• Home
  • About
  • Live
  • Love
  • Laugh
facebook twitter instagram pinterest Email

Catatan Cerita

novetrishka

Beberapa bulan ini aku menyadari bahwasanya aku tak punya tabungan. iya tak adaa...

"kok udah kerja beberapa tahun tapi gak punya tabungan ya", emang sih dari awal kerja gak jelas, tapi tetap ajaharusnya bisa nabung, karena pendapatan bukan hanya dari gaji tetapi dari perjalanan dinas, rapat, bonus ini itu dan lain sebagainya, tapi kok dipikir-pikir tabungan 0 ya?

Flashback lagi, ternyata tabungan terpakai untuk keperluan nikah pada tahun 2016, lalu setelah 2016?? kamipun ternyata tak ada tabungan. 2018 saya bekerja, 2017 pun pak rio pindah kerjaan, dan ternyata sama saja, tak ada tabungan, kami berdua pun bingung. "kok bisa ya" udah 3 tahun menikah, 2 tahun kerja kok nihil, mau beli aset tak ada, mau invest pun tak ada, sepertinya ada yang salah dengan kami.

telisik-telisik, ternyata selama 3 tahun ini kami sangat amat boros. Beli apapun yang diinginkan bukan yang dibutuhkan. Apapun yang dipengen "beliiii", apapun yang memuaskan hawa nafsu, mengikuti trend, beli baju, barang-barang elektronik, printilan tidak jelas, yang setelah dibeli aku kadang berpikir "apakah ini dibutuhkan sekali?" dan ternyata jawabannya "tidak"

baju? "dulu hampir tiap bulan beli baju" sampai lemari pun super duper penuh dan tidak semua baju dipakai, ini juga pemborosan. setelah di review "loh ini kok banyak banget baju setipe", "duh ini gak pernah dipakai", "yg gak dipakai diapain ya", dan kebingungan-kebingunan lainnya, belum lagi ternyata Beli Hp, beli laptop, beli kamera, beli printer, beli instax, jajan makanan ini itu yang lucu-lucu, nongkrong di coffeeshop setiap weekend dan beli-beli yang lainnya. "pantesan kami ttp gini-gini aja", gajian hilang begitu saja, kayaknya gak boleh gini terus deh, walaupun kami belum ada kebutuhan untuk membeli rumah atau hunian lainnya bahkan mobil pun. tapi kalau gaya hidup seperti ini tidak baik untuk kami. Misalnya ketika ada kejadian apapun yang tidak diinginkan, kami pun tak ada cadangan apapun. Dan juga kami masih banyak menanggung orang tua, bayar-bayar listrik 3 rumah, bayar maintenance apartemen, rumah ciledug, rumah scincin, bayar kuburan, dan lain sebagainyaa..

 

Beberapa bulan ini kami menerapkan gaya hidup yang berbeda dari sebelumnya dan mulai untuk tidak membeli apa yang diinginkan tetapi dibutuhkan. Ternyata Alhamdulillah berdampak kepada banyak hal termasuk ke kesehatan. Yang kami lakukan sederhana sekali :

  1. Tidak banyak jajan, lebih banyak memasak, beli nasi dan bahan mentah untuk dimasak. Belinya pun mingguan, bukan bulanan agar tidak terbuang mubazir karena basi. Beli bahan-bahan di pasar

  2. Godaan terbesar adalah ketika jalan-jalan ke mall lalu ke Uniqlo, kalau sekarang? tetap ke Uniqlo tetapi ketika mau beli baju selalu dipikirkan "udah ada yg gini belum?", "kalau mau beli baru, harus ngeluarin 1 baju untuk dijual atau disumbangkan", "pilh baju yg disumbangkan dulu baru boleh beli", "udah ada baju yg rusak belum untuk penggantinya??" kalau gak ada, yah sekarang gak beli

  3. Stop beli sepatu, tas. Setahun kemarin ternyata aku membeli TAS dan SEPATU yang harganya lumayan banget dan jumlahnya juga cukup banyak dengan berbagai macam pembenaran.

  4. Ketika Beli alat elektronika, harus dipikirkan "balik modal", misalnya aku ini beli laptop, laptop ini harus menghasilkan sesuatu, beli kamera pun juga seperti itu, harus menghasilkan sesuatu ntah itu untuk usaha foto ataupun branding atau publikasi "nama".

  5. ketika ingin membeli barang, yg dipikirkan saat mau membeli adalah : "ini untuk berapa lama penggunaannnya? masih ada stok lama tidak? bisa ditunda gak? Diskon? Beli ini agar ikut tren, gaya hidup, pamer, konten, pamer atau emang butuh? setelah dipakai mau diapain barangnya?" - setidaknya ini yg aku pikirkan sebelum membeli barang


Efeknya memang belum terasa, karena kami masih mencoba dan pelan-pelan berusaha merubah kebiasaan yang sudah hampir 4 tahun ini kami lakukan (12x4 = 48 bulan x30 hari = 1440 kali), butuh waktu dan adaptasi untuk merubah kebiasaan ini. Waktu 2 bulan ini belum bisa dievaluasi, tetapi setidaknya kami mulai berasa untuk kesehatan karena kami masak sendiri dan memilih bahan makanan sendiri plus mengirit uang karena dulu kebiasaan beli-beli makanan, sekarang bisa disalurkan ketempat lain.
Share
Tweet
Pin
Share
2 Comments
Hari Selasa tanggal 14 Januari 2020 yang lalu, salah satu hari yang berkesan dalam tahun ini. iya, bertemu dengan orang-orang yang sederhana dan memberikan energi positif yang sangat kuat sehingga tak henti-hentinya menarik nafas dalam untuk menahan air mata keluar karena betapa bersyukurnya bertemu hari ini, diacara workshop #jurnalbersyukur oleh Ria Nirwana #jurnalbersyukurrnirwana

Dia adalah Ria Nirwana seorang inspirator - setidaknya itu menurut saya-, seorang yang berkeyakinan menulis adalah salah satu healing, setidaknya itu menurut ci Ria sendiri dan aku, dan itupun berhasil untuk ci Ria, tetapi untukku masih belum, karena ketidakkonsistenanku dalam menulis.

Keyakinan ku memilih menulis adalah bentuk healingku sendiri dan merasakan apa yg dapat aku rasakan setelah menulis itu.  dannn ya karena keyakinan writing is healing untuk diriku ini, ketika melihat sharing dari mba iyut tentang acara ini, aku langsung bertanya dan mendaftarkan diri sebagai peserta. Sewaktu daftar ci Ria ini menanyakan apakah aku yakin untuk bisa hadir? apakah bener mau? karena waktu dan lokasi, scara aku kerja dari pagi yang mungkin belum tentu bisa izin atau cuti dan meninggalkan kantor sejenak. Aku dengan yakin tanpa mikir panjang menjawab Iya dan Tak masalah. Gimana nantinya hari H untuk urusan teknis, dipikirkan kemudian. hihihi..

Ada ketakutan pada waktu datang, karena saat-saat ini, aku merasa takut berhadapan dengan banyak orang baru, rasa tidak percaya diri ini muncul diusia sekarang, sering cemas, sering merasa tidak dapat diandalkan, merasa tidak berguna dan hidup stagnan disitu-situ saja. Tetapi bayangan dan ketaukan tidak terasa lagi setelah sedetik  aku duduk, aku melihat sekelilingku yang baik-baik sekali, setidaknya itulah kesan pertama pada waktu itu acara. Ntah mengapa rasa tidak percaya diri, cemas dan ketakutan lainnya pun memudar - ini beneran, bukan membaik-baikkan keadaan.

Konsep #jurnalbersyukur ala Ci Ria ini simple banget, hanya mengajak kita untuk sayang sama diri sendiri dan selalu bersyukur kepada Allah SWT dan menuliskannya, akan ada hal berbeda yang dirasakan ketika bersyukur dengan ucapan dan dengan tulisan. Dan hal yang penting lainnya adalah jujur, membuat tulisan itu bukan untuk "pamer" tetapi diresapi untuk diri sendiri, percuma ketika kita healing dengan menulis, lalu tulisan itu hanya sekedar kalimat-kalimat untaian kata-kata indah yang memang bagus untuk dibaca oleh pembaca tetapi ternyata kita sendiri sebagai penulis tidak memahami atau memaknai tulisan untuk diri sendiri. Jujur adalah kunci dari healing.

Ada beberapa tips lain yang disampaikan oleh ci Ria, ketika itu adalah hal yang disyukuri kepada Allah, Tuhan kita, langsung tulis. ci Ria juga menunjukkan jurnalbersyukur miliknya untuk kita lihat-lihat seperti apa dan harus apa aja yang ditulis, aku membacanya benar-benar simple. Ada tulisan tentang ayat kitab suci, mengantar anak, makan, jalan-jalan, dapat tiket, bertemu orang, jalan kaki, sharing dan lain sebagainya, benar-benar simple yang hanya dituliskan dalam 1 kalimat, ada yang 1 baris ataupun 2 baris.

 
Tips lainnya adalah :

  • Jangan menunda hingga besok,

  • Jika lupa bawa jurnal bisa tulis dihp dan segera pindahkan ke jurnal,

  • Gunakan jurnal yang kecil agar mudah dibawa kemana-mana,

  • Jurnal boleh dihias agar kita juga seneng buka dan menulisnya

  • Lakukan ini minimal 21 hari secara berturut-turut, nanti akan terasa efek dari kerja healingnya. 21 hari ini gak jadi patokan sih, karena ada yang merasakan dalam waktu 7 hari, 10 hari, 15 hari.

  • Dalam workshop ini, ci Ria juga menyarankan 3 hal yang membuat bersyukur, 3 ini juga tidak ada pakeman, boleh lebih, tapi aku sendiri mending lebih daripada kurang

  • Jangan menulis hal yang bikin sedih atau duka, namanya jurnal bersyukur, artinya hal-hal yang patut kita syukuri dan membuat hati ini happy.

  • Jangan campurkan dengan jurnal lain seperti diary atau agenda kerja. Sangat tidak disarankan


Tips lainnya banyak disampaikan oleh Cici Ria, mungkin tips ini akan banyak dijumpai di blog-blog orang ataupun sharing orang-orang melalui kita cari di google, tapi yang bikin haru dan mengena adalah mendengar secara langsung pengalaman spiritual dari orang tersebut akan akibat/efek langsung kepada diri, hal ini membuat saya pribadi mendapatkan energy positif..

 

Pada workshop ini, kita membayar sejumlah uang, tetapi percayalah uang yang dibayarkan ini sangat amat worthy, kita dikasih jurnal, perintilan-perintilan untuk menghias jurnal kita sendiri yang bisa dibawa pulang dan yang bisa dilakukan dihari workshop, makan dan minum, dapat merasakan essential oil dan efek kerja essential oil (ternyata ci Ria ini juga menjadi -seperti brand ambassador- dari salah satu merk essential oil terkenal), tetapi yang paling penting adalah pengalaman berharganya dan sharingnya cici Ria. Kalau diitung-itung materi yang kita bayarkan, ini kayak cuma menggantikan apa yang kita dapatkan aja. Bener-bener bersyukur mengikuti acara ini.


Dan ada hal lain yang benar-benar aku syukuri pada hari itu, Aku bertemu salah satu peserta yang menjadi guru yoga dan menawarkanku untuk yoga dengan harga tidak semahal di JKT, bertemu dengan juga mengidap PCOS dan sekarang anaknya kembar, hihihi, bertemu dengan 2 cici yang ternyata rumahnya di duri kepa dan intercon meruya, bener-bener happy.

Setelah ci Ria sharing, kami dipersilahkan untuk mencoba menulis jurnalbersyukur, mencoba menghias-hias dengan printilan yang telah dikasih dan bisa menggunakan printilan yang disediakan di tempat workshop juga. Ternyata seru, saya yang bukan orang kreatif dalam menghias-hias, mencoba-coba diluar kondisi nyaman untuk eksplore sana-sini menghias jurnal saya sendiri agar pada waktu menulis 3 hal tersebut bisa happy.


dan tak lupa diakhir acara aku menyempatkan meminta Ci Ria untuk menuliskan sebuah quote yang dapat memotivasiku plus tentunya foto bareng. hihihi..

 

--

dan benar saja, setelah seminggu melakukan rutin dan tiap hari, ada hal-hal baru yang ku temukan langsung aku tulis dan berasa ketika membaca ulang "wah ternyata hal seperti ini bisa bikin bahagia dan bersyukur", "wah iya udah lama ya gak makan sate ini, makanya setelah makan jadi seneng dan langsung tulis", "bener juga ya coba kalau ketinggalan jemputan, bisa-bisa harus mengeluarkan ongkos  sa banyak lagi berkali-kali lipat" dan seterusnyaa. Ada rasa yang kurang ketika belum menulis, padahal baru seminggu loh, gimana kalau rutin tiap hari, ya seperti Solat kali ya, ketika tidak dilakukan jadi resah -duh malu nulis ini, padahal masih bolong-bolong-

dan ternyata yang membuatku bahagia di awal tahun 2020 ini adalah aku bisa banyak makan macam-macam yang sebelumnya jarang aku makan, aku bisa mendapatkan kado atau hadiah karena apa yang telah aku lakukan, aku mendapatkan baju cantikku yang dibuat oleh anissafira studio (baju yang super cantik), dan masih banyak lagi yang ternyata bisa aku lakukan dan penuh rasa syukur, kalau dibaca ulang lagi, itu adalah hal-hal sederhana disekeliling. Dan memang beda rasanya ketika hanya diucapkan dalam doa setelah solat ataupun kapan saja dengan menulisnya, lebih banyak apresiasi, lebih banyak melihat, lebih banyak merasakan hingga dalam hati, lebih banyak memahami dan lebih banyak bersyukur.

[caption id="attachment_4052" align="aligncenter" width="990"] makes me happy[/caption]

Aku akan cerita lagi ketika udah beberapa minggu kemudian atau ketika jurnalnya sudah habis, karena ci Ria akan memberikan sebuah rewards kepada kami, ketika kami bisa konsisten menulis dijurnal ini hingga bulan juni, utk bulan Juli - Desember akan diberikan jurnal baru sebagai hadiah. hihihi..

okay, lets try ~

[caption id="attachment_4058" align="aligncenter" width="990"] with all participant, phot by iyutdewi[/caption]

thanks to cici Ria Nirwana, Mba Iyut Dewi dan seluruh peserta yang hadir membawa aura positif.
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Alhamdulillah masih konsisten untuk sharing-sharing tentang Ramadan kali ini. hihihi.. Ramadan (puasa) hari ke-tigaa.. seperti yang cerita ramadan hari ke-2, aku melakukan tarawih dan isya di unit sendiri setelah itu belanja. Dari sini aku memahami salah satu dari hawa nafsu yang harus ditahan selama puasa, bukan hanya hawa nafsu untuk makan dan minum atau "nafsu" lainnya, tapi dalam mempersiapkan buka puasa dan belanjapun. hahahaha..

pelajaran dari buka puasa kemarin adalah, membeli banyak gorengan, esbuah danalin-lain karena lapar mata dan merasa mau makan semua karena seharian gak makan. karena setelah membeli itu semua.. "BAGAIMANA CARA MENGHABISKANNYA" HAHAHAHAHAHA.. selain itu juga hawa nafsu belanja ini itu, niatnya mau belii wadah doang, jadi ingin beli ini itu, untuk setelah membeli kutus-kutus, uangnya habisbisbis didompet.  kalau masih ada, duh gatau lagi deh gimana. hahahahaha.. Karena setiap ke mol itu selalu tergoda untuk beli ini itu, lihat-lihat tas, sepatu, baju lah apalagi baju Uniqlo. hihihi..

Bagaimanakah kita sahur? lagi-lagi makan mekdi, hasil beli dari makan buka puasanya. hihihi.. MAKAN MEKDI 3KALI BERTURUT-TURUT, YASSALAM PUASA KALI INI GATAU LAGI DEH ISI PERUT TUH APA. Tetapi aku lagi-lagi membuat telor setengah matang dan buah untuk sahur, hitung-hitung mengobati kekeringan yang akan terjadi dan dirasakan selama seharian puasa. oiyah, aku selalu melakukan sahur itu di jam 4.00 atau 4.15, jadi inget Sunnah Rasulullah SAW melakukan sahur itu menjelang waktu Subuh, bukan imsak. Setelah membaca-baca riwayat, ada sesuatu yang aku dapatkan begini ceritanya

"Berdasarkan kesaksian Hudzaifah, ia pernah makan sahur bersama Nabi Muhammad SAW saat menjelang subuh, (HR Ibnu Majah). Kesaksian Hudzaifah ini diperkuat oleh pengakuan Zaid bin Tsabit. Zaid pernah sahur bersama Nabi Muhammad SAW kemudian setelah itu shalat berjamaah. Ketika ditanya, berapa lama jarak antara selesai makan dan shalat, Zaid menjawab, “Kisaran membaca lima puluh ayat,” (HR Ibnu Majah)." Jadi diartikan bahwa waktu sahur yang baik adalah 15 menit menjelang salah subuh, 15 menit itu diasumsukan kisaran membaca 50 ayat.

Jadi karena itulah, aku pribadi selalu berusaha melaksanakan sahur didekat-dekat Subuh, bahkan akupun tidak pernah melihat waktu imsak, hehehehehe.. dan seperti biasapun meminum air sebanyak-banyaknya.

-

Aku kesiangan... dan gak sempet ikut jemputan, berniat untuk cuti tapi sayang banget, akhirnya pergi dan absen di kantor Thamrin dan berangkat naik kereta ke kantor serpong ((GILA YA DEMI GAK KEPOTONG CUTI DAN UANG MAKAN PLUS TUNJANGAN KINERJA). Alhasil sampai ke kantor serpong itu jam 9.15, dimana acara coffee morning setiap rabu sudah mulai. tak Apalah yaa, yang penting masih hadir. Seharian hanya acara coffee morning di kantor, hingga jam 12 (waktu zuhur), seperti biasapun zuhur berjamaah di masjid lantai 3, dan sharing hadist kali ini tentang bercumbu atau bermesraan selama bulan puasa. jadi intinya

"Rasulullah melakukan ciuman kepada istri Beliau - Siti Aisyah - , berciuman atau mencium istri/suami tidak dilarang, tetapi harus bisa mengendalikan diri, dan Hanya Rasulullah SAW yang sebaik-baiknya mengendalikan diri. Ada yang bilang bahwasanya Haram, ada juga yang bilang Makhruh jika dilakukan, tetapi jika kita bisa mengendalikan diri dipersilahkan, dan kembali lagi, hanya Rasulullah SAW lah yang sebaik-baiknya dapat mengendalikan diri"

Jadi, hai kepada kalian suami istri, sabar-sabar ya mencium pasangan sebelum buka puasa, walaupun suami istri. hihihi. tapi kalau bisa mengendalikan dengan tidak bernafsu seksual, yah tak apa kali ya, tapi lagi-lagi hanya Rasulullah lah yang sebaik-baiknya dapat mengendalikan diri.

Setiap di musolah bawaanya ngantuk, tidur 5 menit sebentar dan akhirnya turun ke ruangan, sampai di ruanganpun tak merasa kantuk. Ini bener-bener beda banget rasanya kalau di hari non-ramadan. Bayangkan, setiap masuk kantor dan baru duduk di kursi, bawaannya ngantukkkk dan tidur muluk, tetapi pas bulan Ramadan tidak sama sekali, justru kalau di Musolah maunya bobok aja..

Sore hari ini, saya berniat untuk buka di luar sekalian ingi mencari barang, dan akhirnya memutuskan untuk ke Gandaria City, saya berfikir kalau keluar menjelang buka puasa dan naik trans jakarta pun tidak akan macet. Tetapi itu salah, karena start dari halte kebun sampai ke domang aja bisa 30 menit sendiri. huhuhuhu.. alhasil sampai gancit udah magrib, untungnya bawa minumann.. sampai sana Magriban dulu, dan pak rio sudah menunggu, dia salah di musolah lantai UG dan aku salat di Masjid Gandaria City lantai 4A. Aku selalu senang jika Mol itu mempunya tempat solat yang bagus, dulu kalau salah di Gancit itu di musolah lantai UG harus ganti-gantinya, musolahnya wangi dan bagus, tapi ternyata jamaahnya banyak sekali, jadi harus ganti-gantian. Mungkin si Gancit ini merespone masalah yang ada, setiap ramadan itu musolah UG selalu numpuk di waktu magrib, bukan ramadan aja numpuk apalagi ramadan dan WEEKEND. dan kemarin solah di masjid Lantai 4 jadinya HAPPY, aku masuk itu udah buka, jadi para jamaah lg pada makan takjil dan ada yg udah selesia dan siap-siap magriban. Karena masjidnya besar, jadi seluruh jamaah itu bisa ditampung dan sekali aja jamaahnya, kalau ada yang telat ya jadinya sendiri-sendiri.

dan Pelajaran dari kemarin menahan hawa nafsu, akhirnya berhasil dilakukan di Gancit, niatnya mau beli eyeliner dan bedak Innisfree, tetapi ternyata yang aku cari tidak ada, dan aku bisa menahan untuk tidak beli ini itu, selain udah mulai bokek, aku mau nabung dulu beli sesuatu di akhir bulan menunggu THR (Tunjangan Hari Raya) tgl 24 Mei tiba. hahahaha.. kebayangkan tgl 25 26 27 28 29 MOL bakal rame, karena THR dari pemerintah turun dan swasta pun mungkin akan turun juga. sepadat apa kan mol, blm lagi diskon2 besar-besaran yang ditawarkan. Ya semoga kita tidak mengikuti hawa nafsu beli ini itu ya, beli secukupnya dan seperlunya sajaa..

sekian cerita Ramadan hari ke-3 ini, cerita tidak penting tetapi ingin shareing, semoga aku kosisten yaa selama 30hari Ramadan.

selamat berpuasa :)

 
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Alhamdulillah masih konsisten di hari ke-2 ini untuk sharing di sini. hihihi.. untuk puasa hari ke-dua itu.. akhirnya aku Tarawih di Masjid depan, yeiy.. Ternyata tarawihnya itu 23 rakaat, jadi selesai rakaat 8, aku langsung pulang ke unit, kembali lagi.. ada yang tidak biasa menurutku, karena apa?

Dahulu waktu di Bandung, aku tarawih di beberapa masjid di Kota Bandung, selalu ada ceramah disela setelah solat Isya dan solat Tarawih, waktu kecilpun seperti itu, selalu ada ceramah ramadan dan kita pun tau jadwal setiap hari siapa saja penceramah dan bahkan temanya apa. tetapi pada terawih ke-2 kemarin (senin,6 mei) tidak seperti itu. Lalu aku sharing di IGStory, ternyata ada seorang teman menjawab bahwasanya itu mencoba menerapkan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, dimana pada setiap salat tarawih di bulan Ramadan tidak ada yang namanya ceramah khusus. Yasudah aku pikir ini gimana masjid aja, karena ternyata memang banyak yang tidak menggunakan ceramah dan banyak juga yang tetap ada ceramah.

Alhamdulillah sahur pun bangun tidak kesiangan, HORAAI. hehehehe.. Menu sahur kali ini adalah, Mc Donalds paket Nasi (karena blm ada ricecooker, dan rio blm mau nemenin ambil ricecooker ke ciledug, tapi aku tambahkan telur setengah mateng dan buah apel dan buah jeruk + air banyaaak sampe kembung (ini aku lakukan demi tidak terjadi pipis kecil-kecil). Oke aku mau cerita sedikit, jadi beberapa tahun ini di Bulan Ramadan, ketika puasa selalu terjadi pipis kecil-kecil jika : (1) buang air kecil tapi kayak yang habis di pagi atau siang/sore, jadi kayak cairan di tubuh udah habis, jadi aja selalu pipis kecil-kecil, sakit merinding dan capek rasanya, pernah hampir nyerah dan mau buka puasa aja karena sudah tidak tahan dengan sakitnya. (2) jika minumnya sedikit. duh itu dari pagi bisa pipis kecil-kecil dan seharian, kebayangkan menderitanya seperti apa. Jadi untuk mengakalinya, aku mulai dari buka puasa - sahur itu kadang kenyang air, tapi gapapa itu resiko aku, karena kalau enggak bisa pipis kecil-kecil yang efeknya melebihi apapun itu,

Sahur Telor ayam kampung setengah mateng + Buah ternyata itu sangat membantu aku dalam melewati puasa ini, gak boong, gak lemes dan lebih kuat saja, kantuk pun dirasakan sewaktu naik jemputan dan di musolah. Di Meja kerja yang bukan bulan puasa aja ngantuk, tetapi kemarin pun tidak terlalu berasa, Tenaga juga lebih berasa ada. Tidak tahu ini sugesti atau tidak, tetapi aku merasakan hal yang enak dalam mengonsumsi itu - dan ini akan ku terapkan sebisa mungkin jika tidak terlambat sahur. hihhihi.. happy pagi-siang di Kantor.

Setiap bulan Ramadan salah satu yang akan ramai itu adalah Masjid, nah termasuk masjid di gedungku, biasanya tidak seramai kemarin, tetapi aku happy melihat Masjid jadi ramai karena bulan Ramadan, bukan hanya untuk salat berjamaan saja tetapi juga ada siraman rohami atau ceramah atau sharing ilmu dan baca AlQuran plus bobok siang.

btw, ceramah kemarin itu mengenai "Menyegerakan buka puasa jika sudah waktunya, jangan memunda atau istilahnya membelakangi berbuka puasa" dan "Lakukan Sahur, setiap yang melaksanakan sahur mendapatkan berkah karena setiap sahur terdapat berkah. Jangan meninggalkan sahur meski meneguk seteguk air. Yang membedakan puasa kita dengan ahli kitab (yang dimaksd adalah keyakinan lain) adalah Sahur, jadi laksanakanlah sahur dan segeralah berbuka"


seperti biasa, sampai di apartemen pun, aku langsung beli dan nyari untuk bukaan puasa. dan lagi-lagi gorengan menjadi hal yang mencuri perhatian mata dan napsu akan memakan. hahahaha.. aku beli lah gorengan, kolak biji salak dan es buah. lalu ternyata pak rio pun juga membeli gorengan, jadi lah kita memakan gorengan banyaak sekali. hahahahahaha.. ets tapi justru belum makan nasi.. iya, karena perut akan kaget kalau kita langsung makan nasi. Jadi aku memilih untuk makan nasi itu adalah setelah Isya dan Tarawih.

setelah selesai ibadah pun kami bergegas untuk ke MOL. haahahaha, iya mol, berniat mencari wadah untuk merapihkan barang-barang yang berantakan dan nyari makan (iya karena belum ada ricecooker. ffuu ffuu), dan ternyata ya seperti biasa dasar manusia, niatnya hanya beli wadah saja, tiba-tiba ada pameran yang salah satu tenantnya menjual minyak kutus-kutus, alhasil aku pun beli untuk stock di unit yang hampir abis minyak kutus-kutusnya (Terimakasih warga BALI yang telah meramu bahan-bahan sehingga lahir dan terciptalah minyak serba guna ini, semoga amal kebaikannya diterima ALLAH SWT). hihihi..

di sana kami pun ahirnya makan MEKDI. MEKDI? IYAAA MEKDI. SAHUR MAKAN MEKDI, BUKA MAKAN MEKDI JUGA. YASUDAH LAH MAU GIMANA LAGI..

 
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Ramadan tiba- Ramadan Tiba - Ramadan Tiba

Marhaban ya Ramadan ~

Ramadan Tiba semua bahagia, tua dan muda bersuka cita ~

 

Begitu lah kira-kira sepenggal lirik lagunya Mas Opick berjudul Ramadan Tiba.

Rasanya bahagia, haru, senang, sedih, campur aduk. Di sini lah semua umat muslim berlomba-lomba untuk mendapatkan pahala, memanjatkan doa, memohon permintaan, berbuat kebaikan kalau bisa dibilang hingga 1001 kebaikan yang dilakukan di Bulan Ramadan, diturunkannya AlQuran, terdapat malam seribu bulan. semua orang muslim mencari berkah berlimpah. okay, tapi aku tidak akan cerita tentang apa itu bulan Ramadan, pasti akan berat untuk aku bahas, aku harus membaca dari banyak referensi untuk sebagai dasar, walaupun hal-hal yang umum akupun tau.

aku akan mencoba cerita setiap hari apa yang aku lakukan, rasakan selama bulan ramadan, itu artinya ada 30 hari sharing cerita tentang bulan Ramadan yang aku lalui.

ada beberapa tujuan atau pencapaian yang ingin aku lakukan di Ramadan tahun ini, aku gak mau muluk-muluk, tapi semoga terlaksana, karena sepanjang hidup ini belum pernah full melakukannya, yaitu  Tarawih full (dluar halangan wanita).

--

  • Hari pertama Ramadan aku mulai dengan tarawih sendiri di unit, kenapa? soalnya aku baru mandi wajib itu setelah isya dan ketinggalan ikutan, karena habis ketemu sama kakak sepupuku tersayang yang sudah 3 tahun gak ketemu. hhihihi..

  • Terawih sendiri dikamar, ntah mengapa di sana sendu sekali, bener-bener sendu, sepanjang solat nangis dan berlinang air mata, merembes mili banget, huhuhu. banyak hal, melihat postingan instagram orang dengan keluarganya lengkap bahagia, kemarin merasa sendiri, papa mbi aldi gada, mama di kampung, adanya suami dan mama mertua, tapi kemarin suasanya ntah mengapa lagi ga enak aja. selalu iri ketika melihat orang-orang berkumpul dengan keluarga besar mereka, tapi aku gak. keluargnya rio pun mencar-mencar jadi yaudah. kalau puasa hanya berdua saja rasanya. -  lalu tiba-tiba merasa tidak disela-sela menangis itu merasa gak ada gunanya di dunia ini, kenapa gak saya aja yang ikut sama Papa, kenapa aku yang harus ditinggal sendiri di sini, sempat berpikir mau ikutt bener2 ikut almarhum, kenapa hidup ini tidak adil. Gatau ya, apa karena lagi merasa berdosa, depresi atau apa ya istilahnya tuh, pas salat tarawih itu bener-bener merasa jatuh dan down banget. huhuhuhu..

  • Meminta maaf ke mama lewat telpon, karena jauh. Sewaktu menelpon itu rasanya mau nangis, tapi kutahan lah itu agar tak menangis.

  • Baru tidur jam 12 atau jam 1 malam. Alhasil baru bangun jam 4.30 hahahaha. sedangkan azan itu jam 4.36, jadi buru-buru lah kami makan sahur, pas makan tiba-tiba azan dan aku masih lanjutkan makan dan minum, sebelum azan selesai.

  • Di kantor,  rasanya ngantuk banget, badan masih kaget kali ya dengan perubahan jadwal tidur dan bangun, belum lagi senin itu isinyaaa adalah pretest toefl, capek banget rasanya ngisi tulisan dan tugas terus.

  • dan ini nih yang bikin "duh kok gagal ya rasanya puasa", saya kelepasan marah-marah di kelas, sedih rasanya baru hari pertama tapi udah jebol amarah dan emosi burukku ini. tapi akupun bingung, bagaimana menghadapi mereka semua. sudah dijelaskan pertahap, asistensi sampai malam, diundur presentasi dan pengumpulan, menurunkan ekspektasi tetapi tetap saja kurang banyak dan jelek sekali progresnya. sedih aku euy, tpi yaudah lah, ketemu mereka lagi itu senin. kita liat saja, semoga semua membaik. hihihi..

  • Buka puasaaa pun diisi oleh makan di unit bersama pak rio, tumben sekali dia bisa balik cepat. dan kami terutama saya pribadi tidak banyak beli ini itu, tidak lapar mata seperti Ramadan tahun sebelum2nya. sebelum buka puasa, beli es campur, es kelapa, gorengan macem-macem, di rumah ada nasi dan lauk pula, taunya es-es an gak dimakan, gorengan juga. kesal banget dulu tuh kalau diingat-ingat. Tapi buka puasa kemarin itu semua pas gak ada yang bersisa. hihihi. Alhamdulillah ada kemajuan.


yah itu lah kira-kira yang aku lalui dihari pertama bulan Ramadan, sepertinya belum banyak yang membanggakan atau dinamakan 1001 kebaikan, semoga besok ada yaa..

Postingan ini bukan berniat untuk riya atau pamer, tapi hanya catatan kecilku saja selama sebulan ramadan ini. semoga istiqomah atau konsisten dalam sharing-sharing.

Btw, ada isu-isu peraturan daerah untuk melarang non-muslim untuk makan atau melarang membuka rumah makan di siang hari ya di kota Malang? aku belum lihat sih berita dan peraturan atau SK Walikotanya, coba nnti kita lihat dan kita bahas ya..

--
Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
ntah sudah beberapa kali ke Bandung dan sudah 9 tahun lamanya juga tinggal di Bandung, tapi masih saja kalau main ke situ-situ saja dan bingung juga untuk mereview perjalanan kemana. hehehe.. terlalu banyak kota Bandung yang bisa direview, tapi ya itu-itu saja. dan mungkin yang akan aku ceritakan juga seperti itu.. hehehe..

saya akan menceritakan "perjalanan" di skybridge Babakan Siliwangi.

--

saya dan suami kebetulan kuliah di Bandung dan cukup lama kami berdua tinggal di kota ini, hampir setiap sudut kota Bandung pernah kami kunjungi sewaktu kuliah, tentunyaa dulu sendiri-sendiri dan mungkin sama pasangan masing-masing. hahahahaha.. setiap liburan pendeke sedikit, ntah mengapa kami selalu ingin ke Bandung karena RINDU!, trus yang dikunjungi ya itu lagi itu lagi.. sampai akhirnyaa kemarin kami sepakat MAU KE HUTAN BABAKAN SILIWANGI. sejak pertama diresmikan, tujuan ke BAKSIL hanya sebatas wacana. ntah mengapa selalu kurang setiap ke Bandung dan kebetulan kami nginapnya juga dekat dengan hutan baksil, tinggal jalan kaki 5 menit sampai di Dago Suites Apartemen dari AirBnB. sebelum ke babakan siliwangi, kami makan BUBUR SERBU RAME yang super hits dari jaman mereka di plesiran, pindah ke tubagus serbu rame, hilang dulu dan sekarang di depan kantor kecamatan coblong di cisitu.

setelah makan, kami jalan kaki ke babakan siliwangi, sesampainya di sana.. kami lumayan pusing "di mana dan darimana masuknya" dan ternyata masuknya dari deket pintu masuk ke Saraga (dari jalan siliwangi). kenapa saya bingung? karena kami turun lewat pintu masuk dari depan cafe halaman & CK (arah Jalan Taman sari), bukan dari pintu masuk Jln Siliwangi..

setelah kami masuk, kami disambut oleh seorang pria paruh baya  sedang memainkan alat musik seperti kecapi (ya tapi bukan kecapi ya kayaknya ini. apa ya namanya?) dengan indahnya.

lalu kami menyusuri skybridge babakan siliwangi yang panjang jalannya sekitar 2 kilometer. Tetapi jangan khawatir, walaupun 2 kilometer yang dimana kita mau gak mau harus menyusuri sampai habis karena tidak ada jalan turun ditengah-tengah, tak akan berasa capek kok. karena apa? karena ditemani tumbuhan dan tanaman hijau-hijau. Apalagi jika kita pagi-pagi. kebayang kan masih pagi, udara segar , Bandung yang dingin, jalan di hutan, jalannya juga bagus dengan skybridge.. gak akan berasa deh capeknya..


tetapi, jalan di skybridge ini gak rata lho, kadang mendaki, kadang juga menurun, pun kadang datar. satu lagi, selain melihat hijau-hijauan, kamu juga bisa melihat arena saraga dan kolam renang saraga juga. hihihi..

selain itu, juga terdengar deruan angin dan kicauan burung dipagi hari. duh Indahnyaa kota Bandung. kebayang aja sih ketika jalan kesana, mendengarkan lagu genre folk atau dengerin kicauan burung, jalan, menghirup udara sejuk, memejamkan mata, atau melihat hijau-hijauan,  inspirasi positif datang. duhhh nikmat mana lagi yang kau dustakan.


ngomong-ngomong tentang hijau, aku pernah baca-baca warna hijau ini bisa jadi salah satu metode terapi menghilangkan stres.

Yang aku baca juga, bahwa warna hijau memiliki arti keseimbangan. Ia memiliki manfaat positif bagi kita, misalnya membawa harmoni dalam kehidupan sehari-hari, keseimbangan emosi, penyegaran mata dan pikiran, menenangkan, membuat kita peduli akan lingkungan, keseimbangan pikiran, dan membawa kedamaian.

selain itu, ternyata warna Hijau. Dikenal sebagai warna alam. Warna hijau menstimulasi chakra jantung, dan juga digunakan untuk menyembuhkan kondisi seperti demam, flu, maag, meningkatkan visualisasi, memperkuat sistem imun serta membentuk otot, tulang dan sel.

pantesan ya, jika kita duduk aja di taman ntah mau goleran, gelar tiker atau duduk di bangku, suasa tuh tenang, damai, sejuk. lalu ditambah dengan suara yaang berasal dari gesekan pepohonan, deruan angin, percikan air ataupun ciutan burung. duhhh indahnyaa..

--

oiyah, di sini banyak spot foto yang tak diduga-duga, banyak yang fotoprewedding dan foto ala-ala. anglenya juga tak biasa bisa diambil. silahkan dicoba ya, itu tandanya jangan lupa bawa kamera. hihihi..


tips ke skybridge hutan babakan siliwangi :

  1. datanglah pagi-pagi, jam 6 sudah bisa atau jam 7. udara masih bagus, masih kedengeran kicauan burung, duh sejuknyaa

  2.  tak ada salahnya bersama keluarga bersama, aman untuk anak-anak kok, melatih anak-anak untuk bergerak berjalan. kadang anak-anak juga menggunakan jalan "menurun" sebagai mainan prosotan, tapi hati-hati tertabrak.

  3. menggunakan sepatu nyaman. aku sih tak menyarankan menggunakan sendal, karena jalan ada yang menanjak dan menurun, kadang tapakannya jg gak nyaman. jadi mending menggunakan sepatu.

  4. bawa minum ya, lumayan jalannya 2km, tak ada jalan ditengah untuk turun. tapi jangan buang botol minum kemasannya sembarangan

  5. bawa kamera ya

  6. bawa kacamata hitam (sunglasses)

  7. boleh juga bawa topi dan perlengkapan lainnya

  8. menggunakan baju yang kece, kece tak harus mahal loh ya, mix and match, kalau aku sih warna "earth"

  9. banyak juga keluarga yang membawa makanan dan minuman, bahkan ada yang bawa tiker. karena di bawah itu seperti ada selasar yang terdapat tempat duduk lumayan banyak, untuk menunggu yang berjalan dan untuk makan bersama di sana.


bagaimana kah caranya ke sana?

mudah kok, kalau tinggal dekat sana, kamu bisa jalan kaki. kalau di cisitu, bisa naik angkutan Cisitu- tegalega (warna ungu), cicaheum - ciroyom (warna hijau), sadang serang - caringin (warna biru) , tegal lega - ledeng (arah ke ledeng, warna hijau). atau mau gampang ya taksi online dan ojek online.

berapakah biaya masuk? GRATIS!!!! jika bawa kendaraan hanya bayar parkir saja..

oiyah, di sana juga ada yang jual jajanan kok. tpi itu hari minggu aku kesana, kalau hari biasa tetap ada tapi tidak sebanyak weekend.

SELAMAT MENCOBA MENJELAJAHI HUTAN BABAKAN SILIWANGI.

--

Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Newer Posts
Older Posts

About me

About Me

Catatan Cerita.

Aku suka bercerita. Aku senang kalau kamu suka. Selamat menikmati

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

recent posts

Categories

  • Laugh
  • Love
  • Travelling
  • life

Blog Archive

  • ▼  2022 (2)
    • ▼  Apr (1)
      • Selamat berpuasa
    • ►  Feb (1)
  • ►  2021 (8)
    • ►  Oct (1)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jun (1)
    • ►  Mar (2)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2020 (14)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Oct (1)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Jul (1)
    • ►  May (1)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Mar (1)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2019 (4)
    • ►  May (3)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2018 (9)
    • ►  Nov (2)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Jul (1)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Jan (2)
  • ►  2017 (15)
    • ►  Dec (1)
    • ►  Nov (3)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jul (3)
    • ►  Jun (1)
    • ►  May (2)
    • ►  Apr (1)
    • ►  Mar (1)
  • ►  2016 (9)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Jun (1)
    • ►  May (1)
    • ►  Apr (3)
  • ►  2015 (1)
    • ►  Apr (1)
  • ►  2012 (2)
    • ►  Feb (2)
  • ►  2011 (1)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2010 (4)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Jul (1)
    • ►  Jan (2)
  • ►  2009 (1)
    • ►  Aug (1)

Followers

Total Pageviews

Link

1minggu1cerita
Blogger Perempuan

Facebook

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates