• Home
  • About
  • Live
  • Love
  • Laugh
facebook twitter instagram pinterest Email

Catatan Cerita

novetrishka

Selama berberapa waktu saya mulai melenceng dari tujuan atau cara saya hidup. Salah satunya adalah fokus terhadap diri sendiri dan keluarga. Beberapa tahun ini, selalu melihat orang lain. 
Apa yang dilakukan orang, apa yang dilakukan keluarga A, keluarga B, apalagi yang sudah memiliki anak. Foto keluarga, main dengan anak, wisata, tamasya, sepertinya hidup lengkap.

Sungguh toxic! 

Bahkan ada satu masa "aku harus bisa lebih, harus lebih baik, harus ke sana juga, harus bikin mereka iri" 

Ternyata sungguh capek sekali. Aku juga bingung kenapa kok malah suka kepikiran seperti itu, apakah itu hal lumrah atau wajar yang sempat singgah kehidupan pribadi orang? atau sebenernya itu adalah masalah dan tak semua orang merasakan hal seperti itu.

Sudah beberapa kali aku diingatkan lewat teman, maksudnya bukan mereka yang tiba-tiba mengirim pesan kepadaku lalu menulis "ingat dan fokus pada diri sendiri jangan melihat orang lain". Bukan, bukan seperti itu. Tetapi lebih ke melihat postingan mereka yang share ntah di tweetnya ataupun di feednya. Intinya adalah "perbaiki diri sendiri, fokus terhadap diri sendiri dan jangan ikut campur urusan orang lain atau jangan melihat orang lain"

Melihat beberapa tulisan itu, aku merasa tertampar. "Perasaan dulu aku adalah orang yang mudah sekali untuk bersyukur, mudah sekali mencari kegiatan, percaya diri dengan kegiatan, mengembangkan diri, mengikuti ini itu, kok sekarang jadi orang yang membandingkan dengan orang lain, tidak fokus sama diri sendiri, banyak yang dipikirkan, banyak yang ditakutkan, banyak yang diirikan, kok malah jadi menghambat potensi diri, kok gak berkembang dengan kemampuan diri - kemana sosok diri ini yang dulu? kemana dia?"

Kamis ini, aku seharian berfikir, dan berujung menangis sendiri. Sampai suamiku bertanya "kenapa? apa yang dipikirkan?" aku berusaha menahan air matapun akhirnya tak sanggup lagi, air mata ini tumpah dan cukup lama. Aku capek, aku lelah, aku gak fokus sama diri sendiri, aku menjadi seorang yang payah, yang ingin bahagia seperti kehidupan orang, ingin mengambil semuanya, ingin seperti mereka, tapi ternyata itu semu.. 

Suamiku berkata "kayaknya ini efek obat hormon" - tapi mungkin ini iya dan enggak. Aku memang semakin melankolis dan cepat nangis. Mungkin juga akumulasi dari masalahku sebelumnya, dan ditambah dengan obat hormon ini. Plus melihat kegiatan orang yang sepertinya seru dan bermacam-macam, aku hanya diam di kasur dan tak kemana-mana. Otak tumpul dan tak berkembang, merasa di kantorpun tak ada gunanya. Semua ketakutan itu menyelimuti diri ini.

Lalu bagaimana aku harus menghilangkan rasa seperti ini. Berdoa kepada Tuhan? aku ingin sekali, tetapi sedang tidak bisa melakukan ibadah, walaupun setiap saat bisa berdzikir dan berdoa, tetapi rasanya berbeda ketika berkeluh kesah setelah beribadah. Bulan ini bernar-benar menguras energi untukku sampai aku harus overthinking dam tidak fokus lagi terhadap diri sendiri.

Aku belum tau harus ngapain. Sepertinya Aku tak mau juga menyalahkan kondisi sekarang. Aku sedang berusaha untuk tidak menengok orang lain atau kehidupan keluarga lain seperti apa. Sedang mencari cara untuk membuat bahagia sendiri - walaupun pada saat nulis ini aku belum tau apa. Karena aku masih terbatas untuk melakukan gerak atau kegiatan yang rutin aku lakukan sebelumnya (sepedaan).

Tapi coba dulu lakukan hal positif, atau lebih baik berfikir positif dan tidak membuka-buka sosial media seperti instagram untuk bisa fokus kepada diri? Belum tau..
mohon doanya ya teman-teman.


Share
Tweet
Pin
Share
33 Comments
kamu berkata padaku bahwa aku adalah prioritasmu saat ini.

kamu berkata padaku bahwa aku lah orang pertama yang selalu engkau sapa disaat engkau sadar dari lelapmu.

kamu berkata padaku bahwa akulah orang yang selalu ada dibenakmu.

kamu berkata padaku bahwa akulah yang selalu orang pertama yang mendapatkan kabar darimu.

kamu berkata padaku bahwa akulah sosok yang kamu impikan

kamu berkata padaku bahwa akulah sosok yang ingin kamu jadikan teman hidupmu
Share
Tweet
Pin
Share
2 Comments
Selamat ulang tahun suamiku yang ke 31. (yeiy umur kita sama - iya saya lebih tua beberapa bulan dari suami)

Tahun ini sangat berbeda, karena semua harus dilewati dengan kehati-hatian, kecemasan dan kesederhanaan.

Tetapi semoga tidak mengurangi makna dari artinya berkurang usia pak rio, perayaan sederhana di unit kecil ini, doa yang dipanjatkan dan tentunya makanan yang sengaja dipesan untuk moment ini.

sebelum tiup lilin ini terjadi, ada banyak drama. sumpah drama banget, yang satu lagi sensitif yang satu lagi pengen dilayani karena mau ulang tahun. ampun deh. Untung bisa selesai segera sebelum acara tiup lilin ini.

Semoga Selalu diberikan kesabaran, kesehatan rejeki, iman yg lbh baik lg, kebahagiaan, kemakmuran, keberkahan disisa usianya.. aamiin.. Selamat menjadi Manusia yg lbh baik dan bermanfaat. .
Share
Tweet
Pin
Share
1 Comments
Hari Selasa tanggal 14 Januari 2020 yang lalu, salah satu hari yang berkesan dalam tahun ini. iya, bertemu dengan orang-orang yang sederhana dan memberikan energi positif yang sangat kuat sehingga tak henti-hentinya menarik nafas dalam untuk menahan air mata keluar karena betapa bersyukurnya bertemu hari ini, diacara workshop #jurnalbersyukur oleh Ria Nirwana #jurnalbersyukurrnirwana

Dia adalah Ria Nirwana seorang inspirator - setidaknya itu menurut saya-, seorang yang berkeyakinan menulis adalah salah satu healing, setidaknya itu menurut ci Ria sendiri dan aku, dan itupun berhasil untuk ci Ria, tetapi untukku masih belum, karena ketidakkonsistenanku dalam menulis.

Keyakinan ku memilih menulis adalah bentuk healingku sendiri dan merasakan apa yg dapat aku rasakan setelah menulis itu.  dannn ya karena keyakinan writing is healing untuk diriku ini, ketika melihat sharing dari mba iyut tentang acara ini, aku langsung bertanya dan mendaftarkan diri sebagai peserta. Sewaktu daftar ci Ria ini menanyakan apakah aku yakin untuk bisa hadir? apakah bener mau? karena waktu dan lokasi, scara aku kerja dari pagi yang mungkin belum tentu bisa izin atau cuti dan meninggalkan kantor sejenak. Aku dengan yakin tanpa mikir panjang menjawab Iya dan Tak masalah. Gimana nantinya hari H untuk urusan teknis, dipikirkan kemudian. hihihi..

Ada ketakutan pada waktu datang, karena saat-saat ini, aku merasa takut berhadapan dengan banyak orang baru, rasa tidak percaya diri ini muncul diusia sekarang, sering cemas, sering merasa tidak dapat diandalkan, merasa tidak berguna dan hidup stagnan disitu-situ saja. Tetapi bayangan dan ketaukan tidak terasa lagi setelah sedetik  aku duduk, aku melihat sekelilingku yang baik-baik sekali, setidaknya itulah kesan pertama pada waktu itu acara. Ntah mengapa rasa tidak percaya diri, cemas dan ketakutan lainnya pun memudar - ini beneran, bukan membaik-baikkan keadaan.

Konsep #jurnalbersyukur ala Ci Ria ini simple banget, hanya mengajak kita untuk sayang sama diri sendiri dan selalu bersyukur kepada Allah SWT dan menuliskannya, akan ada hal berbeda yang dirasakan ketika bersyukur dengan ucapan dan dengan tulisan. Dan hal yang penting lainnya adalah jujur, membuat tulisan itu bukan untuk "pamer" tetapi diresapi untuk diri sendiri, percuma ketika kita healing dengan menulis, lalu tulisan itu hanya sekedar kalimat-kalimat untaian kata-kata indah yang memang bagus untuk dibaca oleh pembaca tetapi ternyata kita sendiri sebagai penulis tidak memahami atau memaknai tulisan untuk diri sendiri. Jujur adalah kunci dari healing.

Ada beberapa tips lain yang disampaikan oleh ci Ria, ketika itu adalah hal yang disyukuri kepada Allah, Tuhan kita, langsung tulis. ci Ria juga menunjukkan jurnalbersyukur miliknya untuk kita lihat-lihat seperti apa dan harus apa aja yang ditulis, aku membacanya benar-benar simple. Ada tulisan tentang ayat kitab suci, mengantar anak, makan, jalan-jalan, dapat tiket, bertemu orang, jalan kaki, sharing dan lain sebagainya, benar-benar simple yang hanya dituliskan dalam 1 kalimat, ada yang 1 baris ataupun 2 baris.

 
Tips lainnya adalah :

  • Jangan menunda hingga besok,

  • Jika lupa bawa jurnal bisa tulis dihp dan segera pindahkan ke jurnal,

  • Gunakan jurnal yang kecil agar mudah dibawa kemana-mana,

  • Jurnal boleh dihias agar kita juga seneng buka dan menulisnya

  • Lakukan ini minimal 21 hari secara berturut-turut, nanti akan terasa efek dari kerja healingnya. 21 hari ini gak jadi patokan sih, karena ada yang merasakan dalam waktu 7 hari, 10 hari, 15 hari.

  • Dalam workshop ini, ci Ria juga menyarankan 3 hal yang membuat bersyukur, 3 ini juga tidak ada pakeman, boleh lebih, tapi aku sendiri mending lebih daripada kurang

  • Jangan menulis hal yang bikin sedih atau duka, namanya jurnal bersyukur, artinya hal-hal yang patut kita syukuri dan membuat hati ini happy.

  • Jangan campurkan dengan jurnal lain seperti diary atau agenda kerja. Sangat tidak disarankan


Tips lainnya banyak disampaikan oleh Cici Ria, mungkin tips ini akan banyak dijumpai di blog-blog orang ataupun sharing orang-orang melalui kita cari di google, tapi yang bikin haru dan mengena adalah mendengar secara langsung pengalaman spiritual dari orang tersebut akan akibat/efek langsung kepada diri, hal ini membuat saya pribadi mendapatkan energy positif..

 

Pada workshop ini, kita membayar sejumlah uang, tetapi percayalah uang yang dibayarkan ini sangat amat worthy, kita dikasih jurnal, perintilan-perintilan untuk menghias jurnal kita sendiri yang bisa dibawa pulang dan yang bisa dilakukan dihari workshop, makan dan minum, dapat merasakan essential oil dan efek kerja essential oil (ternyata ci Ria ini juga menjadi -seperti brand ambassador- dari salah satu merk essential oil terkenal), tetapi yang paling penting adalah pengalaman berharganya dan sharingnya cici Ria. Kalau diitung-itung materi yang kita bayarkan, ini kayak cuma menggantikan apa yang kita dapatkan aja. Bener-bener bersyukur mengikuti acara ini.


Dan ada hal lain yang benar-benar aku syukuri pada hari itu, Aku bertemu salah satu peserta yang menjadi guru yoga dan menawarkanku untuk yoga dengan harga tidak semahal di JKT, bertemu dengan juga mengidap PCOS dan sekarang anaknya kembar, hihihi, bertemu dengan 2 cici yang ternyata rumahnya di duri kepa dan intercon meruya, bener-bener happy.

Setelah ci Ria sharing, kami dipersilahkan untuk mencoba menulis jurnalbersyukur, mencoba menghias-hias dengan printilan yang telah dikasih dan bisa menggunakan printilan yang disediakan di tempat workshop juga. Ternyata seru, saya yang bukan orang kreatif dalam menghias-hias, mencoba-coba diluar kondisi nyaman untuk eksplore sana-sini menghias jurnal saya sendiri agar pada waktu menulis 3 hal tersebut bisa happy.


dan tak lupa diakhir acara aku menyempatkan meminta Ci Ria untuk menuliskan sebuah quote yang dapat memotivasiku plus tentunya foto bareng. hihihi..

 

--

dan benar saja, setelah seminggu melakukan rutin dan tiap hari, ada hal-hal baru yang ku temukan langsung aku tulis dan berasa ketika membaca ulang "wah ternyata hal seperti ini bisa bikin bahagia dan bersyukur", "wah iya udah lama ya gak makan sate ini, makanya setelah makan jadi seneng dan langsung tulis", "bener juga ya coba kalau ketinggalan jemputan, bisa-bisa harus mengeluarkan ongkos  sa banyak lagi berkali-kali lipat" dan seterusnyaa. Ada rasa yang kurang ketika belum menulis, padahal baru seminggu loh, gimana kalau rutin tiap hari, ya seperti Solat kali ya, ketika tidak dilakukan jadi resah -duh malu nulis ini, padahal masih bolong-bolong-

dan ternyata yang membuatku bahagia di awal tahun 2020 ini adalah aku bisa banyak makan macam-macam yang sebelumnya jarang aku makan, aku bisa mendapatkan kado atau hadiah karena apa yang telah aku lakukan, aku mendapatkan baju cantikku yang dibuat oleh anissafira studio (baju yang super cantik), dan masih banyak lagi yang ternyata bisa aku lakukan dan penuh rasa syukur, kalau dibaca ulang lagi, itu adalah hal-hal sederhana disekeliling. Dan memang beda rasanya ketika hanya diucapkan dalam doa setelah solat ataupun kapan saja dengan menulisnya, lebih banyak apresiasi, lebih banyak melihat, lebih banyak merasakan hingga dalam hati, lebih banyak memahami dan lebih banyak bersyukur.

[caption id="attachment_4052" align="aligncenter" width="990"] makes me happy[/caption]

Aku akan cerita lagi ketika udah beberapa minggu kemudian atau ketika jurnalnya sudah habis, karena ci Ria akan memberikan sebuah rewards kepada kami, ketika kami bisa konsisten menulis dijurnal ini hingga bulan juni, utk bulan Juli - Desember akan diberikan jurnal baru sebagai hadiah. hihihi..

okay, lets try ~

[caption id="attachment_4058" align="aligncenter" width="990"] with all participant, phot by iyutdewi[/caption]

thanks to cici Ria Nirwana, Mba Iyut Dewi dan seluruh peserta yang hadir membawa aura positif.
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
 2018 tepat 30 tahun yang lalu aku lahir di dunia ini dari Ibuku. ihihihi.. ternyata tak terasa ya, sudah 30 Tahun hidup di dunia, diberikan kesempatan untuk bermanfaat oleh Allah di dunia ini. tetapi ntahlah, apakah aku memanfaatkan kesempatan untuk bermanfaat ini sudah maksimal atau belum. mungkin belum, karena sampai saat ini (bahkan belum tau kapan), saya masih diberikan kehidupan oleh Allah agar bisa lebih bermanfaat.

Ntah kenapa, dari kemarin-kemarin, semakin mendekati usia 30 tahun ini, semakin banyak merenung dan berpikir. Rasanya berbeda sekali dengan waktu lalu, menginjak usia 17 tahun, 20 tahun atau 25 tahun. 30 tahun ini rasanya beda. Bahkan rasanya tidak ingin orang-orang tahu saya berulang tahun, karena malu. bukan malu karena udah 30tahun (tua), tetapi malu seperti tidak memiliki pencapaian atau belum bermanfaat.

jika diingat-ingat kembali, dulu tuh rasa menggebu-gebu untuk orang tahu saya ulang tahun dan juga agar semua orang mengucapkan selamat ulang tahun kepada saya. ya! caranya banyak, dengan setting notif di Facebook, posting foto ulang tahun se cepat mungkin di sosial media (facebook, twitter, path, instagram), membalas ucapan satu persatu dengan mention orangnya, bikin status di BBM dan lain sebagainyaa. Rasanya ingin seluruh dunia tahu bahwa saya ulang tahun dan harus mengucapkan itu.

di Usia 30 tahun ini, saya bahkan mengucapkan kepada suami saya "aku gak mau orang tau aku ulang tahun, aku gak upload foto-foto dulu ya"

suami saya mungkin heran, yang biasanya sang istri ingin di publish, justru tahun ini tidak.. banyak perenungan..

jika diingat-ingat lagi, usia 17 tahun, usia remaja yang ingin dianggap dewasa, semua inginnya tentang saya, merasa spesial, apalagi 17 tahu, sweet seventeen yang harus dirayakan, yang dimana udah merasa boleh bebas ini itu dan disaat usia-usia masa SMU yang pokoknya semua tentang dia. cita-cita saya apa ya waktu dulu tuh? oiyah ingin lulus dan kuliah -

usia 20 tahun, usia nanggung, remaja bukan, dewasa bukan, masih di bawah ketiak papa mama yang sekolah masih dibayarin semuanya tapi merasa hebat dengan menjadi intelek di bangku kuliah, merasa tahu segalanya.. pencapaiannya hanya ingin lulus dan benar-benar bebas dianggap dewasa seutuhnya.

usia 25 tahun, usia nanggung juga, bukan remaja, dewasa sedikit karena dianggap telah melewati fase lulus kuliah (dimana menurut saya sendiri, fase kuliah ini adalah fase penting, apalagi ketika kita bisa melewati tugas akhir dengan selesai. TUGAS Akhir itu bukan tentang substansi, tapi tentang diri kita sendiri. hihihi...), lulus kuliah dan merasa bisa mencari uang sendiri. merasa dewasa? tidak juga nyatanya. masih suka ngerepotin orang tua, masih suka halu dengan imajinasi-imajinasi hidup yang ingin macam-macam. Hidup Hedon karena sudah (sok-sok) mencari uang sendiri. bisa berbuat segalanya.

dan ternyataa, itu tak ada begitu berarti ketika, sudah mulai masuk 30 tahun. ntahlah, menurut ku usia 30 tahun ini, usia dimana seseorang beranjak menjadi seutuhnya menjadi pribadi yang dewasa dan mandiri serta bermanfaat banyak bagi siapapun itu. kadang kemarin berfikir :

"30tahun di dunia ini, apa sih pencapaian yang berarti yang pernah saya lakukan?"


"Usia 30 ini sudah berbuat apa saja sih?" 


"30 tahun mau gini-gini aja?"


"30 tahun ini tuh start nya orang gimana jalan hidup mereka kemudian, jangan sampai harus 40 tahun lalu merasa telat!"


berhari-hari pun berfikir,, dan bahkan sampai saat ini, aku tidak bisa menjawabnya, mau apa ya? mau jadi apa ya? iya ya kok gini-gini aja? iya ya.. kok orang-orang diusia 20an tahun udah menjadi apa-apa, tapi saya yang sudah 30tahun ini kok belum bisa ya. terlalu banyak melamun? bermain? tidak memanfaatkan waktu dengan baik? atau apa yaa? apakah masih menyusahkan orang tua? apa belum bisa membahagiakan suami dan keluarga? kemarin-kemarin kemana saja? terlalu imanijatif? terlalu dibuai dengan zona nyaman? terlalu apa. kemana aja sih, 30 tahun gini-gini aja..

"hidup bukan tentang diri sendiri, lihat lagi bagaimana dirimu sendiri : sudahkah kamu punya sesuatu untuk dibagi ? 


ini yang saya baca dari artikel hipwee tentang usia 30 tahun. kembali merenung dan berpikir. kok rasa-rasanya masih belum ada ya. semakin lama, semakin bingung.

---

semakin bingung aku menulis apa, semakin bingung aku memikir apa isi di tulisan ini. hehehehe.. *mohon maaf jika bingung bacanya, karena akupun bingung hehehehehe..   doaku untuk diriku sendiri saat ini beranjak 30 tahun..

semoga semakin bermanfaat bagi orang banyak disisa-sisa usia yang Allah berikan di dunia ini. 

Happy Birthday to ME ! HAPPY 30!

Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
hai hai.. mulai postingan ini aku mau mencoba sharing mengenai program hamilku. Program hamilku ini tidak terlalu berat (ya mungkin sih dibilang tidak terlalu berat, karena aku berfikir banyak orang yang lebih berat promilnya dan menantinya juga), jadi kalau akunya malas-malasan itu gak fair buat semuanya.

pertama-tama aku ingin cerita, bahwasanya aku ini terkena sebuah syndrome yang dimanaa syndrome ini juga menyerang banyak wanita, kalau kata dokterku dulu 3 dari 10 wanita terkena syndrome ini. Nama syndrome tersebut adalah sindrom ovarium polikistik atau Polycystic ovary syndrome (PCOS), dimana penderita syndrome tersebut memiliki telur yang sangat banyak tetapi tidak bisa dibuahi oleh sperma yang masuk dan terjadi ketidak seimbangan hormon dalam diri perempuan tersebut,  yang menyebabkan sulitnya membesar sel2 telur. Walaupun dibuahi dia tidak akan bisa berkembang atau kalaupun berkembang akan mengalami keguguran. Tapi apakah bisa hamil? tentu saja bisa, banyak sekali #pcosurvivor yang hamil, aku kasih tau ya yang bisa hamil (akhirnya) : Fitrop, mestyariotedjo, tya arestya dan beberapa temen ku, iya temen 1 lingkup kampus, main dll.

Pertama kali aku tau bahwa aku PCOS itu sewaktu malam tahun baru 2018, 31 Desember 2017, iya hari ke-2 aku haid, dan merasa "aku harus ke dokter apapun yang terjadi", akhirnya siang-siang telpon rumahsakit yang dekat dengan apartemen buncit, lalu yang buka itu adalah rumah sakit brawijaya kemang. Ketemu lah dengan dokter, cerita lah kami, bahwa sudah mau 2 tahun tapi belum ada pembuahan, bahkan berasa aja tidak, yang ada setiap bulan aku haid dan setiap hari pertama ini kalau gak muntah-muntah, lemes, perut terkikis rasanya (rasanya mau aku copot aja itu perut), ya macem-macem, dan inisuper duper menggangu sekali.

Aku rasakan ini sejak setelah kuliah, iya bener setelah kuliah. Waktu kuliah sih pernah beberapa kali aja, itu juga dipicu keracunan makanan dan sedang stres, sisanya ndak sama sekali, bahkan akupun bisa melakukan olahraga ataupun tanding pada hari pertama haid, tapi dulu dengan sombongnya berkata "gw ngerasa sakit kayak gitu waktu SMP, pas pertama kali haid, dan pada waktu mau ke Bandung karena haid dan belum makan nasi malah makan mie dan es jeruk asem, sampe pingsan sih, tapi setelah itu baik2 aja aman"- betapa cengosnya aku dulu ya. hihihi..

selama kuliah, iya hanya 2 kali aku merasakan seperti itu, pertama waktu masih kuliah di unpad, itu juga karena lagi gak enak badan, masuk RS, kedua itu keracunan makanan karena makan sembarangan, sisanya blasss baik-baik saja. Mulailah setelah selesai kuliah itu, setiap hari pertama haid, rasanya mau pecahin perut. Menyiksa sekali, muntah-muntah pun tak jarang, hingga aku harus minta jatah rehat setiap haid hari pertama. kira-kira kurang lebih 6-7 tahun mengalami seperti ini dan dimana ini tidak terjadi setiap bulan, tetapi siklus ku gak tentu, pernah per3 bulan, 2 bulan, 39 hari, 35 hari, macam-macam. sejak itupun aku tau tak beres rasanya.. dan ternyata benar.

seebelum diperiksa dokter, ditanya-tanya dulu keluhannya gimana, sudah berapa lama nikah, frekuensi berhubungan seperti apa.. setelah itu diperiksa USG transvaginal. sewaktu masuk dan periksa, dicek rahimnya dulu -- sidokter bilang "baik saja, aman, bagus, bersih" - padahal aku sempet mikir kayaknya rahimku bermasalah deh atau gimana gtu,, si dokter ini lamaa sekali dia muter-muter, feelingku sih mungkin nyari ada benjolan atau apa gtu nyangkut, ternyata enggak. trus dia mengarahkan kenan dan kekiri, nah pas kekanan dan kekiri itulah dia akhirnya tau bahwaasanya yg tidak beres itu apaa. hihihi.. sudah selesai periksa.

lalu ditanya2

"ada turunan diabetes gak?" "punya riwayat diabetes?", "coba saya cek bulu2nya dulu"

macem-macem yang ditanya.. lalu akhirnya dia bilang "Jadi ibu ini kena PCOS" (iya dia bilangnya PCOS, bukan PCO, tp ntah lah bingung, karena ada yg bilang PCO itu pola hidup mudah untuk dibenahi, karena kelelahan stres perubahan rutinisas dan lbh cepat dibenahi, PCOS itu syndrom yg mungkin turunan - keluarga ku ada yg diabetes dan turunan Papa ku mengidap ini- hamilnya harus ekstra berjuang banget), "jadi ibu bisa hamil, hanya saja lbh ekstra usaha daripada ibu-ibu lainnya. jangan takut, Insya Allah bisa hamil, tetapi treatmentnya tidak seperti ibu2 yang normal, harus dibenahi dikit hormonnya.." singkat cerita akhirnya aku dikasih obat, diminta datang lagi 3 bulan kemudian, suami diminta periksa sperma dan aku diminta USG 3 bulan lagi, kalau masih kurang juga ada alternatif insem..

si dokter bernama dr. M.Haekal, SpOG. menjelaskan dengan jelas, enak menyampaikannya, tenang, dan bener2 buat tenang. dia selalu bilang "ibu bisa hamil, tapi harus extra disiplin benahi hormon, calon istri saya juga gini kok, tp toh saya ttp mau nikah kan sama dia"

saran dia waktu itu = minum obatnya ya untuk membantu, makan omega3 banyak ada di salmon dan ikan kembung, olahraga terpenting, ibu diet ya (bukan diet kurus - tp diet benerin masa ototnya saja)"

nah sama dia ini gak ada larangan makan macem2, mamak mertuaku bilang "gak boleh makan apa dok? junkfood gtu kan dok"?

aku tambahin lagi "emang gak boleh makan daging ya?"

dokter bilang "Ibu silahkan makan apa sajaa, gak ada larangan makan apa saja, yang penting Ibu dan bapak HAPPY. mau makan KFC, PIZZA silahkan, asala dikurangi, lebih mending makan SALOM dan ikan KEMBUNG, sayur dan buah. yah gada larangan, ini bukan kenapa2, tp inget olahraga"

mamak mertua "tuh kan gak bole makan junkfood"

dokter "boleh kok. kurangi saja"

-wkwkwkwkwk..

bulan awal-awal aku masih rajin minum obat, olahraga kecil-kecilan, berasa pas haid bulan depan udah lancar, gak sakit.. lalu tiba-tiba kerjaan datang dan karena aku CPNS, harus ini itu, ngerjain ini itu, survei lama banget, belum lagi ada puasa yang membuat aku jadi malas untk olahraga (bukan salah puasanya, salah akunya aja), dan PRAJABATAN. buyar semua rencana promil aku, yasudah lah bablas sampai akhir tahun ini, gagal promil dan gak disiplin. padahal setelah prajabatan itu, meniatkan promil lagi. tapi gagal lagi karena harus survei lagi, huaaa. gagal deh kali ini promil pertama.

dan memang, usahaku di promil ini gak terlalu keliatan sekali, tapi mencoba untuk num obat, makan dibenerin, olahraga, dll. cuma merasa kurang usaha aja. blm seperti ibu-ibu promil lainnya. yasudah terima nasib, thaun 2018 kemarin belum dikasih rezeki Anak..

 
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Aku tidak pernah jatuh cinta kepadamu, tetapi aku benar-benar mencintaimu.  Jatuh adalah sebuah ketidak sengajaa, tetapi aku secara sadar mencintaimu.

--

Bertemu denganmu merupakan hal terindah dalam hidupku. Bertemu denganmu membuat ku memiliki rasa yang tidak ternilai.

Iya, pertama kali ku melihatmu, matamu yang indah, senyum manismu, aroma tubuhmu dan ketika engkau mengeluarkan suara menyebut namamu serta menjulurkan tangan padaku. Seketika itu juga aku menikmati semua yang ada didirimu. Aku berharap waktu berhenti, Iya berhenti untuk memberikan waktu kepada ku menikmati ini semua pada pertama kita berjumpa.

Aku suka denganmu. tetapi Aku belum cinta denganmu.

Aku tau, aku akan cinta denganmu esok atau lusa.

 

 
Share
Tweet
Pin
Share
2 Comments

Selamat pagi, Hai Bandungku. Sudah lama tak jumpa. Aku Rindu. Terlalu banyak kenangan di sini. Disetiap sudut kota ini mempunyai cerita. 

Tidak, ternyata akulah yang membuatnya memiliki cerita..








Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
2017,, 29 tahun aku sudah tinggal di Dunia ini.

dibilang baru juga tidak, karena sudah 29 tahun lamanya, dibilang lama juga tidak, karena masih 29 tahun. ulang tahun bukan bertambahnya umur tetapi berkurangnya umur untuk tinggal dan beribadah di Dunia yang diberikan oleh Allah SWT. kalau dihitung-hitung dengan patokan umur Baginda Rasul, kira-kira masih sisa 40 tahunan lagi ya. sukur-sukur bisa lebih ataupun kurang, ntah lah hanya Allah SWT yang tahu. Sebagai manusia kita hanya bisa beribadah, berusaha berbuat baik selama sisa-sisa hidup di Dunia ini. dan aku maucerita ttg tgl November ini. ttg syukuran hari lahirku ini yang dimana aku memaksa ke pak suami. hehehehe..

tahun ini sedikit berbeda dan bisa sama juga dengan tahun sebelumnya, karena ini tahun ke-dua aku bersyukur usia bertambah (berkurang) bersama dengan suami, bedanya adalah aku memintaaaa untuk dikasih kejutan. hahahaha.  kenapa mintaaa? karena kejutannya aku yang request dan atur. karena pak suami ini romantisnya beda dengan aku. maksdnya beda itu, bukan berarti doi gak romantis yaa, tapi aku sebagai wanita ingin diunyuk2in sekali. wkwkwkwkwk... jadi apa yang diatur? gini...

1.kue ulang tahun sudah aku minta.

sehari sebelum tanggal ulangtahun bilang gini "yang pokoknya aku mau yaa niup lilin, eh tapi dari kemarin ntah kenapa denger dari ceramah kita sebagai muslim gak usah ikut-ikutan, tapi kan aku mau yaaaa sederhana. bukan hore-hore gitu loh antara kita aja"

pak suami : "tuh kan udha tau gak boleh, gak denger kata ustad apa?"

aku : "wkwkwkwk.. gpp yah sesekali, tahun depan gausah deh"

trus sehari sebelumnya mampir ke harvest (pak suami menuruti permintaan istrinya", milih sendiri, beli sendiri, nulis tulisannya juga sendiri. wkwkwkwkwkwkwkwk... *jadi certianya pak suami balas dendam, karena waktu dia mau ulang tahun, aku meminta dia untuk memilih sendiri kue nya. bahkan kadonya. wkwkwkwkw. sedangkan dia itu tipe yang kado kue itu harus rahasia, sedangkan aku tidak, karena kado kalau bisa apa yang disuka gitu =))) . dan tiup lilinnya subuh-subuh, karena malam harinya semua juga pada capek habis pada berkegiatan dilaur. wkwkwkwk.. begini lah penampakan kuenya..


2.minta dirayain di Bandung

jadi ini maksudnya sekalian kan kita memang ke Bandung, tapi sepanjang jalan dan di Bandung pun, aku minta gini

Hari H,  malam perjalanan ke Bandung

aku : "aku mau candle light dinner ya, dimana kek, banyak kaann tempat makan, trus pake kue gitu ya kecil aja, nanti tiup lilin lagi sendiri kita berdua

pak suami : "asdbuatwefadagywudbawudiauweh.. wageyatwefawyefawyegawu" - ya begitu lah responnya, semoga pada paham

sehari setelah hari H, sore menjelang magrib

aku : "pokoknya aku mau yaa hari ini kita makan malem kek candle light dinner"

pak suami : "ashduyaseygawuyeawuh..awdhauwygdawtgwayueu" - ini sekalian ngomel sampe adu mulut segala lagi di jalan. hahahahahaha..

intinya adalah pak suami itu romantisnya beda, dia gak bgtu suka kali ya yang begitu2an.. trus aku berucap

aku " sesekali aja sih, kan jarang-jaran"

pak suami : "iya-iyaaaaa..." -terpaksa

sampai di tempat makan, sudah pesan makan (akhirnya kita makan di Ambrogio Patisserie, resto baru yang harganya std bandung, utk orang jakarta sih keknya murah, porsinya ok, rasaya maknyus, tempatnya lucu)

bahkan sampai mesen makan pun aku maksa. yaampun kek istri tak berbakti dan durhaka, sampe pak suami sedih sendiri karena merasa tak romantis, tak sesuai harapan, wkwkwkwkw.. padahal maksdnya bukan kek gitu,, justru karena pak suami aku yakini tak akan membuat hal seperti ini, makanya request boleh kan sesekali. hahahahahaahah.. tapi hasilnya pun kami tersenyum bahagiaa kok. maaf ya sesekali tak apaa. hihihi..

 

3.Minta kado

jadi tahun ini aku meminta kado. kadonya juga request sendiri "KAMERA ANALOG" karena dulu kan emang main analog, kamera yg dulu sedih banyak yg ilang, sekarang ingin lagi. tapi tak langsung dikasih, karena kami patungan. niatnya mau beli kado untuk diri sendiri, pak suami tak setuju dikit kalau aku beli analog, tapi lama2 keknya patungan deh. hahahahahaha.. tapi bukan bulan ini, nanti ceritanya "late bday gift" saja. hehehehe..

 




ini foto-foto makan malam "candle light dinner" ala-ala yang diminta. tapi aku bahagiaa. makasih pak suami yang telah menuruti permintaan istrinyaa yang banyak maunyaa..

syukuran yang sangat sederhana tetapi aku bahagia sekali.


 




untuk #1minggu1cerita


 

Share
Tweet
Pin
Share
1 Comments

2012..

Senin itu aku naik KRL dan tepat di depanku seorang pria berbadan tegap, tinggi kira2 173cm, berjenggot, menggunakan jam swiss army, berbaju rapih, dan sangat wangi. Lalu dia tersenyum padaku. Ntah mengapa akupun jadi salah tingkah dibuatnya. Aku pun naik dari stasiun kebayoran dan ternyata kami sama-sama turun di stasiun tanah abang lalu berpisah.

Esok hari aku pun kembali naik KRL, aku tak terpikir akan ketemu orang yang sama seperti kemarin. Seperti kemarin, Aku pun naik di st.kebayoran dengan gerbong tengah yang acak (random).. dan ketika aku memasuki gerbong aku kembali berhadapan dengan pria yang kemarin dan dia kembali tersenyum. dan lagi-lagi aku salah tingkat ditambah bingung. aku menunduk dan tersipu malu, ntah apa warna pipi ku ini, apakah semerah jambu, atau semerah delima.. akupun berfikir  “ada kah hal yang bisa kebetulan untuk beberapa kali dan berulang. Ah tapi baru dua kali dan sangat wajar Pengguna KRL jam segini kan orang nya yaaa hanya itu2 saja. jadi wajar banget aku ketemu lagi dengan dia”

Hari ketiga keempat kelima kejadian ini selalu sama. seorang pria asing tersebut selalu membuat tersenyum hingga salah tingkah, hanya bertatap muka, melempar senyum, membuat pipiku merona merah dan tentunya membuatku bersemangat pagi hari. sejak kejadian di hari ketiga, membuatku semangat untuk bangun lebih awal dan berias diri agar terlihat manis di depannya. ntah kenapa aku melakukan ini, hal yang sangat jarang aku lakukan. hampir memakan waktu 30 menit hanya untuk memilih baju, 30 menit untuk berias manis, tidak menor dan tetap menarik perhatian.

waktu pun sudah berjalan 28 hari dan selalu kebetulan yang sama selama 28 hari. tapi mengapa dia tak ada keberanian untuk menyapaku terlebih dahulu. apa harus aku yang menyapanya? ohhhh no. tentu tidak. itu tidak boleh terjadi. walaupun aku sekarang hidup di zaman milenia dimana perempuan mempunyai hak yang (hampir) sama denga pria, menurutku untuk maju dan kenal duluan tidak ada dikamus hidupku ini, terlebih lagi ini orang asing, tidak tau darimana. Ah tapi aku pernah berkenalan duluan dengan pria, tetapi itu dalam lingkungan sekolah, bukan dengan orang asing atau orang yang ingin dijadikan teman spesial.

tetapi aku gemas sendiri, kenapa dia melakukan hal ini terhadapku. hufftt.

..

Hari ke 29 aku tak bertemu dengannya di gerbong ini. Aku gelisah. Aku cemas. Aku tak bersemangat. Aku sedih tidak ada sapaan senyum pagi lagi yang membuat semangatku akhir-akhir ini selalu tinggi. Aku berpikir, mungkin besok bisa ketemu dengannya dan pertemuan kebetulan yang ke 30.

Esok nya ternyata sama saja, akupun tak bertemu dengannya.. apa aku salah gerbong? apa dia tak mau menemuiku lagi dengan berpindah gerbong.. sepanjang perjalanan aku pun berpikir kemungkinan yang terjadi..

hari ke 31 pun seperti ini kembali.. Aku berpikir keras bagaimana menemukannya jika dia di gerbong yang berbeda. ah iya, setibanya di Tanah Abang, aku harus segera turun dan menunggu seluruh penumpang turun untuk melihat penumpang dari seluruh gerbong. 30 menit aku menunggu dan mencari-cari, tetapi hasilnya nihil. semangatku seperti hilang bersamaan dengan dirinya yang tiba-tiba menghilang.

dan aktivitas ini selalu ku lakukan setiap hari ketika aku menggunakan krl.. setiap hari, dan aku berharap dan selalu berharap segala kemungkinan yang terjadi bahwa aku akan bertemu dengannyaa.

aku pun kesal terhadap diriku sendiri, kenapa aku tak pernah memulai duluan hanya sekedar "Hai, Halo, Kerja dimana..."

..

2016.

Rabu pagi, ntah kenapa aku memilih naik krl dibandingkan diantar. sekiranya sudah 1 tahun aku tidak pernah naik KRL lagi. Pagi-pagi jam 07.00 aku sudah stanby di st.kebayoran. aku memilih naik Gerbong ditengah dan aku tak memilih ingin naik di gerbong nomor berapa. kereta datang dan pintu gerbong dibuka, aku pun dengan santainya memasuki Gerbong. Merapihkan baju, menggantungkan tangan dipegangan tangan, dan firasat apa yang membawaku ini untuk menengok ke arah depan serong kanan, persis di serong depan ku. jarak kami sangat dekat.

aku melihatnyaa. setelah 4 tahun lalu. pria asing yang membuat 28 hariku bahagia dan bersemangat, yang membuatku harus meluangkan waktu 1 jam lebih dini untuk bangun dan lebih lama di cermin, yang membuatku harus menunggu hingga 30 menit setelah kereta tiba di St. Tanah Abang, berulang selama 3 tahun.

Aku tersenyum lebar, ingin rasanya menyapaa tapi ku tahan. aku sedang menikmati senyumnya dan wanginya yang sama dengan wangi 4 tahun lalu.

dia tersenyumm lama kepadaku dan ada suara keluar dari mulutnya "HAI".

aku semakin salah tingkah dan membalas senyumannya sembari membalas mengucapkan sapaan paginya “hai” juga.

yaaa hanya Hai saja. 3 huruf, 1 kata "HAI"

kami berdua diam.. dan beberapa saat kemudian aku mendengar suara dari dirinya..

“sudah lama ya kita tidak bertemu sejak 4 tahun yang lalu. Kamu tidak berubah sejak waktu pertama saya lihat, ya tepat 4 tahun lalu di gerbong yang sama”.

Aku membalas obrolannya "oiyaah..." dan sambil tersenyum kepadanya.

dan kami sama-sama melihat kearah tangan yang menggenggam pegangan kereta, masing-masing mata tertuju kepada jari manis tangan kanan kami yang sama-sama telah terpasang cincin.. dan tersenyum..

kehingan pun kembali menyapa kami kembali..
---

cerita ini hanya fiksi belaka.



Share
Tweet
Pin
Share
6 Comments
“Fajar yang berkilau.. Datang membuka hari.. Sinarmu memberi harapan yang bersahaja.”
.
Aku memutar lagu Lukisan Pagi Tohpati feat. Shakila dari iPod. Dan Aku memejamkan mata.
Pagi ini aku sudah standby di pantai. Sudah dari jam lima subuh tadi aku terbangun dan menyusuri pantai.sengaja aku bangun sepagi ini utk bertemu fajar

Hari ini,aku bersiap menjemput fajar dan memulai hariku dengan sempurna.aku merasa alam seakan-akan juga menanti ku menyambut fajar. Kejenuhan kebisingan pekerjaan dan beban di kota seakan tidak pernah ada. Damainya hidup ini.
.
“Tuhan terimakasih telah menciptakan fajar”
.
?"Sejauh batas pandangan mata
Sedalam hati mencari kedamaian"
.
Lagu di ipod ku pun berhenti. Saat aku lagi asyik menikmati kedamaian, tiba-tiba muncul sosok pria asing di sebelahku

Pria asing: “Suka dengan matahari pagi ya? Aku melihatmu seperti sedang berkhayal menikmati pagi ini dengan memejamkan mata”

Aku: “Iya, aku suka sekali. Sinar fajar membuat bumi seakan sempurna. Sinarnya seperti membentuk lukisan. Romantis. Warna sinar Merah berubah menjadi biru terang seakan damai selalu ada di bumi ini. Bau tanah pagi bercampur dengan embun, dan air pohon berjatuhan. Sejuk sekali walaupun ini di pantai bukan di gunung. Coba itu kamu liat, sinar fajar membentuk kaki langit seakan kokoh kuat. Kalau diibaratkan manusia, aku berpikir fajar itu sosok yang tegap, berani, jujur, gentle, tegas, tapi tetap bersahaja lembut dan romantis. Hahahaha.. Ohiya, kamu juga suka fajar? Pagi-pagi buta kok ke sini juga?”

Pria asing: “Aku iseng aja ke sini. Kalau aku lebih suka senja. Menurutku sinar lembayung senja romantis. Warna merah jingga senja yang kuat menjadi lembut dan tenggelam oleh datangnya bulan. Saat-saat itu lah ketika lembayung dan senja menurutku adalah penyempurnaan dan penutup hari itu. Aku ingin menutup hariku dengan sempurna dengan senja. Ketika lembayung hilang maka aku berpikir hari esok selalu bisa lebih baik. Dan aku akan menyiapkan esok dari yang sempurna mulai saat lembayung tenggelam berganti malam”

Hening.

Pria asing: “Ohiya, perkenalkan, namaku Fajar. Fajar Rawikara”

Aku: “Aku senyum, perkenalkan, namaku Senja. Talula Sinar Lembayung

 

--

Share
Tweet
Pin
Share
2 Comments
Beberapa hari yang lalu, ada berita bahwa "meninggalnya seorang aktivis/penggiat/ selebritis media sosial yang dimana beliau juga merupakan CEO", banyak sekali pendapat dan rumor gosip mengenai meninggalnya orang tersebut, terutama gosip dan cuap-cuap netizin (warganet), ada yang menyebutkan overdosis ada pula yang bilang bunuh diri karena sianida. Astagfirullah waktu mendengar berita itu, jadi wajar ketika keluarga geram dan kesal sekali sewaktu mendengar gosip yang di dengar dari warganet yang tidak bertanggung jawab, Sampai harus klarifikasi (padahal mereka sendiri tidak merasa selebritis, merasa warga biasa yang tidak senang berita ttg wafat keluarganya sampai diberitakan di media. ditambah lagi berita-berita miring), lalu juga harus mengusir wartawan. hal ini gara-gara apa pemicunya? tidak lain dan tidak bukan adalah warganet/ netizen. yes saya dengan tegas bilang seperti itu. kalau mau ditelisik sedikit kebelakang, sejak dua bulanan yang lalu, akun media sosial alm. terus-terusan dihujani komen kebencian dari netizen.  Saya pun penasaran dan pernah tengok ke laman fotonya dan dapat dilihat bahwa isinyaaaaa adalah hatterssssss, komen penuh kebencian. saya pun berpikir pada saat itu "kasian yaa oka, orang biasa (bukan artis, selebritis), dibully sama orang2 anak remaja yang tidak tau siapa dan tidak tau apa masalahnya. kuat juga oka".

Setelah telisik telisik, netizen begitu pun ternyata gegara ada seorang selebgram yang taklain dan takbukan mantannya alm,  dimana perempuan tersebut juga pernah menjadi artis dibawah naungan managementnya alm., yang followersnya jutaan dan fans fanatiknya yang ababil plus super banyak banget. Jadi ketika si artis ini curhat masalah dia ttg si alm., dan tentang management di media sosialnya.. Rekasi followers/fans fanatiknya bikin geram banget., Yaaa itu dia seperti yang saya tulis diatas "tiba-tiba akun sosial medianya alm. diserrbu komen kebencian. disetiap foto. bahkan alm. pada saat itu menghapus akun sosial medianya" - Apakah alm. pantas mendapatkannya seperti itu dari orang luar? tidak! jelas tidak, karena orang luar, followers tidak tau akar persoalan dan tiba-tiba ikut-ikutan.. dengan istilah mahabenar netizen dengan segala komentarnya. Padahal ini urusan "rumah tanggga orang" dan dengan ini, tau kan hasilnya kan sekarang? yes. ysb meninggal. kalau kata keluarganya "collapse by design". tekanan depresi membuat alm. pada saat itu sangat tidak memiliki semangat hidup. Lalu mereka yang dulu bully kemanaa ya? atau tidak merasakan bersalah akan hal tersebut?

 

Kasus kedua masih pada ingat kan sonya depari? pemudi yang waktu itu baru selesai/tamat dari Sekolah menengah atas di kota Medan yang gara-gara mahabenar komentar netizen membuat bapaknya meninggal dunia! yes! Memang anak tersebut berbuat salah karena membawa nama-nama pejabat kepolisian dalam kasusnya yang tidak baik dalam berkendara dan merayakan kelulusannya. Lantasss.. Apakah orang luar berhak untuk membully yang bersangkutan? bullyannya se-Indonesia lho karena hal yang sepele dan tidak harus mendapatkan cyberbullyin sebegitu besarnya. dampaknya apa? berita itu tersebar dengan cepat dalam hitungan jam, naik ke berita nasional dan terdengar oleh sang Bapaknya tercinta, bapaknya kena serangan jantung. dan tau kan hasilnya? meninggal dunia.. dan masih ada aja warganet yang bilang "bapaknya meninggal karena anak durhaka yang mencemarkan nama keluarga". haii NETIZEN YANG MAHA BENAR. apakah anda semua tidak sadar kalau itu adalah buah dari serangan cibiran netizen  bertubi-tubi kepada yang bersangkutan. Lalu waktu bapaknya meninggal dunia, para netizen pun segera berbelasungkawa.. saya pun berpikir, cepat sekali ya orang telah berbuat dua hal yang berbeda dalam sekejap dan hal ini ntah mereka melakukan sadar atau tidak. lalu setelah itu melakukan tobat kepada Allah atau yaa langsung aja seperti merasa tidak bersalah, yang awalnya membully habis-habisan, trus minta maaf dan berbela sungkawa. tapi menurutku ini lebih baik sih dibandingkan masih ada yang nyinyir "bapaknya meninggal karena kelakuan anaknya" - argh emosi banget.

 

Kita keluar indonesia, ada juga yang meninggal bunuh diri karena lagi-lagi komentar netizen yang maha benar. seperti Amanda Todd, pemudia 15 tahun yang memilih untuk bunuh diri karena bullyan dari netizen dan bahkan masuk 9gag (bayangkan kan 9gag bisa diakses seluruh dunia), dan berapa juta manusia pengguna internet yang bisa mengaksesnya dan membullynya. lagi-lagi netizen. hal ini disebabkan karena waktu itu ybs masih kecil dan ditipu oleh pria dewasa untuk menunjukkan buah dadanya, dikirimkan oleh ybs ke pria tersebut. dan jahatnya pria tersebut lah menyebarkan kekhalayak ramai. hingga masuk 9gag. lalu ybs pun di bully, bukan hanya di internet saja, tetapi dilingkungan sekolah yang seharusnya lingkungan berpendidikan tidak boleh melakukan bullying (orang dilingkungan berpendidikan tidak melakukan bullying), bahkan lingkungan yang tidak dikenal. karena apa? karena wajahnya sudah tersebar keseluruh dunia. berat ya untuk umuran 1 smp (kira-kira 12 atau 13 tahun), ybs hanya bertahan beberapa tahun untuk menghadapi ini, dan akhirnya tidak sanggup bertahan memilih bunuh diri. lalu lagi-lagi netizen yang kemarin melakukan komentar dengan merasa benar, sekarang seperti berduka karena ybs bunuh diri. huffttt.

ini videonya amanda todd tentang kisahnya 

 

di Indonesia ada juga artis yang memiliki hatters dan fans fanatik yang banyaaakkk banget, bahkan katanya salah satu folowers terbanyak seduniaa instagram, yaitu ayu ting-ting. kalau kita lihat akun instagramnya, yaampun akan bedecak keheranan isinya komentar kebencian semuaa. benar-benar kebencian. hebat ayu ting-ting bisa tahan dengan hujatan mahabenar netizen dengan komentarnya. luar biasa hebat. setiap detik dalam waktu 24jam sehari kayaknya komentar diinstagramnya terus-terusan bertambah dan ybs pun tetap tenang menjalani hidupnya. (ee tapi klarifikasi ya, saya bukan penggemar ayu ting-ting lho. wkwkwkwkwk.. bahkan tidak sukaaa sebenernya, tapi Insya Allah tidak mau ikutan membully, bukan hak saya, dan dengan membully pun tidak menjadikan hidup saya lebih baik bahkan bisa lebih buruk). Lalu adalagi artis yang hidupnya penuh dengan nyinyiran orang lain, tapi nyinyiran tersebut dijadikan bahan buat dia mendapatkan pundi-pundi yakni syahrini. hahahaha.. kalau ini emang lucu banget, dari gayaya, omongannya, foto-fotonya penuh nyinyiran, tapi hidupnya bahagia toh, tetapi bisa terbang dengan pesawat pribadi, beli tas ratusan juta dan disaat mereka berkreasi, si para hatters sibuk aja komen-komen tidak jelas..

ini contohnyaa nih.. bukan hanya 2 artisini yaa, kayaknya di Indonesia semua artis punya hatters yang sangat peduli jadi setiap gerak gerik artis tsb di pantau dan dikomeeeennnnn dan itulah kerjaan hatters (mau jadi apaaaaaaaaaaaaa mereka kalau cuman komen doang *trus gw juga malah komenin si komentator artis =)))) )

[caption id="attachment_2743" align="aligncenter" width="665"] bully ayu ting-ting[/caption]

[caption id="attachment_2744" align="aligncenter" width="673"] instgram syahrini[/caption]
sumber : google.  

tapi tidak semua orang bisa seperti ayu ting-ting dan syahrini, apalagi masyarakat biasa yang bukan artis. Menurut saya ketika menjadi orang terkenal, mental untuk menyiapkan perasaan akan "komentar kebaikan, negatif, disukai dan dibenci" jauh lebih siap dan udah tau diawal, dan bahkan dengan jumlah yang lebih banyaaaakkk karena sudah dikenal luas se Indonesiaan atau se duniaan. dan enaknya lagi karena banyak pekerjaan jadi bullyian jadi angin lalu, kalau kata syahrini "dihempaskan sajaa" hehehehehe...

Berbeda dengan masyarakat biasa, yang hanya tau hidupnya baik-baik saja, kenal dengan orang yang sedikit, belum tentu kerjaan banyak dan setiap jam menghasilkan uang banyak juga, ada perkerjaan banyak untuk mengalihkan hal-hal tidak baik, tiba-tiba 1 penduduk negara atau penduduk seduniaan membully, padahal tidak kenal sama yang membully. Saya yakin tidak siap! ntah belahan bumi mana bisa bully orang dimana kan, yang dimana mereka juga sehari-hari tidak bersama. Lalu kalau sudah celaka orang yag dibully itu, yang bully cuma ikutan nulis bela sungkawa, terus yaudah selesai. hufftt. kejam rek dunia internet. Bahkan tagar tentang menentang anti bullyin tiba-tiba ramee menghiasi jagat media sosial, dibahas di talkshow (tapi hanya sementara), besok-besok ada lagi dan selalu berulang (lingkaran setan)

--

saya pun pernah menjadi korban bully di internet. bully karena hal tidak penting dan ini ulah dari "adminnya fans base coldplay yang lepas tangan"

Saya dikirim via wa foto proposal promotor ke bank untuk konser coldplay, dalam pikiran saya ketika sudah sampai di wa group berarti sudah tersebat luas. lalu saya dan orang-orang lain unggah di twitter (pada masa itu twitter lebih hits dibandingkan media sosial lainnya), dan sangat teledornya salah satu admin twitter fanbase coldplay indonesia langsung me RT hal tersebut dan sialnya yang di RT akun saya (padahal banyak yang posting selain saya), tanpa konfirmasi sama sekali. di twit saya pun hanya bilang "siap-siap yang fans coldplay. semoga beneran ada" (tanpa mention akun fanbase, tanpa pake hashtag, tanpa pakai apaun yang merujuk ke fanbase). dalam beberapa jam hp saya berisik dan twitter saya ramai, ada yang sekedar RT ada yang komentar jelek. and tau apa? admin coldplay lepas tangan dan  menuduh saya menyebarkan gosip yang tidak benar, dan bilang "admin tidak bertanggung jawab", "admin dari awal curiga ini bohong", "admin juga kesel liatnya" . hahahaha lucu sih pertama saya sial jugaa kena RT, dan adminnya keliatan masih bocah banget lepas tanggung jawab dan demi tidak di bully jadinya lepas tangan deh. tapi hanya bertahan seharian doang sih, besok udah selesai. dan saat tahun itu, akses internet memang belum seperti sekarang - disaat instagram hanya ada di apple dan path juga masih dikit yang pake, hanya twitter dan facebook mulai ditinggalkan. hahahahaha..

ini salah satu link beritnya yang coldplay. sampe masuk berita online. hahahahaha...

Kebabasan berekspresi di dunia internet dan bisa menggunakan wajah palsu dengan "fake account" menyebabkan orang-orang terlalu bebas berekspresi dan akhirnya kebablasan hingga menyebabkan orang lain merugi. sungguh merugi orang-orang seperti ini.

lalu bagaimanakah kita harus berperilaku di Internet agar tidak kebabalsan?

sepertinya simple ya. jangan menjadikan kehidupan dunia maya itu menjadi kehidupan dunia nyata.. batasi penggunaan media sosial. gunakan media sosial atau internet untuk hal-hal yang bermanfaat (menyebar kebaikan, nonton kajian ceramah juga misalnya, sharing pengalaman hidup, cari inspirasi).  Jangan menyebarkan hal-hal yang memiliki efek atau pengaruh negatif  ke orang lain atau biar dianggap keren padahal tidak baik sama sekali. berkomentarlah secara wajar, beretika lah di dunia sosial itu selayaknya beretika di dunia nyata, misalnya jika tidak kenal tidak usahlah kita ikut2an berkomentar negatif  dan menebar kebencian. mendingan komentar positif di media sosial yang juga mengunggah konten positif.. jika tidak tau dudukakar persoalan juga jangan menambah beban orang lain dengan komentar (padahal ini biasanya dilakukan anak-anak labil juga - ini sekepoan saya di dunia media sosial lho. hehehehe). Orang tua pun sepertinya harus update teknologi agar bisa menjaga anak-anak untuk dapat  menggunakan internet dengan baik. Karena ternyata dari ketiga kasus yang saya kasih contoh, pelaku penebar komen kebencian adalah ababil alias anak baru gede yang masih labil. belum tau yang benar, salah, baik, buruk, manfaat atau tidak.

Lebih baik memberikan inspirasi kepada orang-orang sekeliling, melihat yang bermanfaat, mencari ilmu, bukan mencari dan menebar kebencian. kalaupun kesal, atau komentar, mendingan komentar saja sama teman-teman di dunia nyata dan di group buat jadi lucu-lucuan (saya bahkan kadang melakukan hal ini. hahahaha),dibandingkan menghujat orang tersebut yang tidak kita kenal kann. kalau bisa lebih baik ya gausah komen dimana-mana (lagi berusaha untuk seperti ini)

-

Oiyah jika ada yang bertanya : bagaimana dengan dedek afi yang sedang dibully habis-habisan? menurut saya lho ini yaaa. dia menjadikan dan menyetting dirinya sendiri untuk dibully. duh gimana yaaa istilahnyaa, dia yang membuat dirinya untuk dibully karena (misalnya), dia melakukan plagiat, terus diaku punya nya, tanpa pake daftar pustaka, trus terkenal karena hal tersebut, ketauan lalu malah nangis dan mintaa maaf tapi besok diulang lagi. dan keterusan, ketagihan. haahahaha. ini sih lawak. kalau dibully karena dirinya sendiri yang membuat ya berarti itu sudah tanggung jawab dia sendiri dan dia paham akan hal itu (tidak sama seperti kasus yang diatas). Keasikan udah masuk koran nasional, tv nasional, ketemu presiden, lalu ketika dikasih saran yang baik malah bilang orang yang kasih saran itu "egois, tidak ngerti perasaan". wkwkwkwkwk.. ini lucu banget. lebih baik dikenal karna karya sendiri bukan mencuri karya orang lain.. jadi nocomment deh kalau si afi ini.

-

Saya jadi takut apakah saya termasuk membully orang-orang dengan menulis hal ini. dan jadi takut sendiri. *semoga tidak. kalau iya tolong diingatkan.

 

tulisan ini untuk

Share
Tweet
Pin
Share
3 Comments
ketika ada tema usaha terbaik, saya sebenernya semangat di awal minggu. ceritanya saya sendiri mau mencoba bercerita tentang banyak hal, mulai dari pekerjaan saat ini hingga calon usaha yang akan saya lakukan, duh sok-sok an banget pokoknya. Tetapi setelah selang sehari-dua mikir lagi, lho kok aneh ya, atau tiba-tiba tidak semangat membahas itu semuanyaa.

ketika tadi diperjalanan menuju kantor kementerian untuk mengambil data, tiba-tiba semangat lagi untuk mencoba menulis tema usaha terbaik ini, tentang usaha terbaikku. hihihi.. saya akan sedikit bercerita usaha terbaik versi saya.

menjadi seorang istri ternyata bukan hal yang mudah, menurut saya sendiri lho ya. Dulu sebelum menikah, banyak sekali wacana, rencana, impian, dan tentunya khayalan "jika suatu saat nanti aku menjadi istri orang.. aku pasti akan ..................................."

titik-titik itu menggambarkan istri yang ideal. hahahahaha.. misalnya mulai dari bangun pagi, nyiapin sarapan, cuci baju, nyetrika, kerja bantu suami, sabar dll dll dll, pokoknya yang indah-indah deh . dan dulu itu panutan Istri Soleha adalah Khadijah binti Khuwailid alias Nabi Muhammad SAW yang sangat dicintai oleh Beliau dan dicemburui oleh istri Beliau yang lain.

ternyata setelah 1 tahun menjalaninyaaa.. hal itu tidaklahh mudah, yah tidak mudah sama sekali, padahal tugasnya baru menjadi seorang istri doang (blm jadi ibu). Jadi kebayang gimana menjadi seorang istri dan seorang ibu sekaligus.. kebayang juga jadinyaa yaa ngurus suami plus ngurus anak(-anak), (kalau ngurus kerjaan diluar itu, itu pilihan, baik wanita berkarir di kantor atau ber karis di luar, semua sama menurutku).

pengalamanku setahun belakangan ini menjadi seorang istri..

awal-awal menikah, waktu itusaya masih bekerja, dan awalnya bisa bangun pagi (karena bawaan kebiasaan sebelum menikah), nyiapin makanan sarapan, minum, baju dan lain-lain, tapi ternyataa hal tersebut hanya bertahan sebentar, kesibukan di kantor dan pulang malam membuat saya tidak dapat lagi melakukan hal tersebut. aduh parah banget ya. Merasa gagal, merasa sangat bersalah dan berpikir : "kok saya tidak bisa jadi isteri yang baik" . dan kami berdua ini mencoba hidup dari 0 banget, tanpa pembantu dan tanpa kehadiran orangtua di rumah. jadi kelabakan pluussss kaget. belum lagi pola kerja suami saya ini agak-agak beda dengan orang kantoran (masuk jam 9 atau 10, pulang juga malem. kebayangkan saya harus berangkat kerja duluan disaat suami baru bangun udah saya tinggal).

lalu juga awal-awal menikah masih bisa masakin nasi dan lauk sederhana (gorengan, telor, sayur dll), tapi lagi-lagi itu hanya bertahan sebentar saja. aduh istri macam apa saya ini yaaa..

bersihkan rumah, setrika dan pekerjaan rumah tangga lainnyaa, awal-awal saja rajin, lama-lama (dan lagi-lagi karena alasan bekerjaa), hanya bertahan sebentar saja, yaampun istri macam apa saya ini..

selama bekerja di kantor pun, walaupun niat awalnya membantu suami dalam bekerja, membantu keuangan rumah tangga (karena mengingat kami berdua bener-bener dari 0), tetapi hal tersebut ternyata tidak membuat suami saya ini senang, malah membuatnya semakin TIDAK TENANG. apalagi saya juga terlalu jujur bercerita karena adanya kasus (bahkan banyak) perselingkuhan di kantor. makinmakin gak tenang lah pak suami ini, belum lagi kalau keluar kotaa. ampun deh pasti selisih paham mulu, pak suami tidak tenang sampe saya pun harus ngasih kabar makan sama siapa, tidur sama siapa, subdit mana yang ikutan dll dll dll. jadi gak bisa kerja dengan tenang dua-duanya.

setahun kemarin, kami bener-bener mendapat ujian banget sebagai suami-istri baru, dalam bayangan saya, setahun ini akan baik-baiknya, menyesuaikan satu sama lain, scara kan baru menikah dan masih ada bunga-bunga asmara , romansa-romansa anak muda. Tapi ternyata ujiannya juga sudah dimulai sejak hari pertama menikah. ujian saya yaa ini salah satunya adalah ketidak tenangan pak suami karena saya bekerja kantoran dan lingkungannya juga seperti itu. dan selalu berselisih pendapat akan hal ini (tapi selalu dicari jalan keluarnya sih, tapi berulang, kayak lingkaran setan)

-

Dipikir-dipikir selama setahun belakangan itu kok toh saya belum bener ya jadi isteri. Maksudnya isteri secara baik yaa, soalnya scara di rumah kerjaan rumah gak bener (suami tidak terurus), kerjaan di kantor pun bikin suami gak tenang, ampun deh serba salah dan bingung. sampai akhirnyaaa kami sepakat untuk: saya bekerja dirumah - dengan apapun itu yang akan di support - , tak perduli tidak ada lagi tambahan uang pemasukan, yang penting di rumah.

Saya dirumah pun bukan tidak ada konflik ,ternyata cobaannya juga ada, kebiasaan saya selama bekerja kemarin masih terbawa yaitu tidak melakukan pekerjaan rumah tangga (hehehehe..) dan linglung harus ngapain awal-awal dirumah, sedangkan saya bekerja ngajar hanya sekali seminggu saja (padahal semester kemarin ngajarnya 2x dan padet banget). kebayangkan yang biasanya aktif bekerja, dan berkegiatan (kebiasaan sejak muda) tiba-tiba harus di rumah dengan pekerjaan yang belum jelas (alhasil cuma tidur nonton doang), hanya sibuk seminggu sekali --- stressssss bangeeettt buukkkk.

sebulan - 2bulan stres banget yaampun, sampai akhirnya kami ngobrol heart to heart. Apa sih yang dicari di dunia ini? Apa yang dicari oleh istri? Apa yang dicari dari bekeluargaa. Dan lumayan banyak ngobrol nya, saya pun mencurahkan kegelisahan saya hanya di rumah, tidak berkembang bahkan kok saya rasa jadi downgrade, belum lagi masalah keuangan (mengingat kami berdua masih ada utang cicilan buat modal usaha kemarin). Tapi pak suami juga cerita tekanan di kantornya seperti apa dan kalau saya bekerja membuat pak  suami tidak tenang menyebabkan terbengkalainya pekerjaan yang hasilnyaa dia juga diomelin.. Lumayan lama kami ngobrol hal ini. dan pada akhirnyaa, saya pun harus mulai menerima dengan ikhlas kalau : saya seorang isteri dengan suami yang mengingkan isterinya bekerja dengan adanya ridho dari suami, bekerja di rumah dan berkreasi di rumah agar suaminya mencari rezeki dengan tenang atau ngajar. bekerja tidak harus di kantor kan. bisa dari mana saja toh. setelah ngobrol sana-sini dan mencari guru (walaupun dari ceramah via internet) ada pertanyaan di dalam benak saya. Apa kah yang mau dicari di dunia ini dari bekerja di kantor jika tidak ada ridho suami? uang kah? atau pengakuan orang-orang kah?

Setelah kejadian itu, dan mencoba ridho dan ikhlas, ntah kenapa ada aja ternyata datanglah rezeki untuk saya, bisa bekerja dari rumah dengan penghasilan yang Alhamdulillah cukup untuk menambah-nambah kebutuhan rumah tangga, rezeki untuk memulai usaha (aamiin..), rezeki kerjaan sambilan, dan rezeki ntah dari mana yang didatangkan oleh Allah. Dan saya semakin yakin, ternyataaa emang ridho suami lah yang membuka rezeki seorang isteri dan keluargaa.. hihihi.. kegalauan dua-tiga bulan kemarin yang membuat saya uring-uringan pun udah hilang dihempaskannn oleh kebaikan-kebaikan yang datang ini. hehehehe.. ternyata rejeki istri itu memang dari ridho suami ya, membuat suami tenang, membuat suami senang tidak harus membantu keuangan, tetapi ketenangan suami sendiri.

tentunyaa tiap keluarga beda-beda yaa, ada yang malah suaminya ingin agar istrinya bekerjaa dengan alasan "cicilan rumah, mobil, biaya anak dll pokoknya", tapi suami saya justru tidak ingin istrinya berkarir diluar, hal ini untuk menghindari hal-hal/kejadian-kejadian yang tidak diinginkan oleh sang suami dan lebih baik berkaryaa di rumah (bekerja sambil ngurus keluarga hihihi..). untuk masalah rezeki Insya Allah ada porsinya sendiri-sendiri dan tidak harus berasal dari kantor ya kan. dan kami pun tidak pernah merasa minder dengan rezeki yang kami dapat sekarang ini, memang tidak seperti teman kami kebanyak, tetapi Alhamdulillah berkah dan cukup.

--

Saat ini saya hanyaa ingin tetap melakukan usaha terbaik untuk menjadi isteri yang baik di hadapan suami dan Allah, mungkin saja dengan menjadi isteri yang baik, Allah memberikan izin untuk menjadi Ibu yang baik. Aamiin.

 

--

cerita ini untuk #1minggu1cerita #usahaterbaik
Share
Tweet
Pin
Share
2 Comments
 

Tak pernah sekalipun ada penyesalan sejak mengenal atau lebih tepatnya match di Tinder sampe detik ini dan semoga sampai selamanya..

Dia sangat indah, membuatku tertawa seakan dunia ini sedang melucu, membutku tersenyum, menangis dan bahkan membuatku jatuh cinta sedalam-dalamnya. Oh aku merakan indahnya jatuh cinta. aku merasakan seperti didongeng-dongeng ketika jatuh cinta banyak bunga-bunga bersemi, burung-burung beterbangan dan tanda love disekelilingku.

Baru kali ini aku sebel sama Rindu, sejak mengenalnya. Karena jauh darinya membuatku uring-uringan dan aku tidak mau Rindu, rindu itu membuat jauh. Bagiku rindu ketika orang berpisah jauh. Aku tak mau rindu. Aku maunya dia selalu disampingku.

-

Hanya ada satu penyesalan tentang Dia, aku masih menyesal, kenapa aku tidak mengenal dia sejak kuliah dulu dimana masa remaja menjadi dewasa, dimana belajar hubungan serius disaat masa gelora jiwa muda aktif di kampus, mungkin kami bisa memberikan gebrakan atau kolaborasi pada saat itu, atau bahkan sejak SMU dimana katanya adalah masa-masa indah dalam dunia remaja, walaupun kami tidak satu sekolah tapi aku rasa aku pernah berpapasan atau berada dalam 1 ruangam,acara, lapangan denganny. Atau bahkan waktu smp dimana baru mengenal cinta monyet, disaat sekolah kami bersamaan.

Penyesalan tentang hal ini selalu membuat perasaan ini sebal, ngenes, kesal sekali.

Jika tau dari dulu kamu begitu indah, aku mau mengulang lagi untuk mengenalmu sejak lama.

-

Love you Kamu

-xoxo-

Mrs. You
Share
Tweet
Pin
Share
2 Comments
Yaampun gini toh rasanya kangen sama orang yang disayangi dan dicintai kalau udah halal dan sah. Ya Allah, baru gak ketemu sebentar udah kangen banget. Gak kebayang kalau baru nikah trus suami istri itu LDR. Huhuhu.. 
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Menikah tidaklah sesuatu hal yang mudah seperti kita membalikan telapak tangan, apalagi di Indonesia. Hehehe..


Maksudku ini adalah, menurutku pria dan wanita untuk memutuskan menikah saja bukan hal yang gampang, apakah pria sudah siap menjadi imam, menjadi kepala rumah tangga, menerima ijab dari pihak wanita, apalah wanita udah siap diimami, sudah siap hidup susah senang bersama dan lain sebagainya.
sudah menikah tidak mudah secara batin, ditambah lagi dengan budaya Indonesia jika menikah itu adalah hajatan orang tua yang heboh, yang ribet, wah, dan yah seperti pesta besar-besaran dan lumayan menghabiskan uang yang banyak. mungkin untuk beberapa orang, bikin acara seperti ini yang besar tak masalah, hitung-hitung sekali seumur hidup, aku sebenernya pun ingin sekali, tapi melihat kondisiku dipastikan tidak memungkinkan untuk membuat perayaan pernikahan secara besar-besaran ataupun malah pada awalnya aku berkeinginan pesta syukuran kecil-kecilan saja hanya mengundang kerabat sangat dekat. tetapi tidak bisa.

untuk melaksanakan acara seperti ini saja, aku sama mama ku harus berdebat panjang. mama ingin sekali aku mengadakan pesta pernikahan, kalau menurut beliau, aku ini tinggal satu-satunya anak (kakak dan adik ku sudah meninggal), anak perempuan pula, (jadi untuk di minang, anak perempuan itu kayak putri gitu dikeluarga, agak dispesialin lah, tapi kasih sayang tetep sama, yah cuma seperti agak protektif, warisan nenek moyang turun ke anak cewe, dan garis keturunan perempuan tuh penting di suku minang), lalu papaku juga sudah meninggal, jadi kayak mama ingin melakukan ini sekali seumur hidupnya. hufft yang bikin dilema adalah masalah keuangan. kita semua tau untuk menyelenggarakan ini memebutuhkan uang yang tidak sedikit, apalagi di jakarta dan pakai adat minang. itu lumayan banget muter otak, nyari vendor, nyari uang dan lain-lainnya.
kalau untuk kehidupan sehari-hari, Alhamdulillah kita masih ada, tapi kalau untuk pesta segitu. aduh pusing banget.
konfliknya banyak banget..sampai pernah mau diundur lah, nikah di KUA aja lah, hahahaha.. turun naik deh flownya selama persiapan.
segala macam bener-bener kami irit tapi Insya Allah maksimal. bener-bener nyari ngubek2 banget vendor yang kualitasnya bagus tapi harganya terjangkau.
..
Alhamdulillah, singkat cerita, setelah drama 8-9 bulan dalam penyiapan pernikahan, selesai juga acaranya. dan ALHAMDULILLAH juga, acaranya lancar, berhasil walaupun bisa terbilang sederhana. sederhana ya sederhana banget malah hitungannya. vendor-vendor yang kami pilih emang gak salah banget. ada sih yang sedikit mengecewakan, tapi gak fatal kok. aku akan bahas satu-satu vendor dan cerita akhirnya ketemu vendor itu mungkin dibahasan selanjutnya. untuk adat, pas nikah aku pakai adat Bugis (Adat suamiku), dan resepsi aku pakai adat Minang (adat keluarga ku)
tapi ini lah kira-kira list vendor yang kami pakai :

Gedung : akad nikah --> mesjid al bina senayan, resepsi --> gedung serba guna senayan
Pelaminan dan Dekorasi --> Sanggar Minang Gadih Ranti (Gadih Ranti Dekorasi)
Catering : Alfabet Catering
Foto : Kon-Tiki Photography
Desain Undangan : Zulfikri Mokoagow
Cetak Undangan : Mahesa Printing Tebet
Make-UP Artist : Hepi David
Makeup Artist Untuk Orang Tua : Santoso Wibowo
Souvenir : Avvolgere
Hena : Dieza Henna
Hand Bouquet : Suci Marini / Loremasion by Suci
Band : Aditya Dwi Febri dkk (ini temenku si aditya dwifebri)
Perhiasan Bugis : Sanggar Karina
TIM WO : The Brossss Organizer
Baju Bodo dan Jas : Pak Rudi (Melawai)

Alhamdulillah selesai. dan selanjutnya adalah tahapan yang paling penting dalam hidup. heheheh.

SEMANGAT

Share
Tweet
Pin
Share
2 Comments
Menikah menurutku adalah sebuah step yang sangat penting dalam hidup. Ntah kenapa aku berpikir menikah tidak sama dengan step berpendidikan s2,s3 dst atau bekerja (berkarir). Berpendidikan tinggi itu penting dan bekerja itu jg penting tapi bukan step utama terpenting dalam hidup ini. Menikah menentukan nanti bagaimana rencana hidup, kehidupan dan cita-cita nanti. Termasuk kelangsugan hidup puluhan tahun ke depan. Coba bayangkan, ketika sebelum menikah tentunya hidup kita sedikit lebih bebas menentukan jalan yah yang mengendalikan atau memantau hanya bapak ibu kita yang pada dasarnya ketika kita dianggap dewasa, semua pilihan diserahkan ke kita, misal sekolah. Sebelum menikah kan kita bisa bebas sekolah dimana saja dan orangtua mendukung jika itu baik. Tapi ketika sudah menikah, banyak hal yang harus dipikirkan, ketika ada anak, ketika blm ada anak, apa prioritas kita dalam hidup, bagaimana pasangan kita bisa mendukung dan tidak cita2 kita. Apakah cita2 kita terhambat atau bahkan bisa sukses berkali-kali lipat setelah menikah karena support keluarga.

Dan menurutku, menikah lah yang menentukan gimana kedepannya hidup kita akan berjalan, bagaimana jalannya skenario hidup kita nanti. Happy ending atau malah tidak happy ending.

Aku membayangkan jika aku menikah nanti, pasanganku adalah pasangan yang sempurna. Tapi bukan sempurna seperti sosok pangeran di negeri dongeng ya.. Yang digambarkan dengan sosok pria tampan, berkuda, pangeran, jago memanah dan berburu, jago berkuda, kaya raya (jelas lah orang pangeran). Hahahahaha.. 

Dalam bayanganku nanti, sosok pasangan hidupku ini adalah pria yang bisa mengerti pola pikirku, bisa menerima segala kekuranganku baik sifat sikap dan mungkin penyakit (hehehe.. Ini penting ini, karena sakit siapa yang tau kan, tau2 penyakitnya aneh dan ditinggal lagi. Argh sedih deh), bertanggung jawab terhadap keluarga (kalau ini mah wajib ya apalagi kalau sudah ijab qabul), dan ini nih penting banget, dia bisa menggantikan sosok ayah kakak dan adikku. Oiyah ada lagi selain itu, dia bisa diajak ngobrol tentang segala hal apapun itu dari obrolan paling penting di muka bumi ini sampe yang tidak penting. Hahahaha.. Kenapa ini menurutku paling penting? Nih yah dalam bayanganku ini adalah kalau umurku nanti dengan pasanganku panjaaanggggg mungkin bisa melihat cucu tumbuh besar dan otomatis anak-anak sudah besar dan memilih hidup dengan pasangannya, maka yang ada dan hadir pada saat itu adalah pasangan lagi kan.. Yaaaa kalau ada anak, rumah rame, kalau sudah hidu masing2, yah berati hidup kita berdua lagi, balik lagi deh kayak awal pacaran dan awal nikah. Hehehe..

Oiyah sebelum jauh-jauh sampe ada cucu, coba aja bayangkan jika orang tersebut gak bisa diajak ngobrol tentang hal apapun, dan hidup menjadi horor ketika ketemu malah berantem dalam artian jelek bukan berantem berdebat utk berpikir dan menambah wawasan, heuuhh horor! Kayaknya buat pulang ke rumah cepet aja males ya? Hahahahaha.. (Gatau sih ini, ini pikiranku saja sih.) bangun tidur liat muka dia, mau tidur juga, sabtu minggu juga.. Menderitaaa banget kali yah kalau gak nyaman dan gak bisa ngobrol. Hahahaha...

-

Aku memutuskan ingin menikah sebenernya sejak tahun 2014, tetapi pada saat itu ada beberapa hal yang aku pikir aku memaksakan kehendak, apa aku mikir waktu itu hanya mengejar umurku yang notabene sudah agak tua dan membuat mamaku tenang jika aku segera menikah. Padahal untuk pasangan semdiri, aku belum benar-benar "klik". Setelah aku sempet merencanakannya dan kemudian membatalkannya, aku memang tidak butuh waktu lama untuk bertemu dengan pasanganku lagi dan kemudia berniat menikah.

Kenapa terlalu cepat ya berpindah? Apakah aku orang yng cepat berpindah dan gegabah untuk masalah menikah?

Dengan lantang aku menjawab tidak.

Percaya gak sih kamu, ketika kita diberikan oleh Tuhan seperti "jodoh" kita utk hidup bareng, rasanya beda. Bukan sepeti rasa kita menemukan pacar atau genetan atau obsesian ya. Rasanya itu ketika hal-hal yang sulit menjadi mudah, hal yang tadinya gak mungkin dilakukan jadi mungkin, semua yang tak terduga terjadi dan pokoknya lancar deh (yah walaupun tidak sepenuhnya 100% lancar tapi dimudahkan pokoknya)

Itu hal yang saya rasakan saat itu dan saat ini sama yang Insya Allah akan menjadi suamiku nanti.
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments

 Jika seorg wanita menangis dihadapanmu,itu berarti dia tdk dpt menahannya lagi..

Jika kau memegang tangannya saat dia menangis,dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu..
Jika kau membiarkannya pergi,dia tdk akan kembali menjadi dirinya yg dulu,selamanya!
Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,kecuali didepan oanrg yang sangat dia sayangi,dia akan menjadi lemah!
Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,hanya jika dia sangat menyayangimu.Dia akan menurunkan rasa egonya.
Hay lelaki,jika seorang wanita pernah menangis karenamu,tolong pegang tangannya dengan penuh pengertian.Kaerna dia adalah orang yang akan tetap bersamamu sepanjang hidupmu..
Hay lelaki,jika seorang wanita menangis karenmu,tolong jangan menyia-nyiakannya.Mungkin karena keputusanmu,kau merusak kehidupannya.
Saat dia menangis didpnmu,saat dia menangis karenamu.
Lihatlah jauh kedalam matanya.
Dptkah kau lihat dan kau rasakan sakit yg dirasakannya krnmu??

Pada hari pnciptaan PEREMPUAN..
MALAIKAT bertanya kpd TUHAN “apakah keistmewaan dr cptaanMU ini?”
Lalu TUHAN mjwb
“ada byk KEISTIMEWAAN yg dimiliki oleh ciptaanKU ini”.. :
Di balik KELEMBUTANYA dia memiliki kekuatan yg begitu dahsyat..
TUTUR katanya mrpkan KBENARAN..
SENYUMAN’nya adlh SEMANGAT bgi org yg dicintainya..
PELUKAN

Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Older Posts

About me

About Me

Catatan Cerita.

Aku suka bercerita. Aku senang kalau kamu suka. Selamat menikmati

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

recent posts

Categories

  • Laugh
  • Love
  • Travelling
  • life

Blog Archive

  • ▼  2022 (2)
    • ▼  Apr (1)
      • Selamat berpuasa
    • ►  Feb (1)
  • ►  2021 (8)
    • ►  Oct (1)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jun (1)
    • ►  Mar (2)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2020 (14)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Oct (1)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Jul (1)
    • ►  May (1)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Mar (1)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2019 (4)
    • ►  May (3)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2018 (9)
    • ►  Nov (2)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Jul (1)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Jan (2)
  • ►  2017 (15)
    • ►  Dec (1)
    • ►  Nov (3)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jul (3)
    • ►  Jun (1)
    • ►  May (2)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Mar (1)
  • ►  2016 (9)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jun (1)
    • ►  May (1)
    • ►  Apr (3)
  • ►  2015 (1)
    • ►  Apr (1)
  • ►  2012 (2)
    • ►  Feb (2)
  • ►  2011 (1)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2010 (4)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Jul (1)
    • ►  Jan (2)
  • ►  2009 (1)
    • ►  Aug (1)

Followers

Total Pageviews

Link

1minggu1cerita
Blogger Perempuan

Facebook

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates