Test HSG
Histerosalpingografi (HSG) adalah pemeriksaan dengan menggunakan sinar Rontgen (sinar-X) untuk melihat kondisi rahim dan daerah di sekitarnya. Pemeriksaan ini umumnya dilakukan pada wanita yang memiliki masalah infertilitas atau keguguran yang berulang. Hampir semua pasangan suami istri yang belum kunjung hamil ketika lebih dari 1 atau 2 tahun usia perkawainan atau mau program, pasti diminta untuk Test HSG. Pemeriksaan ini berfungsi untuk mengetahui bentuk, ukuran, dan struktur rongga rahim sehingga bisa mendeteksi beberapa kelainan. Juga bisa melihat apakah ada sesuatu yang aneh pada rahim dan saluran tuba kita.
Test HSG ini dilakukan pada hari ke 9 - 13 (aku lupa deh, tapi waktu itu aku test dihari ke 11 atau 12 setelah haid itu). Test HSG ini dilakukan dengan memasukan cairan pewarna kontras yang larut dalam air akan disuntikan sehingga membuat bentuk rahim dan saluran tuba terlihat.
Apa yang harus dipersiapkan?
1. Surat rekomendasi dokter obgyn
2. Pada waktu sudah haid hari pertama, saya sarankan sih langsung telpon klinik atau tempat test. Ini penting banget karena ternyata banyak yang periksa HSG dan rata-rata mereka hanya mau menerima sedikit pasien. Saya sendiri waktu itu mendadak banget, dan akhirnya ketemu di biomedika Bandung. Karena semua lab yang dirujuk penuh semua (iya saya H-1 baru mencari waktu janjian)
3. Biayanya kurang lebih 1,2jutaan. Mungkin bisa lebih.
4. Tanyakan ke suster "pakai bius gak? pakai obat penenang gak? boleh pakai obat buat penahan sakit gak?" - ini penting. Aku sih gak dibolehin, tapi temen-temenku banyak yang dikasih. Sepupuku dikasih tapi hanya di awal, di akhirnya enggak. Saranku kalau tak mau merasakan rasanya HSG coba saya lobby pakai obat penahan rasa sakit (di awal ssebelum HSG dan sesudah HSG).
5. Bulu-bulu kemaluan harus bersih, jadi suster atau petugasnya akan memastikan bahwa bulu-bulu kita itutak ada. dan jangan melakukan hubungan sexual dulu hingga keluar di dalam. Ntah kenapa ini penting kata mereka. Tetapi.. setelah HSG pun untuk berhubungan suami istri gak nafsu juga. hahahahaha..
Bagaimana rasanya HSG?
Setiap yang ditanyakan ke HSG, mau ke dokter, suster, teman-teman, Semuanya sama yaitu SAKIT. Iya sesakit itu. Bahkan kalau kata temenku rasanya seperti lahiran normal, tapi lahiran normal ujungnya gak berasa sakit ketika anak sudah lahir, kalau HSG sakit bekas sampe sehari. Ini menurut dia loh ya.
Kalau menurutku sakit. Dari awal aku udah diwanti-wanti sama suster "sakitnya bisa 2-3x lipat haid", aku gak tau kadar sakit haidnya seperti apa. Aku sendiri kalau haid sakit banget sampe cuma bisa rebahan doang.
Jadi waktu masuk ke dalam ruangan, semua benda-benda besi harus dilepas. Diberikan baju dari biomedika. Dan du biomedika ini menganut bahwa HSG jangan menggunakan obat penahan sakit atau penenang, Jadi aku Bismillah aja. Sebelum masuk juga disuruh tanda tangan surat pernyataan tanggung jawab pasien. Pas tanda tangan ini langsung drop, soalnya pak suami waktu itu tidak ikut. Karena aku gak mikir seperti apa prosesnya.
Oke, setelah siap. Dokternya cuma bilang rilex. Susternya juga bilang rilex.
Selang dimasukan dalam kemaluan kita, pertama pun belum terasa sakitnya. Si dokter pun beri aba-aba "bu saya masukan cairannya ya. tahan ya bu"
Ya Allah itu rasanya sakitttt banget. Awal-awal karena kaget, aku cuma bisa teriak "sakit dok" dan merem
suster dari awal sudah bantu "Ibu rilex ya, atur nafas, jangan tegang dan jangan merem"
hahahahaha. kesel banget saat itu pas suster ngomong begitu, akupun awal-awal karena kaget dan gak nyangka sakitnya seperti itu belum fokus untuk atur nafas, masih teriak kesakitan dan merem.
Dokternya juga memasukan cairan tambahan lagi dan itu berasa sekali sakitnya.
Baru setelah suster bilang "ibu rilex", aku mencoba untuk atur nafas, rilex, gak merem (biar gak pusing), dan dzikir, Iya lagi-lagi dzikir ini menolong aku (sebelumnya menolong disaat test CPNS, menolong disetiap perjalanan apalagi kalau macet, sekarang menoolong pada saat HSG). Jadi waktu kesakitan ini selain atur nafas aku hanya bisa dzikir tanpa putus-putus, Bener sih yang dibilang suster, harusnya aku melakukan dari awal untuk rilex, gak merem dan atur nafas. Ya tapi kan namanya pertama dan kaget tuh mana bisa kontrol. hahahahaha..
Udah lah akhirnya selesai. Ntah berapa lama di dalam, tapi kata suster sih sebentar. Aku merasa lama sekali. Bener-bener lama.
Selang dicabut dan kemaluan dioleh dengan betadine.
Apa Efek setelah HSG. tiap orang berbeda-beda.
Aku rasanya mau pingsan, Mules mau buang air tapi pas duduk tuh gak mau buang air, mual mau muntah tapi gada yang dimuntahin, Untunngnya di biomedika ada kamarmandi dan ruang terbuka yang ada tempat duduk panjangnya. Jadi duduk di sana dulu, tiduran, menghirup udara segara, sesekali mual menuju wastafel, mau buang air ke kamar mandi walaupun gada yang keluar darimana pun. Akhirnya hanya bisa rebahan dan atur nafas.
Baru deh setelah itu memanggil gocar dan balik ke penginapan dengan langkah lunglai.
Hasilnya bisa diambil langsung sore hari. Alhdmulillah hasilnya baik-baik saja, jadi tak ada masalah serius di saluran tuba ku, dibacain juga sama dr.yassin pun baik.
-
Semangat ya buat para pejuang 2garisbiru/merah. Semua harus dilalui. Berat sih memang, tapi Bismillah.
Usaha dan Doa
#btw saya test HSG di bulan Agustus 2019 di Bandung pada waktu promil dengan prof. Tono
-
#pejuang2garisbiru #HSG
contoh hasil hsg




0 Comments