• Home
  • About
  • Live
  • Love
  • Laugh
facebook twitter instagram pinterest Email

Catatan Cerita

novetrishka

Hai.. akhirnya kami memutuskan inseminasi seperti pada ceritaku sebelumnya ,prosesnya tidak lama. Karena kebetulan juga waktu kontrol kemarin itu berdekatan dengan siklus haid. Aku juga gak nyangka sih, karena pas nanya ke orang-orang kok pada nyebut berbulan-bulan gitu. Mungkin ya karena aku udah test-test sebelumnya itu dari lama, jadi untuk mulai tuh gak lama.

Aku udah HSG, pak suami juga hasil spermnya Normal Baik hasil SAL dan HALO (akhirnya hasil HALO pun diberitahu), dan jugaaa waktu kami kesana dalam kondisi aku PMS yang menurut feelingku tuh sehari atau dua hari lagi aku haid. Jadi ini bener-bener kebetulan aja waktunya deketan dan kondisinya pas.

kira-kira ini proses Inseminasi Buatan kami..

(btw ini aku nyulisnya bener-bener pe hari tiap aku ke dokter dan melakukan kegiatan)

Selasa,  11 Agustus 2020

Kontrol sore dengan Prof. Iko, beliau membaca hasil sperm dan seperti biasa USG Transvaginal. Prof. Iko bilang sih hasilnya bagus aja. Gimana kondisi telurku? masih kecil-kecil semuanya. bener2 kecil banget.. #sedih banget.. aku cuma nyeletuk "yah proff masih kecil banget yaa.."

Prof bilang "yaa nanti kita besarin bu, tenang ajaa", lalu bilang lagi "jadi mau gimana bapak ibu? normal? insem? atau mau bayi tabung?"

Kami berdua pun jawab "coba insem dok, udah 4 tahun soalnya normal blm berhasil juga"

Prof Iko langsung menuliskan keterangan insem pada dokumen progres kami dan kami diminta dateng lagi ke klinik D2 atau D3 pas akuvHaid untuk mulai program inseminasi. Di sini sih beliau hanya bilang "nanti saya kasih resep untuk suntik besarkan telur sampai matang, lalu dilihat dan proses"

Aku tanya-tanya berapa lama prosesnya, bagaiman prosesnya, harus ngapain. Prof hanya jawab "untuk proses tergantung kondisi telur saja, nanti kita liat lagi pas hari kedua haid ya"

Baiklah, kami berdua sudah mantap dan Insya Allah ingin mencoba apapun hasilnya.. feelingku sih Jumat besok udah bisa kontrol ke klinik lg, karena udah berasa PMS nya dari hari ini

Aku dapat resep vitamin atau suplemen : Q10 dan Folavit (asam folat). Waktu googling gtu ttg Q10 langsung kaget "kok vit jantung buat program hamil", lalu nanya2 ke temenku apoteker (Nadya si mamak baby dragon), dikasihlah aku link tentang keguaan Q10 yang terkait kehamilan ini, ternyata Q10 ini juga bisa untuk para wanita penderita PCO - ini artikel tentang Q10 untuk wanita PCO

Mengapa akhirnya aku cari tahu tentang Q10, selama ke 4 dokter sebelumnya, belum pernah dikasih suplemen Q10 ini, hanya dikasih vitamin/suplemen asam folat (ya kalau gak ovacare, folamil, folavit) ya sekali dikasih obat perbesar telur. Jadi penasaran saja, kenapa akhirnya di kasih Q10 ini.


Kamis, 13 Agustus 2020

Hari Haid pertama. Seperti biasa mulai sakit lagi perut ini, tidak seperti bulan lalu yang tak terasa haidnya sakit. Bulan ini mulai sakit karena aktivitas olahraga sedang jarang sekali, tapi tak sampai pingsan dan tidur sih hanya nyeri-nyeri biasa.

Oiya aku tak lupa minta mamaku berdoa di Kampung halaman bersama anak-anak yatim, untuk memperlancar hajatku kali ini yang apapun hasilnya aku pasrahkan, yang penting aku sudah berusaha. Bener-bener berasa ini haajatku, aku mau kasih yang terbaik.


Tanggal 14 Agustus 2020

Hari kedua haid. Seharusnya hari pertama haid itu aku lapor ke klinik, karena harus rapid test. Sekarang ini kalau mau program hamil ataupun melahirkan harus rapid ataupun swabtest. Untuk meminimalisir tertularnya covid19. Jadi karena aku haidnya kamis sore menjelang malam, jadi tak mungkin untuk rapid. Jumat pagi kami berdua keklinik, rapid test. Hasilnya non-reaktif. Lumayan juga harga rapidnya. Ambil darahnya pun bukan dari ujung jari, tapi dari tengah lengan. Seperti ambil darah untuk Medical Check-Up.

Jumat sorenya kami datang, sampai sana jam 6 sore, dannn ternyata yang sudah datang puun banyak sekali. Tiga kali kami ke sana, belum pernah seramai ini. Ya asumsiku sih mereka pada promil semua dan D2 atau D3 haid, karena ada beberapa yang melakukan tindakan suntik ataupun disuruh HSG lah, diminta periksa ini itu lah dan pemeriksaan selanjutnya. Memang sih menurut dokter dan artikel (yang bersumber dari dokter atau jurnal ilmiah) untuk program hamil itu datanglah ke dokter pada saat D2 atau D3 haid. Ini yang aku lakukan waktu pertama kali ke dokter haikal di RSIA Brawijaya Kemang, dokter haikal pun bilang "bagus nih datengnya D2 Haid" dan di sana lah aku mengetahui bahwa aku PCO (dokternya wktu itu menyemangati sih, masih muda banget pak dokter, dan dokternya pun banyak cerita. Karena masih muda ya jadi lebih banyak menjelaskan. Beda sama prof yang lebih pengalaman langsung to the point. hahahahaha)

Baru masuk ke ruangan itu sekitar jam stgh8an. Di ruanganpun profnya terlihat capek dan aku hanya diminta periksa transvaginal cek kondisi rahim dan telur-telur (yang masih kecillllll banget)

Prof juga hanya bilang "Oke insem ya Bu,Pak. Mulai hari ini ya artinya. Suntik hari ini, nanti minggu depan balik lagi. saya kasih resep 7-8 kali suntik ya"

Tak banyak pertanyaan sih aku juga, mungkin karena udah tau bakal insem dan harus ngapain jadi yaudah aja. Prof juga menulis jadwal insem dan berapa kali suntik plus kapan harusdatang lagi, gitu-gitu aja. Ya begitu lahh.. prosesnya cepet sekali. Nunggunya hampir 2jam, di dalam hanya beberapa menit. hahahaha.. Nasip dateng telat.

Malam ini juga aku diajarin cara suntik hormonnya sama suster/perawat/asisten prof. Karena ini kasih untuk 8 kali suntik, dan harus setiap hari, Jadi tak mungkin kalau harus bolak-balik Klinik. Jadinya harus bisa belajar sendiri. Selesai semuanya jam stgh9. Aku pasien terakhir yang keluar.

Oiyah ternyata ada larangan-larangan dari perawat yang aku baru tanyakan 

1. Jangan olahraga berat, boleh jalan dan joging. Tapi tak disarankan sepedaan. YaAllah padahal udah niat mau ikut virtual ride 42km dalam rangka HUT Kantor. hiksssssssssss. Padahal aku salah satu yang minta diadain virtual ride. Ini dilarang agar telurnya tidak pecah. Jadi dipecahkannya harus tepat.

Padahal ada 2 jadwal Sepedaan bareng geng LT, 1 sepedaan 42km sendiri. Sedih banget yaampun. Tapi tak apa demi program yang dinanti-nanti ini.

2. Jangan makan makanan junkfood dan makanan yang belum matang selama program ini

3. Jangan stres dan kecapekan. Harus Happy

udah itu ada inti larangannya..

15 Agustus 2020

Suntik ke-2. Sepanjang hari ini manja banget sama suami. Pengennya gak mau ditinggal, takut ditinggal. Bener-bener takut. Kata pak suami pas aku tidur siang ngomong "jangan pergi kemana-mana, temenin di sini". hahahahaha #gak sadar

Kata suster sih ini efeknya bisa ke mood, badan, gemuk, jerawat, mual-mual, dll karena akan berpengaruh ke hormon. Jadi tahan-tahan aja semingguan ke depan. #tetap semangatttt 


obat gonal

16 Agustus 2020

Suntik ke-3

Seperti biasa minum obat Q10 3x sehari, sekali minum2 kapsul dan Fetavita. Malamnya Suntik-suntik lagi. Bagaimana rasanya? Mellow banget.. gatau deh berasa takut ditinggalin aja

17 Agustus 2020

Suntik ke-4

Rasanya makin mellow, jerawat atau brintilan muncul di wajah.. Kalau kata susternya sih itu efeknya. Pak Suami tadi bilang "kok ini jadi suka nempel-nemplek terus". Gatau sih, aku sendiri rasanya jadi takut aja, takut kehilangan, takut gagal, takut ini itu lah. Takut jauh-jauh.

Rasanya malam-malam suntik hari ke-4, ntah hari ini udah gak sakit sih, lebih ke mellow aja dan deg2an takut salah atau berdarah kayak kemarin.

18 Agustus 2020

Suntik ke-5

Muka semakin bruntusan, perasaan semakin galau mellow gak jelas, dan nyuntik mulai berasa sakitnya. Ada bekas merah pada bagian yang disuntik. #gapap-gapap #semoga berkah.

19 Agustus 2020

Suntik ke-6

Bruntusan di muka semakin banyak. Mood? makin gak jelas, makin overthinking, makin gatau kenapa deh. Mungkin kalau aku bukan ke bentuk badan yang semakin membesar, tapi ke pikiran, mood, dan muka. Tiap orang beda-beda sih. obat Q10 ku juga sudah habis, jadi minum asam folat saja. Plus aku makan kurma muda sehari 3buah. Sambil nunggu clover honey yang aku pesan. Katanya sih bagus.

20 Agustus 2020

Suntik ke-7

Hari ini, seharian hanya bisa nangisss terus. Bener-bener gatau kenapa nangis, tapi akhirnya tau kenapa.. Cerita sama pak suami bahwa jd overthinking dan gak fokus sama tujuan diri sendiri, gak fokus dengan perbaikan diri dan lainnya. Gatau ini karena hormon atau karena emang kenapa. yang ada cuma takut. Aku jadi mikir, baru insem padahal undah mellow gini. gimana bayi tabung atau orang-orang yang nunggu sampe 10 tahun atau lebih. huhuhuhuhu...


21 Agustus 2020

Suntik ke-8 

selesai suntiknya. besok tgl 22 Agustus 2020 akan kontrol ke dokter untuk cek bagaimana dengan kondisi telurku.. doakan baik-baik saja ya..

#pejuang2garis #inseminasibuatan


Share
Tweet
Pin
Share
No Comments

Histerosalpingografi (HSG) adalah pemeriksaan dengan menggunakan sinar Rontgen (sinar-X) untuk melihat kondisi rahim dan daerah di sekitarnya. Pemeriksaan ini umumnya dilakukan pada wanita yang memiliki masalah infertilitas atau keguguran yang berulang. Hampir semua pasangan suami istri yang belum kunjung hamil ketika lebih dari 1 atau 2 tahun usia perkawainan atau mau program, pasti diminta untuk Test HSG. Pemeriksaan ini berfungsi untuk mengetahui bentuk, ukuran, dan struktur rongga rahim sehingga bisa mendeteksi beberapa kelainan. Juga bisa melihat apakah ada sesuatu yang aneh pada rahim dan saluran tuba kita.

Test HSG ini dilakukan pada hari ke 9 - 13 (aku lupa deh, tapi waktu itu aku test dihari ke 11 atau 12 setelah haid itu). Test HSG ini dilakukan dengan memasukan cairan pewarna kontras yang larut dalam air akan disuntikan sehingga membuat bentuk rahim dan saluran tuba terlihat.

Apa yang harus dipersiapkan?

1. Surat rekomendasi dokter obgyn

2. Pada waktu sudah haid hari pertama, saya sarankan sih langsung telpon klinik atau tempat test. Ini penting banget karena ternyata banyak yang periksa HSG dan rata-rata mereka hanya mau menerima sedikit pasien. Saya sendiri waktu itu mendadak banget, dan akhirnya ketemu di biomedika Bandung. Karena semua lab yang dirujuk penuh semua (iya saya H-1 baru mencari waktu janjian)

3. Biayanya kurang lebih 1,2jutaan. Mungkin bisa lebih. 

4. Tanyakan ke suster "pakai bius gak? pakai obat penenang gak? boleh pakai obat buat penahan sakit gak?" - ini penting. Aku sih gak dibolehin, tapi temen-temenku banyak yang dikasih. Sepupuku dikasih tapi hanya di awal, di akhirnya enggak. Saranku kalau tak mau merasakan rasanya HSG coba saya lobby pakai obat penahan rasa sakit (di awal ssebelum HSG dan sesudah HSG).

5. Bulu-bulu kemaluan harus bersih, jadi suster atau petugasnya akan memastikan bahwa bulu-bulu kita itutak ada. dan jangan melakukan hubungan sexual dulu hingga keluar di dalam. Ntah kenapa ini penting kata mereka. Tetapi.. setelah HSG pun untuk berhubungan suami istri gak nafsu juga. hahahahaha..


Bagaimana rasanya HSG?

Setiap yang ditanyakan ke HSG, mau ke dokter, suster, teman-teman, Semuanya sama yaitu SAKIT. Iya sesakit itu. Bahkan kalau kata temenku rasanya seperti lahiran normal, tapi lahiran normal ujungnya gak berasa sakit ketika anak sudah lahir, kalau HSG sakit bekas sampe sehari. Ini menurut dia loh ya.

Kalau menurutku sakit. Dari awal aku udah diwanti-wanti sama suster "sakitnya bisa 2-3x lipat haid", aku gak tau kadar sakit haidnya seperti apa. Aku sendiri kalau haid sakit banget sampe cuma bisa rebahan doang.

Jadi waktu masuk ke dalam ruangan, semua benda-benda besi harus dilepas. Diberikan baju dari biomedika. Dan du biomedika ini menganut bahwa HSG jangan menggunakan obat penahan sakit atau penenang, Jadi aku Bismillah aja. Sebelum masuk juga disuruh tanda tangan surat pernyataan tanggung jawab pasien. Pas tanda tangan ini langsung drop, soalnya pak suami waktu itu tidak ikut. Karena aku gak mikir seperti apa prosesnya.

Oke, setelah siap. Dokternya cuma bilang rilex. Susternya juga bilang rilex.

Selang dimasukan dalam kemaluan kita, pertama pun belum terasa sakitnya. Si dokter pun beri aba-aba "bu saya masukan cairannya ya. tahan ya bu"

Ya Allah itu rasanya sakitttt banget. Awal-awal karena kaget, aku cuma bisa teriak "sakit dok" dan merem

suster dari awal sudah bantu "Ibu rilex ya, atur nafas, jangan tegang dan jangan merem"

hahahahaha. kesel banget saat itu pas suster ngomong begitu, akupun awal-awal karena kaget dan gak nyangka sakitnya seperti itu belum fokus untuk atur nafas, masih teriak kesakitan dan merem.

Dokternya juga memasukan cairan tambahan lagi dan itu berasa sekali sakitnya. 

Baru setelah suster bilang "ibu rilex", aku mencoba untuk atur nafas, rilex, gak merem (biar gak pusing), dan dzikir, Iya lagi-lagi dzikir ini menolong aku (sebelumnya menolong disaat test CPNS, menolong disetiap perjalanan apalagi kalau macet, sekarang menoolong pada saat HSG). Jadi waktu kesakitan ini selain atur nafas aku hanya bisa dzikir tanpa putus-putus, Bener sih yang dibilang suster, harusnya aku melakukan dari awal untuk rilex, gak merem dan atur nafas. Ya tapi kan namanya pertama dan kaget tuh mana bisa kontrol. hahahahaha..

Udah lah akhirnya selesai. Ntah berapa lama di dalam, tapi kata suster sih sebentar. Aku merasa lama sekali. Bener-bener lama. 

Selang dicabut dan kemaluan dioleh dengan betadine. 

Apa Efek setelah HSG. tiap orang berbeda-beda.

Aku rasanya mau pingsan, Mules mau buang air tapi pas duduk tuh gak mau buang air, mual mau muntah tapi gada yang dimuntahin, Untunngnya di biomedika ada kamarmandi dan ruang terbuka yang ada tempat duduk panjangnya. Jadi duduk di sana dulu, tiduran, menghirup udara segara, sesekali mual menuju wastafel, mau buang air ke kamar mandi walaupun gada yang keluar darimana pun. Akhirnya hanya bisa rebahan dan atur nafas.

Baru deh setelah itu memanggil gocar dan balik ke penginapan dengan langkah lunglai.

Hasilnya bisa diambil langsung sore hari. Alhdmulillah hasilnya baik-baik saja, jadi tak ada masalah serius di saluran tuba ku, dibacain juga sama dr.yassin pun baik.

-

Semangat ya buat para pejuang 2garisbiru/merah. Semua harus dilalui. Berat sih memang, tapi Bismillah. 

Usaha dan Doa

#btw saya test HSG di bulan Agustus 2019 di Bandung pada waktu promil dengan prof. Tono

-

#pejuang2garisbiru #HSG


contoh hasil hsg

Hasil HSG
sumber : https://doktersehat.com/hsg/

Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Older Posts

About me

About Me

Catatan Cerita.

Aku suka bercerita. Aku senang kalau kamu suka. Selamat menikmati

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

recent posts

Categories

  • Laugh
  • Love
  • Travelling
  • life

Blog Archive

  • ▼  2022 (2)
    • ▼  Apr (1)
      • Selamat berpuasa
    • ►  Feb (1)
  • ►  2021 (8)
    • ►  Oct (1)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jun (1)
    • ►  Mar (2)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2020 (14)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Oct (1)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Jul (1)
    • ►  May (1)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Mar (1)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2019 (4)
    • ►  May (3)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2018 (9)
    • ►  Nov (2)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Jul (1)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Jan (2)
  • ►  2017 (15)
    • ►  Dec (1)
    • ►  Nov (3)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jul (3)
    • ►  Jun (1)
    • ►  May (2)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Mar (1)
  • ►  2016 (9)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jun (1)
    • ►  May (1)
    • ►  Apr (3)
  • ►  2015 (1)
    • ►  Apr (1)
  • ►  2012 (2)
    • ►  Feb (2)
  • ►  2011 (1)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2010 (4)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Jul (1)
    • ►  Jan (2)
  • ►  2009 (1)
    • ►  Aug (1)

Followers

Total Pageviews

Link

1minggu1cerita
Blogger Perempuan

Facebook

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates