• Home
  • About
  • Live
  • Love
  • Laugh
facebook twitter instagram pinterest Email

Catatan Cerita

novetrishka

 Hai teman-teman, aku baru kali ini mencoba review apa yang aku konsumsi.  Apakah itu ? hihi

Aku mau coba review CLOVER HONEY dan Produk perlebahan dari HDI. Kenapa aku review? ini bukan jualan ya, tapi ini karena aku sendiri happy banget dengan efek yang aku rasakan setelah rutin konsumsi ini.


Doc Pribadi


Kalau ibu-ibu, bapak-bapak sekalin pada merasa "aduh igstory gue isinya lebah-lebah semuanya" - oke mungkin emang sekarang orang-orang lagi pada menawarkan madu ajaib ini ya. Antara memang untuk kesehatan dan juga untuk menambah uang jajan. Gapapa ya, dua-duanya sah sekali.

Aku sendiri bagaimana? aku awal-awal mengonsumsi ini pun niatnya hanya untuk pribadi sendiri, Awal-awal pun tak pula aku sharing-sharing khasiatnya, karena tak mau asal sharing kalau tak merasakan langsung. Berawal dari rasa penasaran dari temenku yang posting madu ini. Dalam pikiran ku "masa iya ya? soalnya aku minum madu maduy kok tetep aja sembelit wasir, gerd pun juga masih kambuh" - Baiklah aku coba membelinya. Awalnya pun temanku tak langsung menawarkan member, hanya disuruh coba dan kalau cocok disaranin jadi member.

Keluhanku apa? kondisi badanku pada saat itu adalah : 

1. Masalah Asam Lambung. 

Sepanjang akhir tahun 2019 (mendekati tahun baru 2020) - aku terserang asam lambung akut - kondisinya seperti apa? Sesak nafas, setiap makan itu mual dan kadang muntah, kalaupun bisa makan itupun langsung keluar lagi lewat buang air besar sampai mencret-mencret - tersiksa sekali, Perihnya pun timbul-hilang gitu. Awalnya coba konsultasi ke halodoc dan diberikan obat maag biasa. Seminggutak sembuh. Sampai akhirnya aku ke dokter internist, aku konsultasi dan dokterpun takutnya batu empedu karena semua keluhannya itu sebenernya asam lambung, tetapi kok mencret-mencret setiap makan. Aku diminta test darah dan USG untuk melihat semuanya. Kok tidak endoskopi? Dokternya bilang tak usah, karena sudah pasti asam lambung (dia memegang-megang perutku, memukul-mukul ringan sekitar punggung untuk menanyakan rasa sakit atau tidak). Ini salah satu dokter internist terbaikku (selain dokter internistku dulu di Bandung). Mejelaskan detail sekali, melarangku untuk memakan dan minum : kopi, teh, susu, coklat, pedas-pedasan, santan, mangga, apel, pisang-pisang tertentu, roti (dan lain sebagainya). 3kali ke rumah sakit dan diagnosisku ya itu asam lambung yang akut, aku dikasih obat dengan dosis tinggi. Tapi karena aku bandel, jadi aku sampai 3kali sepanjang januari - juli 2020 ini ke dokter internist. hahahaha.. 

2. Pencernaan dan Wasir (sampai ambeien)

Pencernaanku tak lancar, sembelit sampai pada waktu itu aku buang air besar disertakan darah segar. Akhirnya pun ke dokter, ternyata aku ambeien dan juga sampai menyebabkan luka. Darah dan keluar semacam daging. Katanya sih ini termasuk besar dan harus dioperasi. Disuruh makan sayur dan pepaya oleh dokter. Tapi selama 6 bulan itu tak juga sembuh. Antara buang air besar berdarah (walaupun lancar) atau ambeiennya masih besar sekali, jadi setiap bab itu selalu keluar daging besar dan sakit (jadi aku kadang harus sedia pembalut atau penti agar darahnya tak menodai celanaku)

doc pribadi

Akhirnya akupun mecoba clover honey-nya, oiyah aku masih coba madunya dulu ya sebelum mencoba suplemen lainnya. Jujur dari yang aku rasain ya:  madunya tidak padet atau tidak sepulen madu-madu lainnya atau apa ya istilahnya tuh. Menurutku kalau madu-madu lain yang aku cobain itu padat sekali, kalau kebanyakan jadi bikin eneg dan giung, kalau sedikit tuh rasanya kurang - si clover honey ini pas banget, manisnya gak giung, teksturnya pun tak padat sama sekali. tapi tak pula ringan. 

Pertama aku cobapun (aku waktu itu habis kambuh lagi asam lambung/gerd-nya) jadi agak kembung dikit. Temanku sendiri bilang seperti ini "kalau ada maag tak disaranin konsumsi sebelum sarapan, jadi sarapan dulu ya. Kalau sudah enakan baru deh boleh konsumsi setelah bangun tidur pada saat perut masih kosong." Akupun melakukannya. Tapi ini hanya seminggu, selanjutnya aku konsumsi sebelum makan. Sehari aku konsumsi 2-3x, Jika aku lagi drop pun aku konsumsi 4x sehari.

Efeknya bagaimana?

1. Selama mengonsumsi clover honey ini (which is aku mengonsumsi Agustus - September ini) aku tak berasa lagi asam lambungku kambuh (ini jujur ya) - aku udah mulai berani minum kopi susu (kopi dan susu adalah larangan dari dokter). Baru 2 bulan sih, tetapi ini kemajuan sekali. Karena dalam waktu 7 bulan, aku 3x bolak balik RS.

2. Aku buang air besar bagaimana? Alhamdulillah lancar. Hepi banget! Dan yang paling penting adalah aku sudah tak berdarah lagi setiap BAB. Ini memang tak langsung, tapi berproses beberaapa hari. Beneran happy banget. Aku tinggal mengecilkan ambeyenku aja. Per hari aku menulis ini, ambeyenku sudah mengecil, jauh mengecil sekali dibandingkan sebelumnya. Setiap buang air besar sudah tak ada lagi yang keluar daging sebesar sebelumnya. Semoga besok-besok semakin baik dan embeyenku hilang total. Aamiin.

3. Efeknya nafsu makan menjadi naik, ini sebenernya efek dari si madu tersebut sedang membantu memulikan tubuh kita, tubuh meminta nutrisi baik dengan "nafsu makan yang tinggi". Nanti balik lagi ke kondisi normal jika nutrisi dalam tubuh kita sudah cukup.

-

Kenapa aku sharing? Karena aku happy sendiri, apa yang aku konsumsi berdampak positif pada tubuhku sendiri dan senang kalau orang lain juga bisa merasakannya. Semoga aku konsisten untuk melakukan dan konsumsi madu ini. hihi..

Memang agak mahal sih madunya, Untuk ukuran 250gramnya 237.000 (harga ritel), tapi jika jadi member harganya tentu lebih murah. Ini yang membuatku akhirnya memilih menjadi member karena untuk konsumsi rutin. Harga madu segitupun tak sebanding dengan biaya aku ke rumah sakit sekali berobat yang harus aku keluarkan 3 juta - untuk dokter, obat dan tes darah plus USG. kalau untuk dokter obat aja minimal 1juta lebih. CLOVER HONEY  250gram bisa untuk 1 bulan konsumsi sendiri. 

Akupun lagi mencoba ikhtiar untuk promil dengan ini. Mungkin setelah gajian baru bisa membeli paketnya. hihihi.. Mohon doanyanyaa..

--

Jika teman-teman mau coba, bisa hubungi aku ya. hihihi.. Mau coba dulu boleh, mau jadi memberpun juga boleeh banget.

#salamdunialebah hihihi..


Share
Tweet
Pin
Share
26 Comments

Setelah melakukan proses inseminasi (bisa dibaca proses Inseminasi part 1 dan part 2 -ku ) dan menunggu 2-3 minggu akhirnya ketahuan apa hasilnya.

Ternyata inseminasi buatanku untuk bisa hamil gagal.. rasanya apa? sedih dan campur aduk. hufft

Kaget sih, bener-bener kaget. Kenapa?

Secara teori kedokteran, kalau kata dr.lucy yang meriksa aku terakhir sebelum tindakan, Kondisi fisik baik, kondisi telurku bagus besarannya bagus cukup untuk dibuahi (tapi belum diperiksa sih kandungannya seperti apa), ketebalan rahimku baik sekali, ukurannya sehat, tak ada apapun dalam rahim yang berbahaya. Bagaimana kondisi suami? untuk kualitas dan kuantitas sperm juga baik. Dokter memang bilang sih kalau ini tinggal berdoa dan kuasa Allah SWT.

Ternyata benar, semua itu kuasa Allah, kehamilan dan kelahiran ini sangat erat dengan hidup dan mati. Takdir hidup dan mati itu takdir mutlak yang hanya ditentukan olah Allah SWT, bukan seperti rejeki atau jodoh yang harus dikejar dan diusahakan. Kehamilan juga diusahakan dan berdoa, tapi ini bener-bener Allah SWT yang menentukan kehidupan.

Sebelumnya aku penasaran, Apa iya aku bisa dibenahi telurnya? Sebenernya lebih ke "Bisa gak ya aku dibenahi seperti wanita pada umumnya", dan ternyata bisa. Aku juga penasaran masalah kondisi sperm suamiku bagaimana. bisa gak dibenahi. Ternyata bisa dan Alhamdulillah pun bagus hasilnya, akupun bagus.

Jadi ketika ini gagal, aku jadi tak penasaran dan memahami sih, Allah SWT belum mengizinkan kami menjadi orang tua, belum mengizinkan kami untuk adanya kehidupan baru, bukan karena yang ada di dalam tubuh, tetapi memang belum. Membuat ku semakin yakin dengan kekuasaan Allah SWT dan kehendak Allah SWT akan kehidupan dan kematian.

Seperti mungkin halnya teman-teman yang melakukan proses IVF, ketika sudah dikawinkan dan embrio sudah jadi diluar, waktu transfer embrio, ternyata embrionya tak berkembang, secara teori mungkin harusnya bisa (dengan pemeriksaan dokter yang hasilnya sudah baik), tetapi lagi-lagi kuasa Allah SWT untuk takdir kehidupan dan kematian.

Kok jadi sok bijak ya. hehehe..

Sedih gak? Sedih banget. aku menangis berhari-hari, sebenarnya sudah berasa seminggu sebelum haid "kok ini keram ya, kok keputihan ya, kok bagian boobs ini keras sekali, kok nipplenya jg keras ya, kok jerawatan, mual dll" - aku cerita ini ke suamiku, kami googling yang isinya "Mungkin ini tanda-tanda hamil kali". Di semua artikel yang kami baca, tanda-tanda hamil itu sama seperti tanda-tanda PMS yang membuat wanita hamil itu kadang tak sadar ketika dia hamil. Tapi ntah kenapa aku merasa "kayaknya bukan hamil deh, kayaknya ini aku akan haid dan gagal, soalnya ini persis seperti tanda-tanda datang bulan"

Aku sampai beli testpack, sewaktu urinku keluarpun itu ada seperti selaput-selaput darah keluar. Hasilnya tentu negatif (hahahaha.. ini test pack udah yg ke puluhan kali aku beli dan test sampai trauma test pack), aku konsultasipun ke kakak spupuku ynag dokter disuruh testpack minggu depan, karen hamil bisa juga ada selaput atau bercak darah keluar.

Benar saja, malamnya aku haid. Paginya aku cuma bisa melamun dan nangis seharian. Kerjaan tak kepegang, besoknya pun nangis, hufft. Aku ketemu mama cuma bisa diam, aku kasih tau mamaku, mamaku yang sedih. Aku diem aja dan benar-benar diam hanya meminta doa. Tapi habis balik dari rumah mama, malamnya nangis terus sampe besoknya. Hufft. 

Kerjanya nangis - tidur - makan - nangis lagi - kerja sebentar - nangis - tidur - nangis - makan.

kira-kira tiga hari seperti ini aja kegiatanku. Suamiku sampai tak tega melihatnya, menghibur saja di sampingku. huhuhu.. Jadi merasa salah sama doi. Aku jadi minta maaf terus. dan tiba-tiba pak suami bilang "minggu depan kita liburan aja ya, staycation di Bandung. Stay aja di hotel lalu udah. Aku disuruh cuti.

Yasudah lah, setidaknya rasa penasaranku sudah terjawab. Ternyata yang di dalam tubuh bisa dibenahi dan semua balik lagi kepada ALLAH SWT

-

Aku berniat istirahat dulu dari program-program hamil ini, jadi mencoba alami saja dulu. Karena tak tau rejekinya datang darimana sambil usaha memperbaiki tubuh ini agar sehat.

#pejuang2garis

Share
Tweet
Pin
Share
23 Comments
Selama berberapa waktu saya mulai melenceng dari tujuan atau cara saya hidup. Salah satunya adalah fokus terhadap diri sendiri dan keluarga. Beberapa tahun ini, selalu melihat orang lain. 
Apa yang dilakukan orang, apa yang dilakukan keluarga A, keluarga B, apalagi yang sudah memiliki anak. Foto keluarga, main dengan anak, wisata, tamasya, sepertinya hidup lengkap.

Sungguh toxic! 

Bahkan ada satu masa "aku harus bisa lebih, harus lebih baik, harus ke sana juga, harus bikin mereka iri" 

Ternyata sungguh capek sekali. Aku juga bingung kenapa kok malah suka kepikiran seperti itu, apakah itu hal lumrah atau wajar yang sempat singgah kehidupan pribadi orang? atau sebenernya itu adalah masalah dan tak semua orang merasakan hal seperti itu.

Sudah beberapa kali aku diingatkan lewat teman, maksudnya bukan mereka yang tiba-tiba mengirim pesan kepadaku lalu menulis "ingat dan fokus pada diri sendiri jangan melihat orang lain". Bukan, bukan seperti itu. Tetapi lebih ke melihat postingan mereka yang share ntah di tweetnya ataupun di feednya. Intinya adalah "perbaiki diri sendiri, fokus terhadap diri sendiri dan jangan ikut campur urusan orang lain atau jangan melihat orang lain"

Melihat beberapa tulisan itu, aku merasa tertampar. "Perasaan dulu aku adalah orang yang mudah sekali untuk bersyukur, mudah sekali mencari kegiatan, percaya diri dengan kegiatan, mengembangkan diri, mengikuti ini itu, kok sekarang jadi orang yang membandingkan dengan orang lain, tidak fokus sama diri sendiri, banyak yang dipikirkan, banyak yang ditakutkan, banyak yang diirikan, kok malah jadi menghambat potensi diri, kok gak berkembang dengan kemampuan diri - kemana sosok diri ini yang dulu? kemana dia?"

Kamis ini, aku seharian berfikir, dan berujung menangis sendiri. Sampai suamiku bertanya "kenapa? apa yang dipikirkan?" aku berusaha menahan air matapun akhirnya tak sanggup lagi, air mata ini tumpah dan cukup lama. Aku capek, aku lelah, aku gak fokus sama diri sendiri, aku menjadi seorang yang payah, yang ingin bahagia seperti kehidupan orang, ingin mengambil semuanya, ingin seperti mereka, tapi ternyata itu semu.. 

Suamiku berkata "kayaknya ini efek obat hormon" - tapi mungkin ini iya dan enggak. Aku memang semakin melankolis dan cepat nangis. Mungkin juga akumulasi dari masalahku sebelumnya, dan ditambah dengan obat hormon ini. Plus melihat kegiatan orang yang sepertinya seru dan bermacam-macam, aku hanya diam di kasur dan tak kemana-mana. Otak tumpul dan tak berkembang, merasa di kantorpun tak ada gunanya. Semua ketakutan itu menyelimuti diri ini.

Lalu bagaimana aku harus menghilangkan rasa seperti ini. Berdoa kepada Tuhan? aku ingin sekali, tetapi sedang tidak bisa melakukan ibadah, walaupun setiap saat bisa berdzikir dan berdoa, tetapi rasanya berbeda ketika berkeluh kesah setelah beribadah. Bulan ini bernar-benar menguras energi untukku sampai aku harus overthinking dam tidak fokus lagi terhadap diri sendiri.

Aku belum tau harus ngapain. Sepertinya Aku tak mau juga menyalahkan kondisi sekarang. Aku sedang berusaha untuk tidak menengok orang lain atau kehidupan keluarga lain seperti apa. Sedang mencari cara untuk membuat bahagia sendiri - walaupun pada saat nulis ini aku belum tau apa. Karena aku masih terbatas untuk melakukan gerak atau kegiatan yang rutin aku lakukan sebelumnya (sepedaan).

Tapi coba dulu lakukan hal positif, atau lebih baik berfikir positif dan tidak membuka-buka sosial media seperti instagram untuk bisa fokus kepada diri? Belum tau..
mohon doanya ya teman-teman.


Share
Tweet
Pin
Share
33 Comments
Newer Posts
Older Posts

About me

About Me

Catatan Cerita.

Aku suka bercerita. Aku senang kalau kamu suka. Selamat menikmati

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

recent posts

Categories

  • Laugh
  • Love
  • Travelling
  • life

Blog Archive

  • ►  2022 (2)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Feb (1)
  • ►  2021 (8)
    • ►  Oct (1)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jun (1)
    • ►  Mar (2)
    • ►  Jan (1)
  • ▼  2020 (14)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Oct (1)
    • ▼  Sep (3)
      • Perlebahan Clover Honey
      • Hasil Inseminasi
      • Fokus terhadap diri
    • ►  Aug (4)
    • ►  Jul (1)
    • ►  May (1)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Mar (1)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2019 (4)
    • ►  May (3)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2018 (9)
    • ►  Nov (2)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Jul (1)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Jan (2)
  • ►  2017 (15)
    • ►  Dec (1)
    • ►  Nov (3)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jul (3)
    • ►  Jun (1)
    • ►  May (2)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Mar (1)
  • ►  2016 (9)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jun (1)
    • ►  May (1)
    • ►  Apr (3)
  • ►  2015 (1)
    • ►  Apr (1)
  • ►  2012 (2)
    • ►  Feb (2)
  • ►  2011 (1)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2010 (4)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Jul (1)
    • ►  Jan (2)
  • ►  2009 (1)
    • ►  Aug (1)

Followers

Total Pageviews

Link

1minggu1cerita
Blogger Perempuan

Facebook

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates