• Home
  • About
  • Live
  • Love
  • Laugh
facebook twitter instagram pinterest Email

Catatan Cerita

novetrishka

Kue dikasih dari penginapan



Alhamdulillah 2020 ini memasuki usiku yang 32 tahun. Usia yang kalau katanya pak dahlan iskan, usia 32 tahun itu, usia puncak kejayaan. Usia yang memasuki hari-hari sibuk dalam kehidupannya untuk menggapai sesuatu. Sibuk mengurusi anak yang sudah masuk golden age (setidaknya beberapa temanku seperti itu), Usia memasuki karir yang level top dengan penghasilan yang tinggi (ya setidaknya teman-temanku seperti itu juga), Usia yang sudah bisa memutuskan untuk membeli hunian, usia yang tau 10 tahun kedepan akan seperti apa. hihihi.. apakah aku seperti itu? 
Bingung juga sih sebenarnya. Karena yang aku sebutkan tadi sepertinya masih belum aku rasakan, kami belum diberi rezeki anak-anak, belum memasuki puncak karir apalagi aku termasuk yang telat masuk kantor diusiaku (aku masih dilevel dasar untuk kalangan kantor pemerintah pada usia saat sekarang, yang mana teman-temanku ada yang sudah lebih dahulu, iya aku telat untuk memilih), belumpun memiliki dan memutuskan hunian baru dikarenakan ya memang belum sanggup..

Kadang memang iri dengan orang-orang diusia sepertiku sudah ada yang bisa digapai dan sudah melangkah jauh.

Apakah aku iri? ya ada kalanya aku iri. Iri manusiawi kalau kata aku, omong kosoong dan (maaf) bohong kalau kita tidak iri atau selalu positif. Tapi balik lagi gimana kita mengolah iri tersebut. Mengolah untuk menjadi negatif atau mengolah untuk menjadi positif artinya motivasi, memberi selamat mereka, membawanya kepada setiap doa kita.
candid by pak rio

Aku bagaimana? Aku sendiri berupaya ketika iri melihat teman-temanku, aku berusaha (berusaha ya) untuk selalu mengolahnya jadi positif walaupun awalnya sampe sedih, nangis, atau kesel. Tapi inget lagi waktu aku ikut olah rasa dan kajian-kajian, mereka gak pernah melarang iri, mereka gak pernah melarang untuk kesal, sebal tapi meminta untuk menerima perasaan itu dan sejenak berpikir lalu olah rasa tersebut menjadi hal yang baik seperti motivasi. susah sih, tapi harus dicoba. Jika sudah toxic ya akhirnya kita harus memilih untuk tidak melihat tetangg walaupun untuk motivasi, jadi harus makin fokus ke diri sendiri. Kalau teman-temanku iri dengan aku karena apa yang aku kerjakan dan nikmati atau aku dapatkan, aku pun iri dengan mereka. hahahahaha,, 

intinya.. Setiap orang punya jalannya sendiri-sendiri, capaian hidup sendiri-sendiri. Mungkin saat ini aku belum bisa memiliki anak, tetapi siapa tau diberikan rezeki anak nanti langsung dua or lebih. Mungkin juga bisa memiliki hunian yang benar-benar kami butuhkan. Karena balik lagi, setiap orang memiliki jalan, langkah, stepnya sendiri-sendiri. Begitu juga ketika ada orang yang belum menikah diusia kepala 3, bukan berarti mereka gagal, tetapi memang belum dan step hidupnya berbeda.



candid ala-ala

jalan-jalan di luar, dapat matahari bagus



duh jadi ngalor ngidul malah bahas iri-irian.. balik lagi deh. hahahaha..

Usia 32 Tahun ini aku masih belum merasa ini masuk dalam masa kejayaanku seperti yang pak Dahlan Iskan bicarakan, aku masih harus belajar mengejar ketertinggalan teman-teman, mengejar keterbatasan yang aku miliki, memperbaiki segala yang dalam diri yang masih kurang.

Doaku masih sama seperti kemarin-kemarin yaitu, aku hanya ingin menjadi manusia yang bermanfaat untuk keluargaku, untuk rekan-rekan dan untuk orang-orang  semuanya. Aku ingin ilmuku juga bermanfaat untuk bekal ke akherat nanti hihihi..  

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).

Dan jangan sampai kita pelit ilmu terhadap sesama manusia, karena berbagi ilmu yang baik adalah salah satu perbuatan yang Allah sukai.

Setidaknya inilah yang aku baca.


Oiya satu lagi, doaku lainnya adalah aku tak mau berpura-pura menjadi bukan diri sendiri, menjadi yang ingin terlihat baik dan perfect, ingin terlihat sempurna, ingin terlihat bahagia selamanya, ingin terlihat bagus deh pokoknya.  Percaya ini menguras energi sekali harus terlihat baik dan bahagia depan orang, padahal tidak. hihihi.. Jadi jujur saja pada diri sendiri. Susah ya pasti apalagi diera digital dan media sosial seperti sekarang, maunya pamer yang baik-baik sampai buang-buang energi dan memaksakan untuk terlihat baik. Capek pasti rasanya.




birthday photo session hihihi.
Scarf : Kakena
Shirt and Pant : Uniqlo Indonesia
Shoe : Onitsuka Tiger
Glasses : Izi pizi
 

-
17 November kemarin, Alhamdulillah aku dan pak rio merayakan ultahku kecil-kecilan di Kota Bandung seperti tahun lalu. Walaupun ada drama (iya setiap jalan sama pak rio mah selalu ada drama. hahahahaha) dan berasa capek karena udah renta (hehehehe), tapi cukup menyenangkan karena masih sehat-sehat sampai dipenghujungtahun, masih ada rezeki untuk ke bandung, bisa melepas penat walaupun masih harus mengurusi kerjaan kantor (padahal aku lagi cuti) hahahahahaha.. Semoga tahun depan kami sudah bertiga dan berempat ya. Aamiin yra. 







Terima kasih kepada Allah SWT atas  seluruh nikmat, rahmat, berkah dan segala-galanya yang terlah diberikan, padahal saya ini hamba yang sangat-sangat lalai.
Terima kasih untuk pak rio yang sudah menemai dan provide ini semua.
Terima kasih untuk mama dan alm.papa yang sudah melahirkan, membesarkan, mendidik dan selalu mendoakanku setiap saat
Terima kasih untuk alm. mbi dan alm. aldi, kedua sodaraku (kakak dan adik) yang walaupun sudah 10 tahun kepergiannya, membuat saya bisa setegar dan seperti sekarang.
Terima kasih untuk sahabat-sahabat baikku yang mengucapkan dan mendoakan yang baik-baik untuk aku, 
Terima kasih untuk seluruh kerabat, rekan-rekan, kolega dan semuanya yang sudah turut mendoakan juga.
Terima kasih untuk yang membaca blogku ini


---
Photo by : Pak Rio
Loc : Bandung



Share
Tweet
Pin
Share
11 Comments

 Hai aku akan mereview satu lagi terkait perlebahan HDI. Bisa dibilang yang aku akan bahas ini adalah suplemen or madu yang kecil-kecil cabe rawit, setidaknya itu yang aku alami sendiri. Aku akan mereview ROYAL JELLY LIQUID dari HDI

Aku review ini bukan semata-mata karena aku member atau jadi enterprise HDI ya, aku review yang efeknya berasa sekali dan langsung. Walaupun nanti satu-satu aku coba review juga yang manfaatnya nampol buat aku.

Aku dalam program memperbaiki tubuhku, memperbaiki hormonku dalam program kehamilan. Aku baru konsumsi satu bulan ini, sebelumnya aku konsumsi rutin hanya CLOVER HONEY saja (ini review aku tentang clover honey) . Setelah ada yang share untuk program hamil, akhirnya aku beli paket untuk program hamil, isinya ada Pollenergy, Propoelix, Royal Jelly Liquid dan Ultraman. Aku konsumsi semuanya kecuali ultramen, karena ultraman itu khusus untuk pria. Kalau teman-temanpun ingin konsumsi Clover Honey Pollenergy, Propoelix dan Royal Jelly untuk kesehatan biasa juga biasa, karena pada dasarnya ini suplemen untuk sehat dan menormalkan fungsi-fungsi di badan kita ini atau sering sering sebutan Aphiteraphy (terapi lebah). 

Oke back to Royal Jelly Liquid. Apakah Royal Jelly itu?

Royal Jelly adalah sukresi susu yang dihasilkan oleh kelenjar Lebah Pekerja dan merupakan makanan utama dari Ratu Lebah. Salah satu nutrisi yang terkandung dalam royal jelly adalah Royalactin, sejenis protein yang sangat berperan dalam proses pertumbuhan.

Apa manfaat dari royal jelly?

1. Kesehatan Reproduksi
  • Mengurangi syndrom Pramenstrusi
  • Memperbaiki kualitas hidup pada wanita pasca menopause
  • mengobali gejala menaopause dengan menyeimbangkan kembali konsentrasi hormon dalam darah, menurunkan hormon perangsang folikel dan mengingkatkan estrogen.
2. Penyakit Neurodegeneratif dan Penuaan --> Merangsang fungsi fisik dan mental orang tua, serta meningkatkan nafsu makan dan berat badan

3. Menyembuhkan Luka
  • Mempercepat proses penyembuhan luka
  • Meningkatkan produksi kolagen
  • Sifat antimikroba mampu mencegah infeksi pada luka

4. Anti-Oksidan --> Memiliki sifat anti-oksidan yang kuat

5. Antimikroba --> berfungsi sebagai antribakteri dan antijamur terhadap berbagai jenis mikroba

6. Antirumor --> Memiliki efek imunostimulasi untuk mencegah evolusi tumor





Apa efeknya untuk aku pribadi ?

1.  NO DRAMA pada waktu HAID
Aku ini type yang setiap datang bulan selalu tidak lancar baik masalah waktu/siklus dan keluarnya. Selalu bermasalah. Pernah lancar gak? Pernah tetapi harus olahraga rutin setiap hari. Kalau tidak bagaimana? yah kembali lagi tidak lancar. 

Selain tidak lancar siklusnya (Siklusnya 35-40hari dan ini pun semua dokter obgynku bilang tidak baik, kalau googling pun ini jg tidak baik), setiap haid aku selalu sakit. Sakitnya sakit sekali. Sejak kapan seperti ini? Sejak aku lulus kuliah. Dulu pernah sih sekali hampir pingsan sewaktu mau berangkat ke Bandung setelah lulus SMU. Tetapi setelah ini jarang sekali merasakannya, sepertinya baru 2kali selama kuliah 5 tahun di Bandung. Sisanya tidak, bahkan haid hari pertamaku, aku masih bisa olahraga dan masih bertanya-tanya "kenapa orang-orang kok selalu sakit ya pada waktu haid. aku gak merasakan hal ini". Dulu waktu SMU aku selalu liat temenku sampai izin pulang ke rumah karena setiap haid hari pertama sakit terus.

Setelah lulus kuliah barulah aku merasakan hal itu setiap bulan (Sejak 2012 tepatnya). HAri pertama hanya bisa tiduran di kasur, bahkan bisa sampai muntah-mutah. Tak jarang mamaku khawatir dan panik karena ini. Tapi ini hanya terjadi dihari pertama Haid. Sewaktu aku kembali kuliah S2 di Bandung, si mama sampai nitip ke mba kosan untuk jagain aku setiap aku haid. Bahkan kalau aku laporan aku lagi haid pertama, mama selalu telpon mba kosan nitip dibeliin makanan atau diurut gitu. Karena memang sampai tak bisa bergerak, sakit, perih dan sampai muntah. Kalau parah bisa sampai pingsan (pernah 2kali aku gini).

Selidik-selidik ke dokter, aktivitas ku ternyata memang tidak sebaik pada waktu SMU dan Kuliah, aktif dan rutin olahraga. Hal ini salah satu yang menyebabkan hormonku kembali tdk seimbang yang dimana aku pun salah satu wanita yang memiliki PCOS.  Efeknya untuk bisa hamil aku harus ekstra usaha dibandingkan wanita lain.

Oke akhirnya aku ikhtiar mencoba Royal Jelly ini. Aku sudah dengar dari banyak orang bahwa royal jelly ini sangat ampun dalam program hamil ataupun yang berhubungan dengan hormon dan reproduksi.

Apa yang terjadi pada badanku? Jujur ya, aku gak ekspektasi macam-macam. Haidku tepat waktu tanpa aku harus olahraga setiap hari (iya aku bisa haid teratur kalau olahraga setiap hari, kalau tidak ya jangan berharap), haidku tak sakit sama sekali bahkan aku tak menghadapi PMS yang sangat berarti (kalau pegal-pegal sih iya wajar, tapi tak rungsing atau sampai resah), tidak sakit sama sekali. Ini tuh bener-bener anugrah banget, mungkin buat sebagian orang biasa. Tapi untukku ini benar-benar anugrah dan rezeki sekali. Nodrama, No sakit sampai merepotkan suamiku, tak perlu kompres, bisa jalan kemana-mana, bahkan tak berasa lagi haid. Thanks Allah. aku jujur happy banget karena ini


2. Tidur berkualitas dan segar

Ini aku rasakan setelah 2 hari konsumsi Royal Jelly. Aku termasuk yang mengalami insomnia, Susah sekali tidur dibawah jam 12. Jam 1 aja udah syukur banget. Sisanya jam 2 bahkan jam 3 dan itu harus merem dulu untuk berkhayal, denger musik, masang aromatheraphy macam-macam deh ritualku lalu harus bangun jam 5 atau jam setengah 6 untuk ke kantor. Bangun tidurpun badan terasa sakit-sakit.Kalau selama WFH ini semakin memburuk, tidur bisa lebih pagi. Aku bisa tidur jam 10? ah itu mustalih sekali. CAPEK? tidur jam 12 malam paling cepat. Pernah sekali-sekali tidur jam 10, itu setelah perjalanan panjang keluar kota yang membuatku harus tidur ataupun sedang sakit yang obatnya mengandung obat tidur.

Setelah rutin konsumsi royal jelly? jam 10 malam aku udah kriyep-kriyep. Mau tidur siang juga jam 10 tetap aja sudah kriyep-kriyep. Menahan kantukpun paling jam12 itu udah mentok banget gak bisa lebih. Sekarangpun jarang sekali jam 12 tidur. Dibawah jam 12 deh boboknya.

Bangun tidur pun segar! benar-benar segar, gak perez ya aku. Gak loyo, gak ngantuk, gak lemes. Happy pokoknya.


3. Badan menjadi lebih segar dan jarang sakit (jadi sehat dan fit)

Ini aku bingung jelasinnya, tetapi aku merasakan ini. Aku type yang sering sakit. Ntah flue ataupun itu. Pak Rio tuh selalu heran dan bilang "ada aja sakitnya ibuuuuk nih ya". Lemah kayaknya ya? hahahaha.. Tetapi sejak aku rutin konsumsi Royal Jelly dan Cloverhoney (pun ditunjang propoelix plus pollenergy) aku semakin merasa membaik dan fit Badanku. Kalau ada merasa aneh-aneh badanku, aku suggest "CH dan Royal Jelly mana yaa", aku minum malamnya trus bobok, besoknya Alhamdulillah membaik. Paginya baru dibantu propoelix seperti biasa.

4. Kulit semakin kenyal dan melembab

Type kulitku kering sekali dan sensitif. Kalau kata orang-orang sih sejak rutin konsumsi royal jelly, muka jadi tidak kering, lebih lembab. Aku baca-baca sih ini efeknya juga antiaging. Belum berasa sih di aku, tapi lumayan banget kulit dan gak kering itu, jadi ada minyaknya dikit (bukan too much ya), mukaku gak berminyak, tapi lebih ada minyaknya dikit  dan merasakan nutrisinya juga. Kalau kata pak rio sih "mukanya lebih cerah dan bersihan" - aku pakai royal jelly luar dalam sih. tapi royal jelly liquid ini aku konsumsi lebih dulu baru royal jelly yang satunya lagi. Jadi aku happy royal jelly ini bukan hanya membuat fit badanku yang di dalam, tetapi juga diluar. Happy

Aku jujur dan noperez ya, bukan karena aku enterprise HDI. gak sama sekali. Buktinya ini aku baru review setelah aku merasakan langsung. hihihihi..

Sooo..

mau mencoba? kontak aku yaa manteman. Biar kalian bisa merasakannya langsung khasiat royal jelly ini, tiap orang jelas beda-beda karena kebutuhannyaa beda-beda juga. Tapi percaya deh sama aku, apapun masalahnya dengan tubuh, royal jelly ini membantu memperbaiki itu semua dan membuat badan sehat.

Bagaimana konsumsinya?

Kalau tidak ada penyembuhan dikonsumsi 1x sehari (menjelang bobo), Tetapi jika ada hajat (penyembuhan atau program sesuatu) disarankan 2x sehari - Pagi hari dan Malam hari. Masing-masing 1 sendok takar ya, ada sendok takarannya kecil sekali.

Bisa hubungi aku ya gess atau mybeeroyal



Share
Tweet
Pin
Share
17 Comments

 Hai teman-teman, aku baru kali ini mencoba review apa yang aku konsumsi.  Apakah itu ? hihi

Aku mau coba review CLOVER HONEY dan Produk perlebahan dari HDI. Kenapa aku review? ini bukan jualan ya, tapi ini karena aku sendiri happy banget dengan efek yang aku rasakan setelah rutin konsumsi ini.


Doc Pribadi


Kalau ibu-ibu, bapak-bapak sekalin pada merasa "aduh igstory gue isinya lebah-lebah semuanya" - oke mungkin emang sekarang orang-orang lagi pada menawarkan madu ajaib ini ya. Antara memang untuk kesehatan dan juga untuk menambah uang jajan. Gapapa ya, dua-duanya sah sekali.

Aku sendiri bagaimana? aku awal-awal mengonsumsi ini pun niatnya hanya untuk pribadi sendiri, Awal-awal pun tak pula aku sharing-sharing khasiatnya, karena tak mau asal sharing kalau tak merasakan langsung. Berawal dari rasa penasaran dari temenku yang posting madu ini. Dalam pikiran ku "masa iya ya? soalnya aku minum madu maduy kok tetep aja sembelit wasir, gerd pun juga masih kambuh" - Baiklah aku coba membelinya. Awalnya pun temanku tak langsung menawarkan member, hanya disuruh coba dan kalau cocok disaranin jadi member.

Keluhanku apa? kondisi badanku pada saat itu adalah : 

1. Masalah Asam Lambung. 

Sepanjang akhir tahun 2019 (mendekati tahun baru 2020) - aku terserang asam lambung akut - kondisinya seperti apa? Sesak nafas, setiap makan itu mual dan kadang muntah, kalaupun bisa makan itupun langsung keluar lagi lewat buang air besar sampai mencret-mencret - tersiksa sekali, Perihnya pun timbul-hilang gitu. Awalnya coba konsultasi ke halodoc dan diberikan obat maag biasa. Seminggutak sembuh. Sampai akhirnya aku ke dokter internist, aku konsultasi dan dokterpun takutnya batu empedu karena semua keluhannya itu sebenernya asam lambung, tetapi kok mencret-mencret setiap makan. Aku diminta test darah dan USG untuk melihat semuanya. Kok tidak endoskopi? Dokternya bilang tak usah, karena sudah pasti asam lambung (dia memegang-megang perutku, memukul-mukul ringan sekitar punggung untuk menanyakan rasa sakit atau tidak). Ini salah satu dokter internist terbaikku (selain dokter internistku dulu di Bandung). Mejelaskan detail sekali, melarangku untuk memakan dan minum : kopi, teh, susu, coklat, pedas-pedasan, santan, mangga, apel, pisang-pisang tertentu, roti (dan lain sebagainya). 3kali ke rumah sakit dan diagnosisku ya itu asam lambung yang akut, aku dikasih obat dengan dosis tinggi. Tapi karena aku bandel, jadi aku sampai 3kali sepanjang januari - juli 2020 ini ke dokter internist. hahahaha.. 

2. Pencernaan dan Wasir (sampai ambeien)

Pencernaanku tak lancar, sembelit sampai pada waktu itu aku buang air besar disertakan darah segar. Akhirnya pun ke dokter, ternyata aku ambeien dan juga sampai menyebabkan luka. Darah dan keluar semacam daging. Katanya sih ini termasuk besar dan harus dioperasi. Disuruh makan sayur dan pepaya oleh dokter. Tapi selama 6 bulan itu tak juga sembuh. Antara buang air besar berdarah (walaupun lancar) atau ambeiennya masih besar sekali, jadi setiap bab itu selalu keluar daging besar dan sakit (jadi aku kadang harus sedia pembalut atau penti agar darahnya tak menodai celanaku)

doc pribadi

Akhirnya akupun mecoba clover honey-nya, oiyah aku masih coba madunya dulu ya sebelum mencoba suplemen lainnya. Jujur dari yang aku rasain ya:  madunya tidak padet atau tidak sepulen madu-madu lainnya atau apa ya istilahnya tuh. Menurutku kalau madu-madu lain yang aku cobain itu padat sekali, kalau kebanyakan jadi bikin eneg dan giung, kalau sedikit tuh rasanya kurang - si clover honey ini pas banget, manisnya gak giung, teksturnya pun tak padat sama sekali. tapi tak pula ringan. 

Pertama aku cobapun (aku waktu itu habis kambuh lagi asam lambung/gerd-nya) jadi agak kembung dikit. Temanku sendiri bilang seperti ini "kalau ada maag tak disaranin konsumsi sebelum sarapan, jadi sarapan dulu ya. Kalau sudah enakan baru deh boleh konsumsi setelah bangun tidur pada saat perut masih kosong." Akupun melakukannya. Tapi ini hanya seminggu, selanjutnya aku konsumsi sebelum makan. Sehari aku konsumsi 2-3x, Jika aku lagi drop pun aku konsumsi 4x sehari.

Efeknya bagaimana?

1. Selama mengonsumsi clover honey ini (which is aku mengonsumsi Agustus - September ini) aku tak berasa lagi asam lambungku kambuh (ini jujur ya) - aku udah mulai berani minum kopi susu (kopi dan susu adalah larangan dari dokter). Baru 2 bulan sih, tetapi ini kemajuan sekali. Karena dalam waktu 7 bulan, aku 3x bolak balik RS.

2. Aku buang air besar bagaimana? Alhamdulillah lancar. Hepi banget! Dan yang paling penting adalah aku sudah tak berdarah lagi setiap BAB. Ini memang tak langsung, tapi berproses beberaapa hari. Beneran happy banget. Aku tinggal mengecilkan ambeyenku aja. Per hari aku menulis ini, ambeyenku sudah mengecil, jauh mengecil sekali dibandingkan sebelumnya. Setiap buang air besar sudah tak ada lagi yang keluar daging sebesar sebelumnya. Semoga besok-besok semakin baik dan embeyenku hilang total. Aamiin.

3. Efeknya nafsu makan menjadi naik, ini sebenernya efek dari si madu tersebut sedang membantu memulikan tubuh kita, tubuh meminta nutrisi baik dengan "nafsu makan yang tinggi". Nanti balik lagi ke kondisi normal jika nutrisi dalam tubuh kita sudah cukup.

-

Kenapa aku sharing? Karena aku happy sendiri, apa yang aku konsumsi berdampak positif pada tubuhku sendiri dan senang kalau orang lain juga bisa merasakannya. Semoga aku konsisten untuk melakukan dan konsumsi madu ini. hihi..

Memang agak mahal sih madunya, Untuk ukuran 250gramnya 237.000 (harga ritel), tapi jika jadi member harganya tentu lebih murah. Ini yang membuatku akhirnya memilih menjadi member karena untuk konsumsi rutin. Harga madu segitupun tak sebanding dengan biaya aku ke rumah sakit sekali berobat yang harus aku keluarkan 3 juta - untuk dokter, obat dan tes darah plus USG. kalau untuk dokter obat aja minimal 1juta lebih. CLOVER HONEY  250gram bisa untuk 1 bulan konsumsi sendiri. 

Akupun lagi mencoba ikhtiar untuk promil dengan ini. Mungkin setelah gajian baru bisa membeli paketnya. hihihi.. Mohon doanyanyaa..

--

Jika teman-teman mau coba, bisa hubungi aku ya. hihihi.. Mau coba dulu boleh, mau jadi memberpun juga boleeh banget.

#salamdunialebah hihihi..


Share
Tweet
Pin
Share
26 Comments

Setelah melakukan proses inseminasi (bisa dibaca proses Inseminasi part 1 dan part 2 -ku ) dan menunggu 2-3 minggu akhirnya ketahuan apa hasilnya.

Ternyata inseminasi buatanku untuk bisa hamil gagal.. rasanya apa? sedih dan campur aduk. hufft

Kaget sih, bener-bener kaget. Kenapa?

Secara teori kedokteran, kalau kata dr.lucy yang meriksa aku terakhir sebelum tindakan, Kondisi fisik baik, kondisi telurku bagus besarannya bagus cukup untuk dibuahi (tapi belum diperiksa sih kandungannya seperti apa), ketebalan rahimku baik sekali, ukurannya sehat, tak ada apapun dalam rahim yang berbahaya. Bagaimana kondisi suami? untuk kualitas dan kuantitas sperm juga baik. Dokter memang bilang sih kalau ini tinggal berdoa dan kuasa Allah SWT.

Ternyata benar, semua itu kuasa Allah, kehamilan dan kelahiran ini sangat erat dengan hidup dan mati. Takdir hidup dan mati itu takdir mutlak yang hanya ditentukan olah Allah SWT, bukan seperti rejeki atau jodoh yang harus dikejar dan diusahakan. Kehamilan juga diusahakan dan berdoa, tapi ini bener-bener Allah SWT yang menentukan kehidupan.

Sebelumnya aku penasaran, Apa iya aku bisa dibenahi telurnya? Sebenernya lebih ke "Bisa gak ya aku dibenahi seperti wanita pada umumnya", dan ternyata bisa. Aku juga penasaran masalah kondisi sperm suamiku bagaimana. bisa gak dibenahi. Ternyata bisa dan Alhamdulillah pun bagus hasilnya, akupun bagus.

Jadi ketika ini gagal, aku jadi tak penasaran dan memahami sih, Allah SWT belum mengizinkan kami menjadi orang tua, belum mengizinkan kami untuk adanya kehidupan baru, bukan karena yang ada di dalam tubuh, tetapi memang belum. Membuat ku semakin yakin dengan kekuasaan Allah SWT dan kehendak Allah SWT akan kehidupan dan kematian.

Seperti mungkin halnya teman-teman yang melakukan proses IVF, ketika sudah dikawinkan dan embrio sudah jadi diluar, waktu transfer embrio, ternyata embrionya tak berkembang, secara teori mungkin harusnya bisa (dengan pemeriksaan dokter yang hasilnya sudah baik), tetapi lagi-lagi kuasa Allah SWT untuk takdir kehidupan dan kematian.

Kok jadi sok bijak ya. hehehe..

Sedih gak? Sedih banget. aku menangis berhari-hari, sebenarnya sudah berasa seminggu sebelum haid "kok ini keram ya, kok keputihan ya, kok bagian boobs ini keras sekali, kok nipplenya jg keras ya, kok jerawatan, mual dll" - aku cerita ini ke suamiku, kami googling yang isinya "Mungkin ini tanda-tanda hamil kali". Di semua artikel yang kami baca, tanda-tanda hamil itu sama seperti tanda-tanda PMS yang membuat wanita hamil itu kadang tak sadar ketika dia hamil. Tapi ntah kenapa aku merasa "kayaknya bukan hamil deh, kayaknya ini aku akan haid dan gagal, soalnya ini persis seperti tanda-tanda datang bulan"

Aku sampai beli testpack, sewaktu urinku keluarpun itu ada seperti selaput-selaput darah keluar. Hasilnya tentu negatif (hahahaha.. ini test pack udah yg ke puluhan kali aku beli dan test sampai trauma test pack), aku konsultasipun ke kakak spupuku ynag dokter disuruh testpack minggu depan, karen hamil bisa juga ada selaput atau bercak darah keluar.

Benar saja, malamnya aku haid. Paginya aku cuma bisa melamun dan nangis seharian. Kerjaan tak kepegang, besoknya pun nangis, hufft. Aku ketemu mama cuma bisa diam, aku kasih tau mamaku, mamaku yang sedih. Aku diem aja dan benar-benar diam hanya meminta doa. Tapi habis balik dari rumah mama, malamnya nangis terus sampe besoknya. Hufft. 

Kerjanya nangis - tidur - makan - nangis lagi - kerja sebentar - nangis - tidur - nangis - makan.

kira-kira tiga hari seperti ini aja kegiatanku. Suamiku sampai tak tega melihatnya, menghibur saja di sampingku. huhuhu.. Jadi merasa salah sama doi. Aku jadi minta maaf terus. dan tiba-tiba pak suami bilang "minggu depan kita liburan aja ya, staycation di Bandung. Stay aja di hotel lalu udah. Aku disuruh cuti.

Yasudah lah, setidaknya rasa penasaranku sudah terjawab. Ternyata yang di dalam tubuh bisa dibenahi dan semua balik lagi kepada ALLAH SWT

-

Aku berniat istirahat dulu dari program-program hamil ini, jadi mencoba alami saja dulu. Karena tak tau rejekinya datang darimana sambil usaha memperbaiki tubuh ini agar sehat.

#pejuang2garis

Share
Tweet
Pin
Share
23 Comments
Selama berberapa waktu saya mulai melenceng dari tujuan atau cara saya hidup. Salah satunya adalah fokus terhadap diri sendiri dan keluarga. Beberapa tahun ini, selalu melihat orang lain. 
Apa yang dilakukan orang, apa yang dilakukan keluarga A, keluarga B, apalagi yang sudah memiliki anak. Foto keluarga, main dengan anak, wisata, tamasya, sepertinya hidup lengkap.

Sungguh toxic! 

Bahkan ada satu masa "aku harus bisa lebih, harus lebih baik, harus ke sana juga, harus bikin mereka iri" 

Ternyata sungguh capek sekali. Aku juga bingung kenapa kok malah suka kepikiran seperti itu, apakah itu hal lumrah atau wajar yang sempat singgah kehidupan pribadi orang? atau sebenernya itu adalah masalah dan tak semua orang merasakan hal seperti itu.

Sudah beberapa kali aku diingatkan lewat teman, maksudnya bukan mereka yang tiba-tiba mengirim pesan kepadaku lalu menulis "ingat dan fokus pada diri sendiri jangan melihat orang lain". Bukan, bukan seperti itu. Tetapi lebih ke melihat postingan mereka yang share ntah di tweetnya ataupun di feednya. Intinya adalah "perbaiki diri sendiri, fokus terhadap diri sendiri dan jangan ikut campur urusan orang lain atau jangan melihat orang lain"

Melihat beberapa tulisan itu, aku merasa tertampar. "Perasaan dulu aku adalah orang yang mudah sekali untuk bersyukur, mudah sekali mencari kegiatan, percaya diri dengan kegiatan, mengembangkan diri, mengikuti ini itu, kok sekarang jadi orang yang membandingkan dengan orang lain, tidak fokus sama diri sendiri, banyak yang dipikirkan, banyak yang ditakutkan, banyak yang diirikan, kok malah jadi menghambat potensi diri, kok gak berkembang dengan kemampuan diri - kemana sosok diri ini yang dulu? kemana dia?"

Kamis ini, aku seharian berfikir, dan berujung menangis sendiri. Sampai suamiku bertanya "kenapa? apa yang dipikirkan?" aku berusaha menahan air matapun akhirnya tak sanggup lagi, air mata ini tumpah dan cukup lama. Aku capek, aku lelah, aku gak fokus sama diri sendiri, aku menjadi seorang yang payah, yang ingin bahagia seperti kehidupan orang, ingin mengambil semuanya, ingin seperti mereka, tapi ternyata itu semu.. 

Suamiku berkata "kayaknya ini efek obat hormon" - tapi mungkin ini iya dan enggak. Aku memang semakin melankolis dan cepat nangis. Mungkin juga akumulasi dari masalahku sebelumnya, dan ditambah dengan obat hormon ini. Plus melihat kegiatan orang yang sepertinya seru dan bermacam-macam, aku hanya diam di kasur dan tak kemana-mana. Otak tumpul dan tak berkembang, merasa di kantorpun tak ada gunanya. Semua ketakutan itu menyelimuti diri ini.

Lalu bagaimana aku harus menghilangkan rasa seperti ini. Berdoa kepada Tuhan? aku ingin sekali, tetapi sedang tidak bisa melakukan ibadah, walaupun setiap saat bisa berdzikir dan berdoa, tetapi rasanya berbeda ketika berkeluh kesah setelah beribadah. Bulan ini bernar-benar menguras energi untukku sampai aku harus overthinking dam tidak fokus lagi terhadap diri sendiri.

Aku belum tau harus ngapain. Sepertinya Aku tak mau juga menyalahkan kondisi sekarang. Aku sedang berusaha untuk tidak menengok orang lain atau kehidupan keluarga lain seperti apa. Sedang mencari cara untuk membuat bahagia sendiri - walaupun pada saat nulis ini aku belum tau apa. Karena aku masih terbatas untuk melakukan gerak atau kegiatan yang rutin aku lakukan sebelumnya (sepedaan).

Tapi coba dulu lakukan hal positif, atau lebih baik berfikir positif dan tidak membuka-buka sosial media seperti instagram untuk bisa fokus kepada diri? Belum tau..
mohon doanya ya teman-teman.


Share
Tweet
Pin
Share
33 Comments

Kalimat pembukaku adalah apa ya. hahahahaha. Mau sok bijak tapi takut salah, dijaman sekarang apapun bisa dikomentari bahkan yang niatnya baik.

Tapi intinya, pasangan suami istri yang bisa mendapatkan rezeki anak tanpa harus bantuan teknologi mensyukuri hal itu, karena ada hal yang harus tidak menambah pikiran. Tak kita pungkiri "ingin punya keturunan" dengan banyak alasan bisa saja untuk meneruskan generasi, agar rumah ramai,ataupun alasan "Memperbaiki hubungan rumah tangga" dan "ingin menyalurkan apa yang dulu sewaktu kita kecil tidak dapatkan kepada anak2 kita"

Aku tak ingin judge, bener-bener takmau judge. Tapi percaya lah untuk mengusahakan seperti ini menguras banyak hal, bukan hanya biaya tetapi emosi yang sangat turun naik sampai berpengaruh ke psikis, akhirnya overthinking ataupun lainnya. 

Setiap individu mempunyai cobaan dan masalah masing-masing, bukan berarti yang punya anak itu bebas dari masalah. Iya aku memahami itu, sangat memahami sekali. Belum lagi anaknya tidak sesuai ekspekstasi ibu bapak dari segi apapun, biaya-biaya untuk anak, anaknya ternyata ada sesuatu dan masalah lainnya. Aku tak mau membanding-bandingkan, beneran tak niat sama sekali. Tapi aku lebih akan mengatakan untuk bersyukur dengan "dipermudah" mempunyai keturunan. Alhamdulillah para ibu-bapak tidak harus tambah pikiran bagaimana mengusahakan datangkan rezeki anak dengan bantuan rekayasa teknologi.

Duh kan jadi sok bijak, aku gak niat sama sekali untuk itu, huhuhu..

Okay aku akan lanjut cerita proses inseminasi part 2.

Setelah suntik 8 Hari kemarin. Tanggal 22 Agustus 2020 pun kontrol lagi ke dokter, Kali ini bukan ke prof Iko, Karena prof hanya selasa dan jumat itu juga sore hari. Aku ketemu dengan dokter Aida. Sewaktu diperiksa oleh dokter aida ternyata ada potensi telur yang besar, ada dua. Ukuran atau diameternya baru 15 dan 17 mm. Ukuran yang pas adalah minimal 19mm. Kondisi rahimku baik-baik saja. Alhamdulillah. Jadi ditambahi obat gonal 2x lagi oleh dokter aida. Untuk tanggal 22 dan 23 Agustus. Suntikannya sih kayaknya agak beda yaa. Lebih sakit dan membuatku mual berkali lipat. Tetapi jerawatku semakin membaik. Tak seperti sebelumnya, ini jarum suntiknya juga lebih besar.

Obat gonal
obat gonal

Nah efeknya ini baru berasa banget di hari minggu malam setelah suntik ke2 (ke10) selesai. Setelah suntik perutku sakit, sisi sebelah kanan dan belakang. Hanya itu saja. Aku pikir mules (tapi kayaknya bukan sakit mules). Sampai akhinya pagi-pagi (senin paginya) bener-bener sakit gak tahan banget. Aku bangun subuh, bener-bener gak tahan, kirain mules, ternyata Enggak, malah mual seperti mau muntah. Efeknya sampai gemeteran, kesemutan mau pingsan karena tak tahan rasa sakitnya. Akhirnya aku rebahan dulu sebentar sambil dikompres pada sisi perut dan punggung yang sakit serta minum paracetamol.

Senin tanggal 24 Agustus 2020 pagi kami kontrol lagi ke dokter, dan aku harusnya mandi. Aku gajadi mandi karena badanku sakit banget. Ini bener-bener sakit banget. Mungkin efek obat, tapi sampai ngilu dan uring-uringan banget. Benar-benar gak kuat. Gemeteran dan mau pingsan. Sekitar jam stgh8 pagi akhirnya dipaksakan ke klinik. Anehnya sepanjang jalan tak terasa sakitnya. 

Pada waktu di klinik, diperiksa transvaginal. Dicek kembali telur2ku. Alhamdulillah Alhamdulillah, Telurnya sudah pas, ada 2 telur yang besar sisi kanan dan kiri, Kira-kira 19/22 dan 25 mm, yg 25mm ini disebelah kanan. Alhamdulillah jg rahimnnya bagus, tebal dan kuat. Aku ketemu dengan dr.Lucy. Dokternya masih muda, lebih muda dibandingkan dr.Aida. Setelah periksa aku dijadwalkan untuk tindakan inseminasi hari rabu. Aku dikasih obat suntik pematang atau pemecah telur ya? Obatnya ovidrel. Harganya lumayan lah. hehehehe..

Aku suntik ovidrel ini tunggu instruksi dari tim harus jam berapa. Karena harus pas, teorinya sih 36 jam sebelum tindakan inseminasi. Harus tepat waktu dan tak boleh kurang atau lebih.

Tapi ternyata aku diminta suntik ovidrel tanggal 25 Agustus 2020 jam 05.00 Pagi. Tindakan inseminasi Tanggal 26 Agustus 2020 pukul 14.00 dan washing spermnya jam 11.30 ditanggal yang sama.

Aku kira setelah hari senin ini tak ada rasa sakit lagi. Ternyata salah. Senin malam menjelas mau tidur sakitnya datang kembali. Sakit nyeri ngilu keram pada perut bagian bawah sebelah kanan sampai ke punggung pun mulai berasa, udah pakai salonpas, freshcare, kompres air hangat dan akhirnya harus minum paracetamol yang bisa membuat bobo. 

Jam 03.00 tgl 25-nya (hari selasa) pun aku kebangun karena sakit, berubah posisi dari tengkurap, terlentang, ke sebelah kiri, bahkan meringkuk, pun ketika mau tidur lagi jg gak nyenyak. Terbangun hampir 30 menit sekali.

Jam stgh 5 bangun untuk siap-siap suntik ovidrel. Setelah suntikpun, aku kira akan bisa lebih mending. Ternyata tidak. Sakitnya makin menjadi-jadi, Jam 7an pagipun aku muntah-muntah, muntah air. Karena saking sakitnya, akhirnya keluar lewat muntah. Tapi setelah muntah aku lebih rilex sih. Jadi kayaknya muntah ini mengurangi rasa sakit itu deh. Ntah lah. karena sakit ini baru kumat malam hingga pagi-pagi. Siang -sore normal.


Obat Ovidrel


Selasa itu aku hanya goleran aja di kasur. Siangnya Alhamdulillah membaik. Bisa bergerak, bisa kemana-mana, bisa jalan-jalanpun. Sampai akhirnya menjelang tidur pada malam hari. Sakitpun mulai berasa lagi. Aku tempel lagi dengan salonpas, freshcare, minyak kayu putih, panadol merah, semua deh. Jam 3 pun kebangun lagi, gak bisa bobo sampai subuh. Baru bisa setelah subuhan. Itu juga harus kompres air hangat dulu. 

Bangun subuh dan bersiap untuk ke klinik karena sudah janjian hari rabu tanggal 26 Agustus 2020 untuk tindakan.

Jam 11.30 mulai washing sperm. harus nunggu 20-30 menit dulu bagaimana hasilnya, cukup kah atau tidak. Katanya sih ini mereka mencari sperm yang terbaik untuk dimasukan nanti. Hasilnya Alhamdulillah baik. Tindakan akan dilakukan jam 14.00-an kami makan siang dulu.

Jam 14.00 pun aku sudah stanby di klinik, baru mulai tindakan jam 14.45-an, aku masuk jam segitu. Pak suamipun masuk ke dalam untuk mengikuti prosesnya. Tindakan inseminasi ini oleh dr. Shanty Olivia F.J. Kok beda-beda dokternya? Iya di daya medika ini dokternya itu "TIM", kalau tidak bisa yang satu artinya dengan dokter lainnya.

Aku gatau sih ngapain aja pada waktu tindakan karena tak terlihat, tapi awalnya dibersihin dulu bagian vagina, pakai cairan seperti air, lalu lanjut lagi dan aku jg gatau diapain lagi, tetapi berasa waktu kateter masuk ke dalam, Kecil sih kateternya. Kenapa aku tau kecil, karena aku bandinginnya dengan HSG. Waktu HSG itu agak besar, karena berasa banget pas masuk ke dalam vagina dan rahimnya, kalau ini cuma berasa pas masuk aja. Dokternya bilang sih agak gak nyaman. Aku awalnya tegang. ya gimana gak tegang, ada benda asing masuk ke dalam vagina, beda mati pula walaupun itu untuk kehamilan. Awalnya agak tegang tapi disuruh rilex. Lama-lama rilex. Aku sekalian main hp dan buka-buka doa Nabi Yunus itu, aku baca-baca aja dan baca ayat kursi. Kira-kira 30 menitan prosesnya. Selesai jam 15.30, Tapi disuruh baringan dulu 20an menit. Jadi baru keluar ruangan jam 15.45. 

habis tindakan

Ternyata seperti tak berasa gimana-gimana, mungkin ada yang bilang kayak "oh gini aja" atau "udah nih". Tetapi memang tak berasa sama sekali, ya tak nyaman aja sih sebenernya dimasukan benda asing ke dalam situ.

Setelah inseminasi ini tak ada efek apa-apa di aku, aku soalnya baca-baca ada yang sampe pendarahan (bahkan dikasih liat darah-darahnya), tapi di aku enggak. Aku tanya ke susternya, ternyata itu kalau si pasien tegang pada waktu tindakan. Karena sebenernya kayak tidak diapa-apain. Sebelumnya aku pernah tanya "dok sesakit HSG gak?", dokternya bilang "HSG mah jauh lebih sakit, ini enggak kok" setelah dokter bilang itu otomatis santai sih.

Aku dikasih obat penguat rahim. Diminta periksa test pack 2-3 minggu kemudian. dan tips-tips untuk membantu menyukseskan inseminasi ini (kalau mau tau tipsnya japri aja ya. hehehehe..)

Doakan ya semoga sukses promil ini.

--

Untuk biaya seperti apa? emmmm.. petugas administrasi sih bilang untuk tindakannya saja 4,5juta (ini juga berlaku di Rumah sakit yang aku tanyakan - seperti RSPI) - ini belum termasuk biaya konsultasi dokter, administrasi, Rapid test, dan obat-obat yang aduhay. Waktu itu diminta siapin sampai 18jutaan. Karena setiap orang beda-beda kebutuhan obatnya, terutama obat gonal. Jadi biar gak kaget dengan biaya, untuk para pejuang kehamilan, siap-siap dulu ya. Kita menabung. Bismillah semoga menjadi ladang amal untuk kita semua.

Akupun sempat tanya ke suster-suster, kenapa aku sakit pada bagian bawah perut sampai pinggang, katanya itu wajar sekali, justru kalau sakit itu adalah bagus karena obatnya bereaksi dan itu sedang berovulasi. Sampai dilihat besarnya terlur berapa, kalau gede dan banyak apalagi.. Berasa banget sakitnya. Aku sampai googling efek dari terjadinya ovulasi itu apa. eimmm ternyata bener sakit pada bagian itu dan bisa sampai ke punggung. Ada yang sampai pingsan juga, ada yang muntah-muntah. Aku jadi inget-inget sih, emang bener pada saat ovulasi itu kita berasa sekali sakit-sakit keram kan ya ibu-ibu.

Ini apalagi kalau di"sengaja", belum waktunya dan besaranyaa lebih dari biasanya serta banyaknya itu melebihi yang biasanya. Kebayang sakitnya kayak apa. dan sakitku ini terasa sampai 5 hari setelah tindakan.

--

Salam pejuang garis biru

Share
Tweet
Pin
Share
26 Comments

Hai.. akhirnya kami memutuskan inseminasi seperti pada ceritaku sebelumnya ,prosesnya tidak lama. Karena kebetulan juga waktu kontrol kemarin itu berdekatan dengan siklus haid. Aku juga gak nyangka sih, karena pas nanya ke orang-orang kok pada nyebut berbulan-bulan gitu. Mungkin ya karena aku udah test-test sebelumnya itu dari lama, jadi untuk mulai tuh gak lama.

Aku udah HSG, pak suami juga hasil spermnya Normal Baik hasil SAL dan HALO (akhirnya hasil HALO pun diberitahu), dan jugaaa waktu kami kesana dalam kondisi aku PMS yang menurut feelingku tuh sehari atau dua hari lagi aku haid. Jadi ini bener-bener kebetulan aja waktunya deketan dan kondisinya pas.

kira-kira ini proses Inseminasi Buatan kami..

(btw ini aku nyulisnya bener-bener pe hari tiap aku ke dokter dan melakukan kegiatan)

Selasa,  11 Agustus 2020

Kontrol sore dengan Prof. Iko, beliau membaca hasil sperm dan seperti biasa USG Transvaginal. Prof. Iko bilang sih hasilnya bagus aja. Gimana kondisi telurku? masih kecil-kecil semuanya. bener2 kecil banget.. #sedih banget.. aku cuma nyeletuk "yah proff masih kecil banget yaa.."

Prof bilang "yaa nanti kita besarin bu, tenang ajaa", lalu bilang lagi "jadi mau gimana bapak ibu? normal? insem? atau mau bayi tabung?"

Kami berdua pun jawab "coba insem dok, udah 4 tahun soalnya normal blm berhasil juga"

Prof Iko langsung menuliskan keterangan insem pada dokumen progres kami dan kami diminta dateng lagi ke klinik D2 atau D3 pas akuvHaid untuk mulai program inseminasi. Di sini sih beliau hanya bilang "nanti saya kasih resep untuk suntik besarkan telur sampai matang, lalu dilihat dan proses"

Aku tanya-tanya berapa lama prosesnya, bagaiman prosesnya, harus ngapain. Prof hanya jawab "untuk proses tergantung kondisi telur saja, nanti kita liat lagi pas hari kedua haid ya"

Baiklah, kami berdua sudah mantap dan Insya Allah ingin mencoba apapun hasilnya.. feelingku sih Jumat besok udah bisa kontrol ke klinik lg, karena udah berasa PMS nya dari hari ini

Aku dapat resep vitamin atau suplemen : Q10 dan Folavit (asam folat). Waktu googling gtu ttg Q10 langsung kaget "kok vit jantung buat program hamil", lalu nanya2 ke temenku apoteker (Nadya si mamak baby dragon), dikasihlah aku link tentang keguaan Q10 yang terkait kehamilan ini, ternyata Q10 ini juga bisa untuk para wanita penderita PCO - ini artikel tentang Q10 untuk wanita PCO

Mengapa akhirnya aku cari tahu tentang Q10, selama ke 4 dokter sebelumnya, belum pernah dikasih suplemen Q10 ini, hanya dikasih vitamin/suplemen asam folat (ya kalau gak ovacare, folamil, folavit) ya sekali dikasih obat perbesar telur. Jadi penasaran saja, kenapa akhirnya di kasih Q10 ini.


Kamis, 13 Agustus 2020

Hari Haid pertama. Seperti biasa mulai sakit lagi perut ini, tidak seperti bulan lalu yang tak terasa haidnya sakit. Bulan ini mulai sakit karena aktivitas olahraga sedang jarang sekali, tapi tak sampai pingsan dan tidur sih hanya nyeri-nyeri biasa.

Oiya aku tak lupa minta mamaku berdoa di Kampung halaman bersama anak-anak yatim, untuk memperlancar hajatku kali ini yang apapun hasilnya aku pasrahkan, yang penting aku sudah berusaha. Bener-bener berasa ini haajatku, aku mau kasih yang terbaik.


Tanggal 14 Agustus 2020

Hari kedua haid. Seharusnya hari pertama haid itu aku lapor ke klinik, karena harus rapid test. Sekarang ini kalau mau program hamil ataupun melahirkan harus rapid ataupun swabtest. Untuk meminimalisir tertularnya covid19. Jadi karena aku haidnya kamis sore menjelang malam, jadi tak mungkin untuk rapid. Jumat pagi kami berdua keklinik, rapid test. Hasilnya non-reaktif. Lumayan juga harga rapidnya. Ambil darahnya pun bukan dari ujung jari, tapi dari tengah lengan. Seperti ambil darah untuk Medical Check-Up.

Jumat sorenya kami datang, sampai sana jam 6 sore, dannn ternyata yang sudah datang puun banyak sekali. Tiga kali kami ke sana, belum pernah seramai ini. Ya asumsiku sih mereka pada promil semua dan D2 atau D3 haid, karena ada beberapa yang melakukan tindakan suntik ataupun disuruh HSG lah, diminta periksa ini itu lah dan pemeriksaan selanjutnya. Memang sih menurut dokter dan artikel (yang bersumber dari dokter atau jurnal ilmiah) untuk program hamil itu datanglah ke dokter pada saat D2 atau D3 haid. Ini yang aku lakukan waktu pertama kali ke dokter haikal di RSIA Brawijaya Kemang, dokter haikal pun bilang "bagus nih datengnya D2 Haid" dan di sana lah aku mengetahui bahwa aku PCO (dokternya wktu itu menyemangati sih, masih muda banget pak dokter, dan dokternya pun banyak cerita. Karena masih muda ya jadi lebih banyak menjelaskan. Beda sama prof yang lebih pengalaman langsung to the point. hahahahaha)

Baru masuk ke ruangan itu sekitar jam stgh8an. Di ruanganpun profnya terlihat capek dan aku hanya diminta periksa transvaginal cek kondisi rahim dan telur-telur (yang masih kecillllll banget)

Prof juga hanya bilang "Oke insem ya Bu,Pak. Mulai hari ini ya artinya. Suntik hari ini, nanti minggu depan balik lagi. saya kasih resep 7-8 kali suntik ya"

Tak banyak pertanyaan sih aku juga, mungkin karena udah tau bakal insem dan harus ngapain jadi yaudah aja. Prof juga menulis jadwal insem dan berapa kali suntik plus kapan harusdatang lagi, gitu-gitu aja. Ya begitu lahh.. prosesnya cepet sekali. Nunggunya hampir 2jam, di dalam hanya beberapa menit. hahahaha.. Nasip dateng telat.

Malam ini juga aku diajarin cara suntik hormonnya sama suster/perawat/asisten prof. Karena ini kasih untuk 8 kali suntik, dan harus setiap hari, Jadi tak mungkin kalau harus bolak-balik Klinik. Jadinya harus bisa belajar sendiri. Selesai semuanya jam stgh9. Aku pasien terakhir yang keluar.

Oiyah ternyata ada larangan-larangan dari perawat yang aku baru tanyakan 

1. Jangan olahraga berat, boleh jalan dan joging. Tapi tak disarankan sepedaan. YaAllah padahal udah niat mau ikut virtual ride 42km dalam rangka HUT Kantor. hiksssssssssss. Padahal aku salah satu yang minta diadain virtual ride. Ini dilarang agar telurnya tidak pecah. Jadi dipecahkannya harus tepat.

Padahal ada 2 jadwal Sepedaan bareng geng LT, 1 sepedaan 42km sendiri. Sedih banget yaampun. Tapi tak apa demi program yang dinanti-nanti ini.

2. Jangan makan makanan junkfood dan makanan yang belum matang selama program ini

3. Jangan stres dan kecapekan. Harus Happy

udah itu ada inti larangannya..

15 Agustus 2020

Suntik ke-2. Sepanjang hari ini manja banget sama suami. Pengennya gak mau ditinggal, takut ditinggal. Bener-bener takut. Kata pak suami pas aku tidur siang ngomong "jangan pergi kemana-mana, temenin di sini". hahahahaha #gak sadar

Kata suster sih ini efeknya bisa ke mood, badan, gemuk, jerawat, mual-mual, dll karena akan berpengaruh ke hormon. Jadi tahan-tahan aja semingguan ke depan. #tetap semangatttt 


obat gonal

16 Agustus 2020

Suntik ke-3

Seperti biasa minum obat Q10 3x sehari, sekali minum2 kapsul dan Fetavita. Malamnya Suntik-suntik lagi. Bagaimana rasanya? Mellow banget.. gatau deh berasa takut ditinggalin aja

17 Agustus 2020

Suntik ke-4

Rasanya makin mellow, jerawat atau brintilan muncul di wajah.. Kalau kata susternya sih itu efeknya. Pak Suami tadi bilang "kok ini jadi suka nempel-nemplek terus". Gatau sih, aku sendiri rasanya jadi takut aja, takut kehilangan, takut gagal, takut ini itu lah. Takut jauh-jauh.

Rasanya malam-malam suntik hari ke-4, ntah hari ini udah gak sakit sih, lebih ke mellow aja dan deg2an takut salah atau berdarah kayak kemarin.

18 Agustus 2020

Suntik ke-5

Muka semakin bruntusan, perasaan semakin galau mellow gak jelas, dan nyuntik mulai berasa sakitnya. Ada bekas merah pada bagian yang disuntik. #gapap-gapap #semoga berkah.

19 Agustus 2020

Suntik ke-6

Bruntusan di muka semakin banyak. Mood? makin gak jelas, makin overthinking, makin gatau kenapa deh. Mungkin kalau aku bukan ke bentuk badan yang semakin membesar, tapi ke pikiran, mood, dan muka. Tiap orang beda-beda sih. obat Q10 ku juga sudah habis, jadi minum asam folat saja. Plus aku makan kurma muda sehari 3buah. Sambil nunggu clover honey yang aku pesan. Katanya sih bagus.

20 Agustus 2020

Suntik ke-7

Hari ini, seharian hanya bisa nangisss terus. Bener-bener gatau kenapa nangis, tapi akhirnya tau kenapa.. Cerita sama pak suami bahwa jd overthinking dan gak fokus sama tujuan diri sendiri, gak fokus dengan perbaikan diri dan lainnya. Gatau ini karena hormon atau karena emang kenapa. yang ada cuma takut. Aku jadi mikir, baru insem padahal undah mellow gini. gimana bayi tabung atau orang-orang yang nunggu sampe 10 tahun atau lebih. huhuhuhuhu...


21 Agustus 2020

Suntik ke-8 

selesai suntiknya. besok tgl 22 Agustus 2020 akan kontrol ke dokter untuk cek bagaimana dengan kondisi telurku.. doakan baik-baik saja ya..

#pejuang2garis #inseminasibuatan


Share
Tweet
Pin
Share
No Comments

Histerosalpingografi (HSG) adalah pemeriksaan dengan menggunakan sinar Rontgen (sinar-X) untuk melihat kondisi rahim dan daerah di sekitarnya. Pemeriksaan ini umumnya dilakukan pada wanita yang memiliki masalah infertilitas atau keguguran yang berulang. Hampir semua pasangan suami istri yang belum kunjung hamil ketika lebih dari 1 atau 2 tahun usia perkawainan atau mau program, pasti diminta untuk Test HSG. Pemeriksaan ini berfungsi untuk mengetahui bentuk, ukuran, dan struktur rongga rahim sehingga bisa mendeteksi beberapa kelainan. Juga bisa melihat apakah ada sesuatu yang aneh pada rahim dan saluran tuba kita.

Test HSG ini dilakukan pada hari ke 9 - 13 (aku lupa deh, tapi waktu itu aku test dihari ke 11 atau 12 setelah haid itu). Test HSG ini dilakukan dengan memasukan cairan pewarna kontras yang larut dalam air akan disuntikan sehingga membuat bentuk rahim dan saluran tuba terlihat.

Apa yang harus dipersiapkan?

1. Surat rekomendasi dokter obgyn

2. Pada waktu sudah haid hari pertama, saya sarankan sih langsung telpon klinik atau tempat test. Ini penting banget karena ternyata banyak yang periksa HSG dan rata-rata mereka hanya mau menerima sedikit pasien. Saya sendiri waktu itu mendadak banget, dan akhirnya ketemu di biomedika Bandung. Karena semua lab yang dirujuk penuh semua (iya saya H-1 baru mencari waktu janjian)

3. Biayanya kurang lebih 1,2jutaan. Mungkin bisa lebih. 

4. Tanyakan ke suster "pakai bius gak? pakai obat penenang gak? boleh pakai obat buat penahan sakit gak?" - ini penting. Aku sih gak dibolehin, tapi temen-temenku banyak yang dikasih. Sepupuku dikasih tapi hanya di awal, di akhirnya enggak. Saranku kalau tak mau merasakan rasanya HSG coba saya lobby pakai obat penahan rasa sakit (di awal ssebelum HSG dan sesudah HSG).

5. Bulu-bulu kemaluan harus bersih, jadi suster atau petugasnya akan memastikan bahwa bulu-bulu kita itutak ada. dan jangan melakukan hubungan sexual dulu hingga keluar di dalam. Ntah kenapa ini penting kata mereka. Tetapi.. setelah HSG pun untuk berhubungan suami istri gak nafsu juga. hahahahaha..


Bagaimana rasanya HSG?

Setiap yang ditanyakan ke HSG, mau ke dokter, suster, teman-teman, Semuanya sama yaitu SAKIT. Iya sesakit itu. Bahkan kalau kata temenku rasanya seperti lahiran normal, tapi lahiran normal ujungnya gak berasa sakit ketika anak sudah lahir, kalau HSG sakit bekas sampe sehari. Ini menurut dia loh ya.

Kalau menurutku sakit. Dari awal aku udah diwanti-wanti sama suster "sakitnya bisa 2-3x lipat haid", aku gak tau kadar sakit haidnya seperti apa. Aku sendiri kalau haid sakit banget sampe cuma bisa rebahan doang.

Jadi waktu masuk ke dalam ruangan, semua benda-benda besi harus dilepas. Diberikan baju dari biomedika. Dan du biomedika ini menganut bahwa HSG jangan menggunakan obat penahan sakit atau penenang, Jadi aku Bismillah aja. Sebelum masuk juga disuruh tanda tangan surat pernyataan tanggung jawab pasien. Pas tanda tangan ini langsung drop, soalnya pak suami waktu itu tidak ikut. Karena aku gak mikir seperti apa prosesnya.

Oke, setelah siap. Dokternya cuma bilang rilex. Susternya juga bilang rilex.

Selang dimasukan dalam kemaluan kita, pertama pun belum terasa sakitnya. Si dokter pun beri aba-aba "bu saya masukan cairannya ya. tahan ya bu"

Ya Allah itu rasanya sakitttt banget. Awal-awal karena kaget, aku cuma bisa teriak "sakit dok" dan merem

suster dari awal sudah bantu "Ibu rilex ya, atur nafas, jangan tegang dan jangan merem"

hahahahaha. kesel banget saat itu pas suster ngomong begitu, akupun awal-awal karena kaget dan gak nyangka sakitnya seperti itu belum fokus untuk atur nafas, masih teriak kesakitan dan merem.

Dokternya juga memasukan cairan tambahan lagi dan itu berasa sekali sakitnya. 

Baru setelah suster bilang "ibu rilex", aku mencoba untuk atur nafas, rilex, gak merem (biar gak pusing), dan dzikir, Iya lagi-lagi dzikir ini menolong aku (sebelumnya menolong disaat test CPNS, menolong disetiap perjalanan apalagi kalau macet, sekarang menoolong pada saat HSG). Jadi waktu kesakitan ini selain atur nafas aku hanya bisa dzikir tanpa putus-putus, Bener sih yang dibilang suster, harusnya aku melakukan dari awal untuk rilex, gak merem dan atur nafas. Ya tapi kan namanya pertama dan kaget tuh mana bisa kontrol. hahahahaha..

Udah lah akhirnya selesai. Ntah berapa lama di dalam, tapi kata suster sih sebentar. Aku merasa lama sekali. Bener-bener lama. 

Selang dicabut dan kemaluan dioleh dengan betadine. 

Apa Efek setelah HSG. tiap orang berbeda-beda.

Aku rasanya mau pingsan, Mules mau buang air tapi pas duduk tuh gak mau buang air, mual mau muntah tapi gada yang dimuntahin, Untunngnya di biomedika ada kamarmandi dan ruang terbuka yang ada tempat duduk panjangnya. Jadi duduk di sana dulu, tiduran, menghirup udara segara, sesekali mual menuju wastafel, mau buang air ke kamar mandi walaupun gada yang keluar darimana pun. Akhirnya hanya bisa rebahan dan atur nafas.

Baru deh setelah itu memanggil gocar dan balik ke penginapan dengan langkah lunglai.

Hasilnya bisa diambil langsung sore hari. Alhdmulillah hasilnya baik-baik saja, jadi tak ada masalah serius di saluran tuba ku, dibacain juga sama dr.yassin pun baik.

-

Semangat ya buat para pejuang 2garisbiru/merah. Semua harus dilalui. Berat sih memang, tapi Bismillah. 

Usaha dan Doa

#btw saya test HSG di bulan Agustus 2019 di Bandung pada waktu promil dengan prof. Tono

-

#pejuang2garisbiru #HSG


contoh hasil hsg

Hasil HSG
sumber : https://doktersehat.com/hsg/

Share
Tweet
Pin
Share
No Comments

Setelah mencoba dengan cara normal, sudah dateng ke 4 dokter yang berbeda dan berkali-kali (sebenarnya aku sudah datang ke 5 dokter, dan mulai program itu pada dokter yang ke-2), diberikan obat dan vitamin yang sama. Sudah HSG, sudah cek sperm pak suami. Akhirnya kami berdua memutuskan untuk mencoba inseminasi.

Sebenarnya inseminasi ini sudah ditawarkan dari dokter ke-2 pada akhir tahun 2017 (dr. Haekal di RSIA Brawijaya), tetapi kami mencoba untuk normal - karena pada waktu ke sana usia pernikahan baru 1.5 tahun. Waktu ke dokter ke-3 Prof Tono (Agustus 2019) , sudah menawarkan inseminasi, tetapi prof tono bilang "kita coba sekali dulu ya obatnya utk program normal, setelah ini baru kita tindak. tapi Ibu harus cek HSG dulu ya. Bapak juga klo bisa cek sperm, karena pcosnya bisa disembuhkan dengan olahraga dan makan yang bikin happy, jdi kita harus cek salurannya dan kondisi bapaknya juga". Karena lokasi dan susahnya menyesuaikan jadwal, akhirnya kami tak lanjut lagi ke prof Tono. Duh padahal ingin banget tuntas sama beliau, sungguh. Selain ktnya Prof Tono adalah dokter obgyn terbaik seBandungan, rumah sakit nya juga RSIA terbaik sebandungan, Biayanya periksanya setengah harga dokter di Jakarta (kebayangkan harga sekelas profesor dan RSIA terbaik di Bandung, bisa setengah harga kontrol dr. biasa aja di Jakarta). Tapi ongkos ke sananya itu loh yang bikin kami berdua berpikir ulang. Udah gitu, doi tuh kayak bapak gtu dan lucu. Emang sih klo kita gak nanya banyak, profnya juga gak banyak ngomong karena sih udah profesor dan pengalaman jadi liat2 langsung to the point ke masalah dan solusi.

Test HSG sudah saya lakukan, dengan rekomendasi Prof.Tono, akhirnya  kami mencoba untuk ke dr.yassin (yang mana kebetulan dr.yassin ini adalah kakaknya temen geng pak suami.. jadi pak suami sudah paham sepak terjang dr.yassin semenjak muda). Pertama ke sana itu Oktober 2019, Hasil HSG dibaca oleh dr. yassin, hasilnya baik. Saluran rahimnya aman-aman aja, kondisi rahimku juga baik-baik saja. ke dr.yassin yg dilihat sama saja, telur kecil-kecil, dikasih vitamin yang sama kyk waktu ke dokter Haekal dan Prof Tono. plus langsung meminta suami untuk test sperm.

Juni 2020 aku ke dr.yassin lagi, periksa lagi, dan membaca hasil test spermnya suami, Hasilnya Oligoterarozospermia ( adalah hasil dari analisa sperma yang menunjukan adanya jumlah sel sperma yang rendah, gerakan sel sperma yang lemah dan bentuk sel sperma yang tidak normal) - ya intinya ini deh. bentuknya gak sempurna, jadi untuk peluang hamil pun juga masih rendah sekali. Udahnya telurku kecil-kecil, sperm suami juga ada masalah sedikit... dr.yassin sendiri jg tipikal yg kita harus nanya banyak, sewaktu kontrol pertama ya hasilnya sama, dikasih vitamin yang sama, obat yang sama.. Waktu kontrol juni 2020 ini, suami dikasih vitamin tonikard untuk memperbaiki sperm. dr. Yassin langsung to the point "inseminasi ya Bu, sulit kayaknya kalau mau normal dengan kondisi seperti ini, tp terserah bapak dan ibu saja baiknya gimana, nanti tanya-tanya lagi aja dulu ke suster depan ya, dtg lg ke saya 3-5 hari pada saat ibu haid"

Seminggu kemudian kami datang lg ke dr.yassin dan periksa, USG transvaginal lagi dan kaget "kok ada kista ya. ini takutnya kista, tp kalau liat riwayatnya sih bukan kista, mungkin luruhan telur ya, bulan depan ke sini lg" dan langsung to the point "insem aja ya, nnti tanya2 ke suster di depan masalah biayanya seperti apa", kami berdua sebenernya ingin normal sih.. Nah pas di sini tuh mungkin ntah dokter yassinnya lg sibuk atau gimana, kesempatan untuk nanya2 tuh dikit, jawabannya juga to the point banget, iya dan enggak, gak seperti minggu lalu yang masih banyak ngobrol. Kayaknya sih emang udah diminta insem langsung, salah satunya masalah umur, ketuatan rahim dan yaa ntah lah..

Pulang pun kami berdua galau baiknya gimana. Kok ada kista, kok ini itu danlainnya.. Udah gitu ini adalah biaya kesehatan terakhir yang dibayarin kantor karena pak suami bulan ini adalah bulan terakhir kerja di Kantor. Jadi ya kami terpaksa juga harus cari rumah sakit yang masuk kantong gaji PNS. hahahahaha.. Jujur aja kemarin karena dibayarin kantor, jadi bener-bener cari RS yang sekalian mahal aja, aku ke dr.yassin di RSPI. Gak mikirin biaya kontrol yang penting adalah pelayanan terbaik. Kami muter otak dulu, dr.yassin sendiri buka praktek di bammed woman care yang lokasinya di Meruya, ini deket dari tempat kami. Mencoba telpon untuk booking, yaampun ya sebulan full. Ok artinya gak mungkin ke RSPI lagi ke dokter yassin dan sulit untuk memaksakan diri ke dr.yassin di bammed.

Aku menghubungi kk spupuku, dia program hamil sama prof budi wiweko, lokasinya di Kedoya, aku gatau kedoya sebelah mana.. yang jelas aku hanya kepikiran untuk kontrol yang uangnya masih masuk kantong PNS dan deket dari tempat tinggal kami. Akhirnya Bulan Juli kemarin, Aku coba cari dokter lain. Kalau kata temenku sih, selagi mau promil dan bahkan lagi hamil, ganti2 dokter mah gapapa, cobain dokter-dokter terbaik, kecuali memang ada kasus khusus yang dr tersebut nanganin. Akhirnya kami coba ke klinik dr.sanders (Daya Medika), kontrol dengan Prof Budi Wiweko. Saat ini aku gak banyak googling tentang beliau, aku hanya mendengar cerita spupuku yang akhirnya hamil.. program dengan beliau. 

Juli 2020 pun kami ke sana, membawa semua hasil test USG, hsg, sperm sebelum-sbelumny. Langsung ketemu Prof, seperti biasa periksa transvaginal, dilihat lagi ternyata bukan kista, itu hanya sel telur yang meluruh, lalu dicek telurnya besar, doi nanya sih "ini dikasih obat ya?", aku jawab iya.. dicek-cek lagi, dipahami lagi hasil test-test sebelumnya..

Prof banyak ngobrol-ngobrol saja, ditanya bagaimana hubungan seksual kami dari kuantitas dan waktu. Pada akhirnya dia nawarin "mau dipecahin gak telurnya, biar nanti malam atau besok kalau berhubungan bisa berhasil besar. dan bapak test sperm lagi ya, setelah minum vitamin kemarin kita lihat hasilnya ada perubahan atau tidak, karena kalau sperm bapak bisa diobatin" - jadi intinya kelainan spermnya pak suami itu tidak terlalu parah, makanya dokter yassin dan prof iko tidak terlalu khawatir. Pak suami hany diminta jaga kesehatan dan lanjut minum. 

Prof juga lebih banyak cerita bahwa doi juga praktek di RSPI, dan aku baru tau juga sewaktu bulan Juni 2020 kemarin kontrol, karena setelah aku keluar ruangan, profnya masuk.. Aku cerita juga kenapa pindah ke sini. Ya rezeki anak kan beda-beda, tapi aku type ingin yang terbaik dengan biaya yang masuk kantong. hihihi.

Setelah pulang dari sana, aku berpikir keras "kayaknya insem saja deh coba", suamiku pada saat itu masih berat, masalah biaya, masalah apakah kita udah pantas, tipe suamiku tuh tipe yang takut "belum ada persiapan dan nanti gimana biayain selama hamil", karena per juli 2020 kemarin, doi belum bekerja lagi hingga sekarang.. Segala upaya udah kami coba, dari Urut, minum teh, minum madu, minum obat, vitamin, minum rebusan jahe madu dll, olahraga (ini sangat-sangat membantu, terutama perihal siklus haid), ke dokter ini-itu dan semua nyebutnya sama semua, ke kang pijet sampe cirebon segala. Tetapi memang Belum ke akupuntur atau yg lainnya sih. Mungkin upaya kami belum maksimal seperti orang-orang lain, tapi kadang kami dan aku sendiri dalam kondiri capek lahir batin "kok gini ya.. harus maksimal gimana ya.."

Mamaku pun tiba-tiba ngabarin "nanti kalau kejual ruko di kampung, mama kasih uang ya buat ade berobat biar hamil", ntah kenapa hal inituh bikin aku semangat. Bener-bener semangat untuk mencoba step selanjutnya, untuk mencoba ikhtiar lain selain coba normal.

Aku berpikir bahwa ini adalah salah satu cara Allah untuk membuka jalan ikhtiar kami.. Akupun berpikir, aku ingin menata kerenggangan yang aku rasakan, iya ini menurut aku sendiri, beberapa tahun terakhir ini aku merasa kami lagi renggang aja, iya terlihat membaik dari luar, tapi seperti ada yang kurang. Kalau di rumah sibuk hp dan kegiatan masing-masing. Usaha intens ini menjadikan kami berdua bisa lebih baik lagi, Masalah kemarin 2 minggu menguras energi, dan dari kemarin pun menangis. 4 tahun belakangan ketika ada yang bertanya masalah anak, aku pun masih bisa tersenyum dan ketawa-ketawa santai, ada masanya down, ada banget. Tetapi tahun ini bener-bener gak kuat, minggu lalu hanya bisa nangis sampai sesegukan karena masalah ini (ya ditambah dengan masalah lainnya sih).

Sabtu kemarin pak suami sudah mencoba test sperm (sudah dengan syarat yang ddiminta), kami lalukan sebulan setelah kontrol terakhir, ini saran dokter "sebulan lagi ketemu saya ya tapi sudah test sperm", dan kebetulan juga ada rejeki untuk test. Hasilnya pun bisa dibaca segera. Hasilnya ada SAL dan HALO, aku gatau sih bedanya apa, tetapi kalau dari invoicenya itu, Hasil di daya medika ini lebih rinci daripada yang pertama di prodia. Harganyapun juga lebih mahal berkali-kali lipat. Prodia kalau tidak salah 300an atau 400 gtu, di Daya Medika ini 1.390.000, Secara fasilitas juga lebih bagus sih dibanding prodia. Disediakan kasur yang bersih, tv, dvd player dan cd nya, kamar mandinya pun bersih. Niat banget sih ini. hahahahaha..

Alhamdulillah hasilnya pun bisa langsung diterima tetapi yang SAL, yang HALO masih semingguan lagi. Tetapi kata sustersih SAL juga bisa dibaca.. Alhamdulillah yang tadinya Oligoterarozospermia, sekarang Normozoospermia - artinya Normal. Detailnya pun jauh lebih baik dari sebelumnya, Alhamdulillah sekali.

Hari ini kami mau ke dokter lagi, mau tau saran dokter seperti apa. Jika dokter menawarkan inseminasi, kami Insya Allah langsung mengiyakan tidak seperti kemarin-kemarin yang masih mikir-mikir "normal", Alhamdulillah rezeki datang darimana saja, Alhamdulillah juga hasilnya baik, ditingkatkan lagi yang sudah baik ini. Apapun hasilnya nanti, yang penting niat dan ikhtiar kami berdua. Bismillah.


#pejuang2garisbiru








Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Newer Posts
Older Posts

About me

About Me

Catatan Cerita.

Aku suka bercerita. Aku senang kalau kamu suka. Selamat menikmati

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

recent posts

Categories

  • Laugh
  • Love
  • Travelling
  • life

Blog Archive

  • ►  2022 (2)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Feb (1)
  • ►  2021 (8)
    • ►  Oct (1)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jun (1)
    • ►  Mar (2)
    • ►  Jan (1)
  • ▼  2020 (14)
    • ▼  Nov (1)
      • 32 Tahun
    • ►  Oct (1)
      • Royal Jelly Membantuku dalam Rauman datang bulan
    • ►  Sep (3)
      • Perlebahan Clover Honey
      • Hasil Inseminasi
      • Fokus terhadap diri
    • ►  Aug (4)
      • Inseminasi Buatan Pertama - Part 2
      • Inseminasi buatan pun dimulai - Part 1
      • Test HSG
      • ikhtiar intens promil setelah 4 tahun menikah
    • ►  Jul (1)
    • ►  May (1)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Mar (1)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2019 (4)
    • ►  May (3)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2018 (9)
    • ►  Nov (2)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Jul (1)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Jan (2)
  • ►  2017 (15)
    • ►  Dec (1)
    • ►  Nov (3)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jul (3)
    • ►  Jun (1)
    • ►  May (2)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Mar (1)
  • ►  2016 (9)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jun (1)
    • ►  May (1)
    • ►  Apr (3)
  • ►  2015 (1)
    • ►  Apr (1)
  • ►  2012 (2)
    • ►  Feb (2)
  • ►  2011 (1)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2010 (4)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Jul (1)
    • ►  Jan (2)
  • ►  2009 (1)
    • ►  Aug (1)

Followers

Total Pageviews

Link

1minggu1cerita
Blogger Perempuan

Facebook

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates