami naiki juga sih, contohnya itu yang diputer-puter (powersurge), yang dinaikin keatas trus turun kebawah (aku lupa namany), hahaha banyak deh yang kayaknya membuat jantung copot dan aku gak sanggup buat menaikinyaa sekarang. hahaha.. mungkin nextime kali yah. scara kan udah punya annual pass yang bisa kapan saja ke dufan.

oiyah tak lupa naik ISTANA BONEKA yang scara tinggal duduk liat boneka dan ADEM. paling menyenangkan banget pokoknya habis panas-panasan dan walaupun antriannya panjang, tapi cepet, karena keretanya banyak serta sekali angkut tuh juga banyak (sekitar bisa 8-12 orang sekali naik) nunggunya juga paling 30 detik udah bergerak, gak lama deh stuck diem. sama komedi putar! antriannya pendek, karena sekali main itu wahana bisa angkut 50-100 orang kali ya, kudanya banyak kan. mainnya juga gak lamadan puas, pas pokoknya.

kapan ya ke dufan lagi? ya kapan-kapan selama masih punya annual pass mah. heheeh

sekilas foto-foto kami di dufan
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Yaampun gini toh rasanya kangen sama orang yang disayangi dan dicintai kalau udah halal dan sah. Ya Allah, baru gak ketemu sebentar udah kangen banget. Gak kebayang kalau baru nikah trus suami istri itu LDR. Huhuhu.. 
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Menikah tidaklah sesuatu hal yang mudah seperti kita membalikan telapak tangan, apalagi di Indonesia. Hehehe..


Maksudku ini adalah, menurutku pria dan wanita untuk memutuskan menikah saja bukan hal yang gampang, apakah pria sudah siap menjadi imam, menjadi kepala rumah tangga, menerima ijab dari pihak wanita, apalah wanita udah siap diimami, sudah siap hidup susah senang bersama dan lain sebagainya.
sudah menikah tidak mudah secara batin, ditambah lagi dengan budaya Indonesia jika menikah itu adalah hajatan orang tua yang heboh, yang ribet, wah, dan yah seperti pesta besar-besaran dan lumayan menghabiskan uang yang banyak. mungkin untuk beberapa orang, bikin acara seperti ini yang besar tak masalah, hitung-hitung sekali seumur hidup, aku sebenernya pun ingin sekali, tapi melihat kondisiku dipastikan tidak memungkinkan untuk membuat perayaan pernikahan secara besar-besaran ataupun malah pada awalnya aku berkeinginan pesta syukuran kecil-kecilan saja hanya mengundang kerabat sangat dekat. tetapi tidak bisa.

untuk melaksanakan acara seperti ini saja, aku sama mama ku harus berdebat panjang. mama ingin sekali aku mengadakan pesta pernikahan, kalau menurut beliau, aku ini tinggal satu-satunya anak (kakak dan adik ku sudah meninggal), anak perempuan pula, (jadi untuk di minang, anak perempuan itu kayak putri gitu dikeluarga, agak dispesialin lah, tapi kasih sayang tetep sama, yah cuma seperti agak protektif, warisan nenek moyang turun ke anak cewe, dan garis keturunan perempuan tuh penting di suku minang), lalu papaku juga sudah meninggal, jadi kayak mama ingin melakukan ini sekali seumur hidupnya. hufft yang bikin dilema adalah masalah keuangan. kita semua tau untuk menyelenggarakan ini memebutuhkan uang yang tidak sedikit, apalagi di jakarta dan pakai adat minang. itu lumayan banget muter otak, nyari vendor, nyari uang dan lain-lainnya.
kalau untuk kehidupan sehari-hari, Alhamdulillah kita masih ada, tapi kalau untuk pesta segitu. aduh pusing banget.
konfliknya banyak banget..sampai pernah mau diundur lah, nikah di KUA aja lah, hahahaha.. turun naik deh flownya selama persiapan.
segala macam bener-bener kami irit tapi Insya Allah maksimal. bener-bener nyari ngubek2 banget vendor yang kualitasnya bagus tapi harganya terjangkau.
..
Alhamdulillah, singkat cerita, setelah drama 8-9 bulan dalam penyiapan pernikahan, selesai juga acaranya. dan ALHAMDULILLAH juga, acaranya lancar, berhasil walaupun bisa terbilang sederhana. sederhana ya sederhana banget malah hitungannya. vendor-vendor yang kami pilih emang gak salah banget. ada sih yang sedikit mengecewakan, tapi gak fatal kok. aku akan bahas satu-satu vendor dan cerita akhirnya ketemu vendor itu mungkin dibahasan selanjutnya. untuk adat, pas nikah aku pakai adat Bugis (Adat suamiku), dan resepsi aku pakai adat Minang (adat keluarga ku)
tapi ini lah kira-kira list vendor yang kami pakai :

Gedung : akad nikah --> mesjid al bina senayan, resepsi --> gedung serba guna senayan
Pelaminan dan Dekorasi --> Sanggar Minang Gadih Ranti (Gadih Ranti Dekorasi)
Catering : Alfabet Catering
Foto : Kon-Tiki Photography
Desain Undangan : Zulfikri Mokoagow
Cetak Undangan : Mahesa Printing Tebet
Make-UP Artist : Hepi David
Makeup Artist Untuk Orang Tua : Santoso Wibowo
Souvenir : Avvolgere
Hena : Dieza Henna
Hand Bouquet : Suci Marini / Loremasion by Suci
Band : Aditya Dwi Febri dkk (ini temenku si aditya dwifebri)
Perhiasan Bugis : Sanggar Karina
TIM WO : The Brossss Organizer
Baju Bodo dan Jas : Pak Rudi (Melawai)

Alhamdulillah selesai. dan selanjutnya adalah tahapan yang paling penting dalam hidup. heheheh.

SEMANGAT

Share
Tweet
Pin
Share
2 Comments
Menikah menurutku adalah sebuah step yang sangat penting dalam hidup. Ntah kenapa aku berpikir menikah tidak sama dengan step berpendidikan s2,s3 dst atau bekerja (berkarir). Berpendidikan tinggi itu penting dan bekerja itu jg penting tapi bukan step utama terpenting dalam hidup ini. Menikah menentukan nanti bagaimana rencana hidup, kehidupan dan cita-cita nanti. Termasuk kelangsugan hidup puluhan tahun ke depan. Coba bayangkan, ketika sebelum menikah tentunya hidup kita sedikit lebih bebas menentukan jalan yah yang mengendalikan atau memantau hanya bapak ibu kita yang pada dasarnya ketika kita dianggap dewasa, semua pilihan diserahkan ke kita, misal sekolah. Sebelum menikah kan kita bisa bebas sekolah dimana saja dan orangtua mendukung jika itu baik. Tapi ketika sudah menikah, banyak hal yang harus dipikirkan, ketika ada anak, ketika blm ada anak, apa prioritas kita dalam hidup, bagaimana pasangan kita bisa mendukung dan tidak cita2 kita. Apakah cita2 kita terhambat atau bahkan bisa sukses berkali-kali lipat setelah menikah karena support keluarga.

Dan menurutku, menikah lah yang menentukan gimana kedepannya hidup kita akan berjalan, bagaimana jalannya skenario hidup kita nanti. Happy ending atau malah tidak happy ending.

Aku membayangkan jika aku menikah nanti, pasanganku adalah pasangan yang sempurna. Tapi bukan sempurna seperti sosok pangeran di negeri dongeng ya.. Yang digambarkan dengan sosok pria tampan, berkuda, pangeran, jago memanah dan berburu, jago berkuda, kaya raya (jelas lah orang pangeran). Hahahahaha.. 

Dalam bayanganku nanti, sosok pasangan hidupku ini adalah pria yang bisa mengerti pola pikirku, bisa menerima segala kekuranganku baik sifat sikap dan mungkin penyakit (hehehe.. Ini penting ini, karena sakit siapa yang tau kan, tau2 penyakitnya aneh dan ditinggal lagi. Argh sedih deh), bertanggung jawab terhadap keluarga (kalau ini mah wajib ya apalagi kalau sudah ijab qabul), dan ini nih penting banget, dia bisa menggantikan sosok ayah kakak dan adikku. Oiyah ada lagi selain itu, dia bisa diajak ngobrol tentang segala hal apapun itu dari obrolan paling penting di muka bumi ini sampe yang tidak penting. Hahahaha.. Kenapa ini menurutku paling penting? Nih yah dalam bayanganku ini adalah kalau umurku nanti dengan pasanganku panjaaanggggg mungkin bisa melihat cucu tumbuh besar dan otomatis anak-anak sudah besar dan memilih hidup dengan pasangannya, maka yang ada dan hadir pada saat itu adalah pasangan lagi kan.. Yaaaa kalau ada anak, rumah rame, kalau sudah hidu masing2, yah berati hidup kita berdua lagi, balik lagi deh kayak awal pacaran dan awal nikah. Hehehe..

Oiyah sebelum jauh-jauh sampe ada cucu, coba aja bayangkan jika orang tersebut gak bisa diajak ngobrol tentang hal apapun, dan hidup menjadi horor ketika ketemu malah berantem dalam artian jelek bukan berantem berdebat utk berpikir dan menambah wawasan, heuuhh horor! Kayaknya buat pulang ke rumah cepet aja males ya? Hahahahaha.. (Gatau sih ini, ini pikiranku saja sih.) bangun tidur liat muka dia, mau tidur juga, sabtu minggu juga.. Menderitaaa banget kali yah kalau gak nyaman dan gak bisa ngobrol. Hahahaha...

-

Aku memutuskan ingin menikah sebenernya sejak tahun 2014, tetapi pada saat itu ada beberapa hal yang aku pikir aku memaksakan kehendak, apa aku mikir waktu itu hanya mengejar umurku yang notabene sudah agak tua dan membuat mamaku tenang jika aku segera menikah. Padahal untuk pasangan semdiri, aku belum benar-benar "klik". Setelah aku sempet merencanakannya dan kemudian membatalkannya, aku memang tidak butuh waktu lama untuk bertemu dengan pasanganku lagi dan kemudia berniat menikah.

Kenapa terlalu cepat ya berpindah? Apakah aku orang yng cepat berpindah dan gegabah untuk masalah menikah?

Dengan lantang aku menjawab tidak.

Percaya gak sih kamu, ketika kita diberikan oleh Tuhan seperti "jodoh" kita utk hidup bareng, rasanya beda. Bukan sepeti rasa kita menemukan pacar atau genetan atau obsesian ya. Rasanya itu ketika hal-hal yang sulit menjadi mudah, hal yang tadinya gak mungkin dilakukan jadi mungkin, semua yang tak terduga terjadi dan pokoknya lancar deh (yah walaupun tidak sepenuhnya 100% lancar tapi dimudahkan pokoknya)

Itu hal yang saya rasakan saat itu dan saat ini sama yang Insya Allah akan menjadi suamiku nanti.
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
sedih banget website kemarin telat diperpanjang dan ternyata saya mengabaikan peringatan untuk segera membayar 3 bulan. 

Karena kelalaian saya ini, web dan yang terpenting adalah data-datanya HILANG! Sedih abies. 

Jadi ini gw harus mengulang dari awal lagi untuk menulis dan menuhin isi website ini, termasuk dalam melayoutnya.
Sedih ~ 
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments

 Diam itu sering dikatakan emas. Ntah emas dalam konteks seperti apa. 

Diam juga bisa dikatakan utk menghindari konflik yang akan terjadi.
Diam juga bisa dilakukan untuk kemaslahatan hidup hati perasaan orang sekitar.
Diam juga bisa dilakukan hanya sekedar mengamati dan menganalisis.
Diam juga bisa untuk berkhayal dan bermimpi.
Semua bisa dilakukan disaat diam.
Eh enggak deng, kalau jalan kan gak diem. Hahahaha.. 

Diam memang seru, tapi kalau kelamaan diam bisa gak baik.

Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Newer Posts
Older Posts

About me

About Me

Catatan Cerita.

Aku suka bercerita. Aku senang kalau kamu suka. Selamat menikmati

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

recent posts

Categories

  • Laugh
  • Love
  • Travelling
  • life

Blog Archive

  • ►  2022 (2)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Feb (1)
  • ►  2021 (8)
    • ►  Oct (1)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jun (1)
    • ►  Mar (2)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2020 (14)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Oct (1)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Jul (1)
    • ►  May (1)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Mar (1)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2019 (4)
    • ►  May (3)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2018 (9)
    • ►  Nov (2)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Jul (1)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Jan (2)
  • ►  2017 (15)
    • ►  Dec (1)
    • ►  Nov (3)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jul (3)
    • ►  Jun (1)
    • ►  May (2)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Mar (1)
  • ▼  2016 (9)
    • ▼  Nov (1)
      • Hai Kamu
    • ►  Oct (2)
      • Semena-mena
      • sweet escape - Bandung (1)
    • ►  Aug (1)
      • dufan
    • ►  Jun (1)
      • Kangen
    • ►  May (1)
      • Akhirnya.. Menikah
    • ►  Apr (3)
      • Menikah?
      • Lost
      • Diam
  • ►  2015 (1)
    • ►  Apr (1)
  • ►  2012 (2)
    • ►  Feb (2)
  • ►  2011 (1)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2010 (4)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Jul (1)
    • ►  Jan (2)
  • ►  2009 (1)
    • ►  Aug (1)

Followers

Total Pageviews

Link

1minggu1cerita
Blogger Perempuan

Facebook

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates