Ramadan tiba- Ramadan Tiba - Ramadan Tiba
Marhaban ya Ramadan ~
Ramadan Tiba semua bahagia, tua dan muda bersuka cita ~
Begitu lah kira-kira sepenggal lirik lagunya Mas Opick berjudul Ramadan Tiba.
Rasanya bahagia, haru, senang, sedih, campur aduk. Di sini lah semua umat muslim berlomba-lomba untuk mendapatkan pahala, memanjatkan doa, memohon permintaan, berbuat kebaikan kalau bisa dibilang hingga 1001 kebaikan yang dilakukan di Bulan Ramadan, diturunkannya AlQuran, terdapat malam seribu bulan. semua orang muslim mencari berkah berlimpah. okay, tapi aku tidak akan cerita tentang apa itu bulan Ramadan, pasti akan berat untuk aku bahas, aku harus membaca dari banyak referensi untuk sebagai dasar, walaupun hal-hal yang umum akupun tau.
aku akan mencoba cerita setiap hari apa yang aku lakukan, rasakan selama bulan ramadan, itu artinya ada 30 hari sharing cerita tentang bulan Ramadan yang aku lalui.
ada beberapa tujuan atau pencapaian yang ingin aku lakukan di Ramadan tahun ini, aku gak mau muluk-muluk, tapi semoga terlaksana, karena sepanjang hidup ini belum pernah full melakukannya, yaitu Tarawih full (dluar halangan wanita).
--
- Hari pertama Ramadan aku mulai dengan tarawih sendiri di unit, kenapa? soalnya aku baru mandi wajib itu setelah isya dan ketinggalan ikutan, karena habis ketemu sama kakak sepupuku tersayang yang sudah 3 tahun gak ketemu. hhihihi..
- Terawih sendiri dikamar, ntah mengapa di sana sendu sekali, bener-bener sendu, sepanjang solat nangis dan berlinang air mata, merembes mili banget, huhuhu. banyak hal, melihat postingan instagram orang dengan keluarganya lengkap bahagia, kemarin merasa sendiri, papa mbi aldi gada, mama di kampung, adanya suami dan mama mertua, tapi kemarin suasanya ntah mengapa lagi ga enak aja. selalu iri ketika melihat orang-orang berkumpul dengan keluarga besar mereka, tapi aku gak. keluargnya rio pun mencar-mencar jadi yaudah. kalau puasa hanya berdua saja rasanya. - lalu tiba-tiba merasa tidak disela-sela menangis itu merasa gak ada gunanya di dunia ini, kenapa gak saya aja yang ikut sama Papa, kenapa aku yang harus ditinggal sendiri di sini, sempat berpikir mau ikutt bener2 ikut almarhum, kenapa hidup ini tidak adil. Gatau ya, apa karena lagi merasa berdosa, depresi atau apa ya istilahnya tuh, pas salat tarawih itu bener-bener merasa jatuh dan down banget. huhuhuhu..
- Meminta maaf ke mama lewat telpon, karena jauh. Sewaktu menelpon itu rasanya mau nangis, tapi kutahan lah itu agar tak menangis.
- Baru tidur jam 12 atau jam 1 malam. Alhasil baru bangun jam 4.30 hahahaha. sedangkan azan itu jam 4.36, jadi buru-buru lah kami makan sahur, pas makan tiba-tiba azan dan aku masih lanjutkan makan dan minum, sebelum azan selesai.
- Di kantor, rasanya ngantuk banget, badan masih kaget kali ya dengan perubahan jadwal tidur dan bangun, belum lagi senin itu isinyaaa adalah pretest toefl, capek banget rasanya ngisi tulisan dan tugas terus.
- dan ini nih yang bikin "duh kok gagal ya rasanya puasa", saya kelepasan marah-marah di kelas, sedih rasanya baru hari pertama tapi udah jebol amarah dan emosi burukku ini. tapi akupun bingung, bagaimana menghadapi mereka semua. sudah dijelaskan pertahap, asistensi sampai malam, diundur presentasi dan pengumpulan, menurunkan ekspektasi tetapi tetap saja kurang banyak dan jelek sekali progresnya. sedih aku euy, tpi yaudah lah, ketemu mereka lagi itu senin. kita liat saja, semoga semua membaik. hihihi..
- Buka puasaaa pun diisi oleh makan di unit bersama pak rio, tumben sekali dia bisa balik cepat. dan kami terutama saya pribadi tidak banyak beli ini itu, tidak lapar mata seperti Ramadan tahun sebelum2nya. sebelum buka puasa, beli es campur, es kelapa, gorengan macem-macem, di rumah ada nasi dan lauk pula, taunya es-es an gak dimakan, gorengan juga. kesal banget dulu tuh kalau diingat-ingat. Tapi buka puasa kemarin itu semua pas gak ada yang bersisa. hihihi. Alhamdulillah ada kemajuan.
yah itu lah kira-kira yang aku lalui dihari pertama bulan Ramadan, sepertinya belum banyak yang membanggakan atau dinamakan 1001 kebaikan, semoga besok ada yaa..
Postingan ini bukan berniat untuk riya atau pamer, tapi hanya catatan kecilku saja selama sebulan ramadan ini. semoga istiqomah atau konsisten dalam sharing-sharing.
Btw, ada isu-isu peraturan daerah untuk melarang non-muslim untuk makan atau melarang membuka rumah makan di siang hari ya di kota Malang? aku belum lihat sih berita dan peraturan atau SK Walikotanya, coba nnti kita lihat dan kita bahas ya..
--


