• Home
  • About
  • Live
  • Love
  • Laugh
facebook twitter instagram pinterest Email

Catatan Cerita

novetrishka

Alhamdulillah masih konsisten untuk sharing-sharing tentang Ramadan kali ini. hihihi.. Ramadan (puasa) hari ke-tigaa.. seperti yang cerita ramadan hari ke-2, aku melakukan tarawih dan isya di unit sendiri setelah itu belanja. Dari sini aku memahami salah satu dari hawa nafsu yang harus ditahan selama puasa, bukan hanya hawa nafsu untuk makan dan minum atau "nafsu" lainnya, tapi dalam mempersiapkan buka puasa dan belanjapun. hahahaha..

pelajaran dari buka puasa kemarin adalah, membeli banyak gorengan, esbuah danalin-lain karena lapar mata dan merasa mau makan semua karena seharian gak makan. karena setelah membeli itu semua.. "BAGAIMANA CARA MENGHABISKANNYA" HAHAHAHAHAHA.. selain itu juga hawa nafsu belanja ini itu, niatnya mau belii wadah doang, jadi ingin beli ini itu, untuk setelah membeli kutus-kutus, uangnya habisbisbis didompet.  kalau masih ada, duh gatau lagi deh gimana. hahahahaha.. Karena setiap ke mol itu selalu tergoda untuk beli ini itu, lihat-lihat tas, sepatu, baju lah apalagi baju Uniqlo. hihihi..

Bagaimanakah kita sahur? lagi-lagi makan mekdi, hasil beli dari makan buka puasanya. hihihi.. MAKAN MEKDI 3KALI BERTURUT-TURUT, YASSALAM PUASA KALI INI GATAU LAGI DEH ISI PERUT TUH APA. Tetapi aku lagi-lagi membuat telor setengah matang dan buah untuk sahur, hitung-hitung mengobati kekeringan yang akan terjadi dan dirasakan selama seharian puasa. oiyah, aku selalu melakukan sahur itu di jam 4.00 atau 4.15, jadi inget Sunnah Rasulullah SAW melakukan sahur itu menjelang waktu Subuh, bukan imsak. Setelah membaca-baca riwayat, ada sesuatu yang aku dapatkan begini ceritanya

"Berdasarkan kesaksian Hudzaifah, ia pernah makan sahur bersama Nabi Muhammad SAW saat menjelang subuh, (HR Ibnu Majah). Kesaksian Hudzaifah ini diperkuat oleh pengakuan Zaid bin Tsabit. Zaid pernah sahur bersama Nabi Muhammad SAW kemudian setelah itu shalat berjamaah. Ketika ditanya, berapa lama jarak antara selesai makan dan shalat, Zaid menjawab, “Kisaran membaca lima puluh ayat,” (HR Ibnu Majah)." Jadi diartikan bahwa waktu sahur yang baik adalah 15 menit menjelang salah subuh, 15 menit itu diasumsukan kisaran membaca 50 ayat.

Jadi karena itulah, aku pribadi selalu berusaha melaksanakan sahur didekat-dekat Subuh, bahkan akupun tidak pernah melihat waktu imsak, hehehehehe.. dan seperti biasapun meminum air sebanyak-banyaknya.

-

Aku kesiangan... dan gak sempet ikut jemputan, berniat untuk cuti tapi sayang banget, akhirnya pergi dan absen di kantor Thamrin dan berangkat naik kereta ke kantor serpong ((GILA YA DEMI GAK KEPOTONG CUTI DAN UANG MAKAN PLUS TUNJANGAN KINERJA). Alhasil sampai ke kantor serpong itu jam 9.15, dimana acara coffee morning setiap rabu sudah mulai. tak Apalah yaa, yang penting masih hadir. Seharian hanya acara coffee morning di kantor, hingga jam 12 (waktu zuhur), seperti biasapun zuhur berjamaah di masjid lantai 3, dan sharing hadist kali ini tentang bercumbu atau bermesraan selama bulan puasa. jadi intinya

"Rasulullah melakukan ciuman kepada istri Beliau - Siti Aisyah - , berciuman atau mencium istri/suami tidak dilarang, tetapi harus bisa mengendalikan diri, dan Hanya Rasulullah SAW yang sebaik-baiknya mengendalikan diri. Ada yang bilang bahwasanya Haram, ada juga yang bilang Makhruh jika dilakukan, tetapi jika kita bisa mengendalikan diri dipersilahkan, dan kembali lagi, hanya Rasulullah SAW lah yang sebaik-baiknya dapat mengendalikan diri"

Jadi, hai kepada kalian suami istri, sabar-sabar ya mencium pasangan sebelum buka puasa, walaupun suami istri. hihihi. tapi kalau bisa mengendalikan dengan tidak bernafsu seksual, yah tak apa kali ya, tapi lagi-lagi hanya Rasulullah lah yang sebaik-baiknya dapat mengendalikan diri.

Setiap di musolah bawaanya ngantuk, tidur 5 menit sebentar dan akhirnya turun ke ruangan, sampai di ruanganpun tak merasa kantuk. Ini bener-bener beda banget rasanya kalau di hari non-ramadan. Bayangkan, setiap masuk kantor dan baru duduk di kursi, bawaannya ngantukkkk dan tidur muluk, tetapi pas bulan Ramadan tidak sama sekali, justru kalau di Musolah maunya bobok aja..

Sore hari ini, saya berniat untuk buka di luar sekalian ingi mencari barang, dan akhirnya memutuskan untuk ke Gandaria City, saya berfikir kalau keluar menjelang buka puasa dan naik trans jakarta pun tidak akan macet. Tetapi itu salah, karena start dari halte kebun sampai ke domang aja bisa 30 menit sendiri. huhuhuhu.. alhasil sampai gancit udah magrib, untungnya bawa minumann.. sampai sana Magriban dulu, dan pak rio sudah menunggu, dia salah di musolah lantai UG dan aku salat di Masjid Gandaria City lantai 4A. Aku selalu senang jika Mol itu mempunya tempat solat yang bagus, dulu kalau salah di Gancit itu di musolah lantai UG harus ganti-gantinya, musolahnya wangi dan bagus, tapi ternyata jamaahnya banyak sekali, jadi harus ganti-gantian. Mungkin si Gancit ini merespone masalah yang ada, setiap ramadan itu musolah UG selalu numpuk di waktu magrib, bukan ramadan aja numpuk apalagi ramadan dan WEEKEND. dan kemarin solah di masjid Lantai 4 jadinya HAPPY, aku masuk itu udah buka, jadi para jamaah lg pada makan takjil dan ada yg udah selesia dan siap-siap magriban. Karena masjidnya besar, jadi seluruh jamaah itu bisa ditampung dan sekali aja jamaahnya, kalau ada yang telat ya jadinya sendiri-sendiri.

dan Pelajaran dari kemarin menahan hawa nafsu, akhirnya berhasil dilakukan di Gancit, niatnya mau beli eyeliner dan bedak Innisfree, tetapi ternyata yang aku cari tidak ada, dan aku bisa menahan untuk tidak beli ini itu, selain udah mulai bokek, aku mau nabung dulu beli sesuatu di akhir bulan menunggu THR (Tunjangan Hari Raya) tgl 24 Mei tiba. hahahaha.. kebayangkan tgl 25 26 27 28 29 MOL bakal rame, karena THR dari pemerintah turun dan swasta pun mungkin akan turun juga. sepadat apa kan mol, blm lagi diskon2 besar-besaran yang ditawarkan. Ya semoga kita tidak mengikuti hawa nafsu beli ini itu ya, beli secukupnya dan seperlunya sajaa..

sekian cerita Ramadan hari ke-3 ini, cerita tidak penting tetapi ingin shareing, semoga aku kosisten yaa selama 30hari Ramadan.

selamat berpuasa :)

 
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Alhamdulillah masih konsisten di hari ke-2 ini untuk sharing di sini. hihihi.. untuk puasa hari ke-dua itu.. akhirnya aku Tarawih di Masjid depan, yeiy.. Ternyata tarawihnya itu 23 rakaat, jadi selesai rakaat 8, aku langsung pulang ke unit, kembali lagi.. ada yang tidak biasa menurutku, karena apa?

Dahulu waktu di Bandung, aku tarawih di beberapa masjid di Kota Bandung, selalu ada ceramah disela setelah solat Isya dan solat Tarawih, waktu kecilpun seperti itu, selalu ada ceramah ramadan dan kita pun tau jadwal setiap hari siapa saja penceramah dan bahkan temanya apa. tetapi pada terawih ke-2 kemarin (senin,6 mei) tidak seperti itu. Lalu aku sharing di IGStory, ternyata ada seorang teman menjawab bahwasanya itu mencoba menerapkan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, dimana pada setiap salat tarawih di bulan Ramadan tidak ada yang namanya ceramah khusus. Yasudah aku pikir ini gimana masjid aja, karena ternyata memang banyak yang tidak menggunakan ceramah dan banyak juga yang tetap ada ceramah.

Alhamdulillah sahur pun bangun tidak kesiangan, HORAAI. hehehehe.. Menu sahur kali ini adalah, Mc Donalds paket Nasi (karena blm ada ricecooker, dan rio blm mau nemenin ambil ricecooker ke ciledug, tapi aku tambahkan telur setengah mateng dan buah apel dan buah jeruk + air banyaaak sampe kembung (ini aku lakukan demi tidak terjadi pipis kecil-kecil). Oke aku mau cerita sedikit, jadi beberapa tahun ini di Bulan Ramadan, ketika puasa selalu terjadi pipis kecil-kecil jika : (1) buang air kecil tapi kayak yang habis di pagi atau siang/sore, jadi kayak cairan di tubuh udah habis, jadi aja selalu pipis kecil-kecil, sakit merinding dan capek rasanya, pernah hampir nyerah dan mau buka puasa aja karena sudah tidak tahan dengan sakitnya. (2) jika minumnya sedikit. duh itu dari pagi bisa pipis kecil-kecil dan seharian, kebayangkan menderitanya seperti apa. Jadi untuk mengakalinya, aku mulai dari buka puasa - sahur itu kadang kenyang air, tapi gapapa itu resiko aku, karena kalau enggak bisa pipis kecil-kecil yang efeknya melebihi apapun itu,

Sahur Telor ayam kampung setengah mateng + Buah ternyata itu sangat membantu aku dalam melewati puasa ini, gak boong, gak lemes dan lebih kuat saja, kantuk pun dirasakan sewaktu naik jemputan dan di musolah. Di Meja kerja yang bukan bulan puasa aja ngantuk, tetapi kemarin pun tidak terlalu berasa, Tenaga juga lebih berasa ada. Tidak tahu ini sugesti atau tidak, tetapi aku merasakan hal yang enak dalam mengonsumsi itu - dan ini akan ku terapkan sebisa mungkin jika tidak terlambat sahur. hihhihi.. happy pagi-siang di Kantor.

Setiap bulan Ramadan salah satu yang akan ramai itu adalah Masjid, nah termasuk masjid di gedungku, biasanya tidak seramai kemarin, tetapi aku happy melihat Masjid jadi ramai karena bulan Ramadan, bukan hanya untuk salat berjamaan saja tetapi juga ada siraman rohami atau ceramah atau sharing ilmu dan baca AlQuran plus bobok siang.

btw, ceramah kemarin itu mengenai "Menyegerakan buka puasa jika sudah waktunya, jangan memunda atau istilahnya membelakangi berbuka puasa" dan "Lakukan Sahur, setiap yang melaksanakan sahur mendapatkan berkah karena setiap sahur terdapat berkah. Jangan meninggalkan sahur meski meneguk seteguk air. Yang membedakan puasa kita dengan ahli kitab (yang dimaksd adalah keyakinan lain) adalah Sahur, jadi laksanakanlah sahur dan segeralah berbuka"


seperti biasa, sampai di apartemen pun, aku langsung beli dan nyari untuk bukaan puasa. dan lagi-lagi gorengan menjadi hal yang mencuri perhatian mata dan napsu akan memakan. hahahaha.. aku beli lah gorengan, kolak biji salak dan es buah. lalu ternyata pak rio pun juga membeli gorengan, jadi lah kita memakan gorengan banyaak sekali. hahahahahaha.. ets tapi justru belum makan nasi.. iya, karena perut akan kaget kalau kita langsung makan nasi. Jadi aku memilih untuk makan nasi itu adalah setelah Isya dan Tarawih.

setelah selesai ibadah pun kami bergegas untuk ke MOL. haahahaha, iya mol, berniat mencari wadah untuk merapihkan barang-barang yang berantakan dan nyari makan (iya karena belum ada ricecooker. ffuu ffuu), dan ternyata ya seperti biasa dasar manusia, niatnya hanya beli wadah saja, tiba-tiba ada pameran yang salah satu tenantnya menjual minyak kutus-kutus, alhasil aku pun beli untuk stock di unit yang hampir abis minyak kutus-kutusnya (Terimakasih warga BALI yang telah meramu bahan-bahan sehingga lahir dan terciptalah minyak serba guna ini, semoga amal kebaikannya diterima ALLAH SWT). hihihi..

di sana kami pun ahirnya makan MEKDI. MEKDI? IYAAA MEKDI. SAHUR MAKAN MEKDI, BUKA MAKAN MEKDI JUGA. YASUDAH LAH MAU GIMANA LAGI..

 
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Older Posts

About me

About Me

Catatan Cerita.

Aku suka bercerita. Aku senang kalau kamu suka. Selamat menikmati

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

recent posts

Categories

  • Laugh
  • Love
  • Travelling
  • life

Blog Archive

  • ▼  2022 (2)
    • ▼  Apr (1)
      • Selamat berpuasa
    • ►  Feb (1)
  • ►  2021 (8)
    • ►  Oct (1)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jun (1)
    • ►  Mar (2)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2020 (14)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Oct (1)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Jul (1)
    • ►  May (1)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Mar (1)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2019 (4)
    • ►  May (3)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2018 (9)
    • ►  Nov (2)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Jul (1)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Jan (2)
  • ►  2017 (15)
    • ►  Dec (1)
    • ►  Nov (3)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jul (3)
    • ►  Jun (1)
    • ►  May (2)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Mar (1)
  • ►  2016 (9)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jun (1)
    • ►  May (1)
    • ►  Apr (3)
  • ►  2015 (1)
    • ►  Apr (1)
  • ►  2012 (2)
    • ►  Feb (2)
  • ►  2011 (1)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2010 (4)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Jul (1)
    • ►  Jan (2)
  • ►  2009 (1)
    • ►  Aug (1)

Followers

Total Pageviews

Link

1minggu1cerita
Blogger Perempuan

Facebook

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates